Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

BPBD Aceh Barat Siagakan Personel Hadapi Banjir

redaksi by redaksi
05/02/2025
in Lintas Barat Selatan
0
25 Rumah Warga di Aceh Barat Terendam Banjir

Rumah warga di Desa Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Sabtu (30/11/2024) terendam banjir akibat meluapnya air sungai di kawasan tersebut. (ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Meulaboh – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyiagakan puluhan personel sebagai upaya menghadapi potensi banjir seiring memasuki musim hujan khususnya pada malam hari.

“Teman-teman petugas ini kita siagakan, agar ketika dilanda hujan lebat, dapat memantau debit air di kawasan hulu sungai,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Aceh Barat Teuku Ronal Nehdiansyah di Aceh Barat, Selasa.

Adapun lokasi pemantauan debit air sungai di Kabupaten Aceh Barat, kata dia, meliputi dua lokasi yaitu di kawasan Kecamatan Sungai Mas dan Kecamatan Pante Ceureumen. Kedua sungai tersebut merupakan terbesar yang mengairi sejumlah kecamatan.

“Apabila diketahui debit air sungai sudah tinggi, maka kecamatan dialiri sekitar aliran sungai kita imbau agar siaga,” katanya.

Teuku Ronal mengatakan penyiagaan petugas ini seiring dengan imbauan BMKG Meulaboh-Nagan Raya, yang meminta masyarakat waspada seiring dengan potensi terjadi hujan dengan intensitas ringan dan sedang pada malam hari, yang turut disertai petir.

Ia menyebutkan, sebagian besar kecamatan di Kabupaten Aceh Barat selama ini merupakan daerah yang rawan dilanda banjir, karena pemukiman warga sebagian besar berada di sepanjang aliran sungai.

“Meski sudah sering dilanda banjir, masyarakat tetap tenang,” katanya.

Sebelumnya, Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada masyarakat di wilayah pantai barat Aceh agar mewaspadai potensi terjadinya petir dan hujan dengan intensitas ringan dan sedang khususnya pada malam hari.

“Potensi hujan disertai petir ini harus diwaspadai oleh masyarakat, karena dampaknya dapat mengakibatkan bencana seperti banjir, tanah longsor atau bencana alam lainnya,” kata Prakirawati Stasiun BMKG Meulaboh-Nagan Raya, Almira Aprilianti kepada ANTARA, Senin (3/2).

Menurutnya, penyebab terjadinya potensi petir dan hujan pada malam hari, disebabkan karena adanya daerah shearline atau belokan angin yang menambah aktivitas konvektif penyebab terjadinya hujan di Pantai Barat Aceh.

Almira menyebutkan, berdasarkan pemantauan citra satelit, potensi terjadinya hujan disertai petir pada malam hari di wilayah pantai barat dan selatan Aceh, akan berlangsung selama beberapa hari ke depan atau hingga tanggal 7 Februari mendatang.

BMKG juga memprakirakan pada bulan Februari 2025, sebagian besar di wilayah Aceh juga sudah memasuki periode musim hujan.

Sumber: antara

Previous Post

PAI Kanwil Kemenag Aceh Rapat dan Sinkronisasi Program 2025

Next Post

Promkes RSUD Meuraxa Gelar Edukasi Kepada Pasien Rawat Jalan

Next Post
Promkes RSUD Meuraxa Gelar Edukasi Kepada Pasien Rawat Jalan

Promkes RSUD Meuraxa Gelar Edukasi Kepada Pasien Rawat Jalan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

BPBD Aceh Barat Siagakan Personel Hadapi Banjir

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com