Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Tergenang Air, Puluhan Hektare Sawah di Aceh Terancam Gagal Panen

redaksi by redaksi
12/01/2025
in Lintas Timur
0
Tergenang Air, Puluhan Hektare Sawah di Aceh Terancam Gagal Panen

Lahan sawah yang terendam genangan banjir dan terancam gagal panen di Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, Aceh.(MI/AMIRUDDIN ABDULLAH REUBEE)

SIGLI – Musim hujan yang sedang melanda kawasan Provinsi Aceh telah mengakibatkan banjir dan genangan air di mana-mana. Tidak sedikit permukiman warga yang terendam air, termasuk puluhan hektare (ha) lahan sawah juga ikut tergenang.

Seperti di Kabupaten Pidie, banyak lahan sawah yang sedang musim tanam itu terendam luapan air sungai dan air hujan. Bahkan sebagian tanaman padi itu terendam ber hari-hari sehingga rawan puso atau gagal panen.

Lokasi lahan sawah yang terendam banjir itu tersebar di kawasan Kecamatan Peukan Baro, Delima, Grong-Grong, Pidie, Mila, Sakti, Mutiara, Padang Tiji, dan Keumala.

Amatan Media Indonesia, Sabtu (11/1) di kawasan Gampong (desa) Blang Raya, Kemukiman Bambi, Kecamatan Peukan Baro, Kabupaten Pidie, sekitar 8 hektare tanaman berusia tiga pekan hingga satu bulan terendam banjir kiriman. Batang padi yang sebelumnya menghijau, sekarang menghitam terbalut air keruh.

Lebih parah lagi, kondisi rumpun padi yang seharusnya sedang melebar, kini mulai kerdil karena genangan air terus menerus. Genangan air yang tak kunjung surut membuat batang padi mulai membusuk.

“Karena jalur air tersumbat dan saluran pembuang tidak bersih, genangan sulit surut. Bila terus begini, bisa berakibat gagal panen. Apalagi populasi keong emas sangat cepat dalam genanangan air. Keong ini adalah hama penggerek batang paling berbahaya,” tutur Muslim, salah seorang petani di Kecamatan Peukan Baro.

Para petani yang lahannya terus terendam, kini seperti sudah pasrah dengan keadaan. Apalagi tidak ada saluran yang mengalir lancar.

“Debit air saluran terus bertambah. Jadi air di persawahan tidak mengalir lagi ke pembuang,” tutur petani lainnya.

Sumber: mediaindonesia.com

Previous Post

Nelayan di Aceh Setop Melaut Imbas Cuaca Buruk di Samudra Hindia

Next Post

Kluivert: Saya Akan Belajar Bahasa Indonesia

Next Post
Kluivert: Saya Akan Belajar Bahasa Indonesia

Kluivert: Saya Akan Belajar Bahasa Indonesia

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Petugas Masih Berupaya Padamkan Karhutla di Nagan Raya

14/06/2026
PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

PPIH Maksimalkan Layanan Debarkasi Sambut Kepulangan Jamaah Haji Aceh

14/06/2026
ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

ASDP Prioritaskan Pemulihan Korban dan Evaluasi Menyeluruh Pasca Insiden KMP Aceh Hebat 2

14/06/2026
Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

Illiza Besuk Korban Letupan KMP Aceh Hebat 2 di RSUZA

14/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

Kakanwil Kemenag Aceh Dorong Percepatan Pembangunan Gedung MIN 5 Pidie Jaya

14/06/2026

Terpopuler

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026

Tergenang Air, Puluhan Hektare Sawah di Aceh Terancam Gagal Panen

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com