Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Petani di Lampung Tewas Diterkam Harimau, Jasad Ditemukan Tak Utuh

redaksi by redaksi
26/01/2025
in Nasional
0
Petani di Lampung Tewas Diterkam Harimau, Jasad Ditemukan Tak Utuh

Ilustrasi. Petani di Lampung tewas diterkam harimau. (Antara Foto/ Syifa Yulinnas)

Jakarta – Seorang petani kopi asal Purworejo, Jawa Tengah, ditemukan tewas mengenaskan dengan jasad tak utuh di kawasan Talang Kubu Balak, Dusun Way Lipu, Kecamatan Batu Brak, Lampung Barat, Selasa (21/1), diduga akibat serangan harimau.

Camat Batu Brak, Ruspel Gultom, mengatakan, korban Zainuddin dilaporkan hilang tiga hari sebelum jasadnya ditemukan. Korban merupakan petani yang menggarap kebun kopi di kawasan Taman Nasional Bukit Barisan Selatan (TNBBS).

“Iya, korban ini warga Purworejo, Jawa Tengah, yang bekerja di kebun kopi di daerah TNBBS. Dari kondisi jasadnya, dugaan awal peristiwa terjadi sekitar tiga hari sebelum ditemukan,” ujar Ruspel, Rabu (22/1), dikutip dari Detik.

Meski jasad Zainuddin ditemukan pada Selasa sore, proses evakuasi baru dilakukan keesokan harinya, Rabu (22/1).

Dikutip detik.com, warga setempat tidak berani mendekati lokasi karena diduga harimau masih berada di sekitar tempat kejadian.

“Korban dievakuasi pada pukul 12.10 WIB, tetapi sejak ditemukan Selasa sore, warga tak berani mendekat. Harimau itu kemungkinan masih di dekat lokasi,” jelas Ruspel.

Ia menambahkan, warga segera berkoordinasi dengan aparat kecamatan serta tim TNI-Polri untuk melakukan evakuasi. Namun, karena hari sudah malam, proses evakuasi ditunda hingga Rabu pagi demi keselamatan.

Di samping itu, Kabid Humas Polda Lampung, Kombes Yuni Iswandari, mengatakan pihaknya menduga kuat Zainuddin tewas akibat diterkam harimau. Berdasarkan keterangan keluarga, korban pamit ke kebun namun tak kembali.

“Korban ditemukan dengan tubuh yang tidak utuh. Dugaan kuat, korban diserang oleh harimau,” kata Yuni, Kamis (23/1).

Keluarga dan warga sempat melakukan pencarian di sekitar kebun setelah korban tak kunjung pulang. Mereka menemukan sejumlah barang milik korban, seperti cangkul dan tangki semprot, serta jejak kaki harimau di lokasi.

“Warga yang mencari awalnya menemukan peralatan korban. Kemudian mereka melihat jejak harimau dan akhirnya menemukan bagian tubuh korban berupa tangan,” ungkap Yuni.

Setelah melibatkan tim satgas penanganan konflik harimau, pencarian dilanjutkan hingga akhirnya ditemukan potongan tubuh korban. Namun, kondisi jasad Zainuddin sudah dalam keadaan tak utuh.

“Bagian bawah tubuh hingga kaki korban sudah tidak ada saat ditemukan,” ujar Yuni.

Proses evakuasi baru dilakukan pada Rabu (22/1), dengan petugas memastikan area sekitar aman dari keberadaan harimau.

Jasad korban kemudian dibawa ke Pulau Jawa untuk diserahkan kepada pihak keluarga.

Kasus ini kembali mengingatkan risiko konflik antara manusia dan satwa liar di kawasan konservasi. Pihak berwenang mengimbau masyarakat yang beraktivitas di sekitar TNBBS untuk selalu waspada dan segera melapor jika menemukan tanda-tanda keberadaan satwa liar.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Sempat Terkendala Biaya Mobilisasi, 7 Nelayan Aceh Timur Kini Berada di Yangon dan Menunggu Proses Pemulangan

Next Post

Thailand Sahkan Pernikahan Sesama Jenis, Tetangga RI Geger

Next Post
Thailand Sahkan Pernikahan Sesama Jenis, Tetangga RI Geger

Thailand Sahkan Pernikahan Sesama Jenis, Tetangga RI Geger

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

12/06/2026
STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

12/06/2026
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

12/06/2026
Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

12/06/2026
Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Petani di Lampung Tewas Diterkam Harimau, Jasad Ditemukan Tak Utuh

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com