Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Mi Aceh dan Ayam Tangkap Dinilai Berpeluang Jadi Produk Ekraf Global

redaksi by redaksi
31/01/2025
in Ekonomi
0
Mi Aceh dan Ayam Tangkap Dinilai Berpeluang Jadi Produk Ekraf Global

Ilustrasi- Pedagang memasak makanan khas Aceh, mie goreng dan mie caloek di pusat pasar Banda Aceh, Aceh (ANTARA FOTO/Ampelsa)

Banda Aceh – Pusat Riset Komunikasi Pemasaran, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kita Kreatif) Universitas Syiah Kuala (USK) Banda Aceh menyebutkan Mi Aceh dan ayam tangkap berpotensi menjadi produk ekonomi kreatif di pasar internasional.

“Siapa yang tidak kenal dengan Mi Aceh dan ayam tangkap. Nah, itu kan sebenarnya space yang asli Aceh yang memang saat ini menjadi salah satu kebanggaan di sektor ekonomi kreatif,” kata Kepala Pusat Riset Kita Kreatif USK, Meldi Kesuma di Banda Aceh, Kamis.

Meldi menilai kuliner Aceh tersebut sudah mendunia, tidak hanya mampu bersaing di tingkat lokal, tetapi juga memiliki potensi besar untuk berkembang di pasar internasional.

“Saya kira itu bisa dikembangkan lagi dengan makanan-makanan atau ciri khas lainnya,” ujarnya.

Ia meminta adanya peran generasi muda Aceh untuk terus mengembangkan berbagai inovasi kuliner Aceh menjadi lebih kekinian. Karena dengan inovasi maka besar potensi menjadikan produk unggulan ekraf lokal ke tingkat global.

“Terutama dengan tumbuh nya kafe-kafe modern yang ada sekarang. Ini menjadi potensi yang sangat baik ke depan,” katanya.

Selain kuliner, Meldi juga menyoroti sektor lain seperti kerajinan tangan dan seni tradisional. Produk seperti ukiran emas khas Aceh, anyaman, dan kasab, sekarang ini tidak hanya diminati pasar lokal, tetapi juga telah menembus pasar nasional hingga internasional.

“Pintu Aceh dan produk anyaman khas lainnya sudah menjadi tren di luar negeri,” ujarnya.

Selain itu, Meldi juga menyebutkan bahwa sektor seni seperti musik dan tari tradisional Aceh juga memiliki peluang besar jika dikembangkan seiring kemajuan zaman dan teknologi.

Apalagi, lanjut dia, keberadaan Menteri Ekonomi Kreatif, Teuku Riefky Harsya yang merupakan putra asli Aceh dapat menjadi momentum untuk mendorong potensi tersebut.

“Dengan dukungan teknologi dan inovasi, apalagi dengan memiliki menteri asal Aceh, saya kira Aceh memiliki peluang besar untuk menjadi pemantik pengembangan ekonomi kreatif di tingkat nasional,” demikian Meldi Kesuma.

Sumber: antara

Previous Post

Mahasiswa KKN 96 Gelar Sosialisasi Pendidikan Karakter di MIN 6 Aceh Utara

Next Post

Mayat Wanita dalam Drum Ditemukan Terkubur di Kebun Kopi Bener Meriah

Next Post
Sepekan Menghilang, Camat di Aceh Singkil Ditemukan Tewas Tergantung

Mayat Wanita dalam Drum Ditemukan Terkubur di Kebun Kopi Bener Meriah

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

12/06/2026
Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Disperindagkop Pidie Jaya Gencarkan Penerbitan NIB

Legalitas Jadi Kunci UMKM Naik Kelas, Disperindagkop Pidie Jaya Gencarkan Penerbitan NIB

12/06/2026
Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

Anisya Adelia Ramadhana; Gadis Singkil Peraih IPK 3,85 di UIN Ar-Raniry

12/06/2026
STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

STIS Al-Aziziyah Sabang Benchmarking dan Penandatanganan MoU dengan Universitas Serambi Mekkah

12/06/2026
HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

HUT Pidie Jaya ke-19, Pemerintah Hadirkan Operasi Katarak Gratis untuk Lansia Kurang Mampu

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Mi Aceh dan Ayam Tangkap Dinilai Berpeluang Jadi Produk Ekraf Global

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com