Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

FKL Ajak Pelajar Jaga Kelestarian Alam Sejak Dini

redaksi by redaksi
20/01/2025
in Lintas Barat Selatan
0
FKL Ajak Pelajar Jaga Kelestarian Alam Sejak Dini

Pelajar MAN 1 Aceh Selatan menjelajah Hutan Kawasan Ekosistem Leuser di Subulussalam, Aceh, Senin (20/1/2025). ANTARA/Risky Hardian Saputra

TAPAKTUAN – Forum Konservasi Leuser (FKL) mengajak sejumlah pelajar Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Kabupaten Aceh Selatan menjelajah hutan Kawasan Ekosistem Leuser (KEL) di Stasiun Penelitian Soraya, Kota Subulussalam, Provinsi Aceh.

“KEL di Stasiun Soeraya merupakan benteng pertahanan bagi keanekaragaman hayati dan lingkungan kita. melindungi dan melestarikan warisan ini sangat penting untuk memastikan kesejahteraan generasi mendatang,” kata Manajer Edukasi Forum Konservasi Leuser (FKL) Fery Irawan di Aceh Selatan, Senin (20/1).

Menurut dia, KEL memainkan peran penting dalam menjaga keseimbangan ekosistem. Stasiun Penelitian Soraya merupakan stasiun dengan luas areal studi 500 hektare. Di stasiun ini habitat bagi flora dan fauna dan sebagai paru-paru bumi.

“Pentingnya menjaga hutan sejak dini. harapan kita pelajar yang mengikuti edukasi dan pengenalan kawasan KEL bisa memahami konsep-konsep tentang pendidikan konservasi dini,” katanya.

Menurut Fery Irawan, kegiatan edukasi yang digelar FKL di Stasiun Penelitian Soraya ini bisa menambah wawasan tentang pentingnya menjaga dan melestarikan hutan bagi pelajar.

Sementara itu, Cut Ervi Putri, pelajar MAN 1 Aceh Selatan, menjelaskan kegiatan tersebut bermanfaat dan memberikan banyak pengalaman.

“Kami banyak dapat ilmu baru, mulai dari perjalanan menggunakan speedboat hingga tiba di Stasiun Penelitian Soraya, menantang namun seru,” kata Cut Ervi Putri.

Ia memaparkan ketika kegiatan edukasi dimulai, sejumlah peserta diperkenalkan mulai dari flora hingga fauna. Ekspektasi jauh berbeda, peserta melihat dan mengetahui flora dan fauna yang tidak pernah dilihat sebelumnya.

Selain mendapatkan ilmu untuk menjaga kelestarian alam sejak dini, kata Cut Ervi, peserta juga bisa belajar hal baru saat di stasiun yakni pemisahan sampah organik dan nonorganik.

“Kebiasaan kami di rumah untuk sampah baik organik maupun non organik itu dicampur terus dibuang, tetapi di sini berbeda, kami diajarkan untuk memisahkan terlebih dahulu sebelum membuang sampahnya,” pungkas Cut Ervi Putri.

Sumber: antara

Previous Post

Jalan Lokop Aceh Timur ke Pinding Gayo Lues Kembali Normal

Next Post

KAMMI Gelar Diskusi Publik Arah Perekonomian Aceh

Next Post
KAMMI Gelar Diskusi Publik Arah Perekonomian Aceh

KAMMI Gelar Diskusi Publik Arah Perekonomian Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

FKL Ajak Pelajar Jaga Kelestarian Alam Sejak Dini

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com