MADINAH – Jemaah haji Aceh yang masih berada di tanah suci, Makkah dan Madinah, diajak untuk shalat ghaib atas meninggalnya petugas haji, H Juhaimi Bakri SAg MAg, yang juga Ketua Tim (Katim) Bina Haji Reguler dan Advokasi Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kanwil Kemenag Aceh.
Almarhum meninggal di Asrama Haji Banda Aceh usai prosesi pemulangan jemaah haji Kloter 3 Aceh, Senin pagi 30 Juni 2025.
“Innaa lillaahi wa innaa ilaihi raaji’uun, semoga husnul khatimah. Kami bersaksi beliau adalah orang baik yang selalu melayani tamu-tamu Allah. Doa tulus kami, almarhum ahli syurga,” ujar salah satu petugas haji yang masih di Tanah Suci, Drs Jamaluddin Affan.
“Mohon teman-teman yang masih ada di Makkah dan Madinah minta kepada jemaah haji kloter masing-masing untuk shalat ghaib untuk almarhum Juhaimi bin Bakri,” ajak Syekh Jamal, yang akrab layani jemaah tiap musim haji, serta layanan Baitul Asyi.
Sebelumnya diberikan, almarhum meninggal saat melaksanakan tugasnya sebagai salah seorang panitia Debarkasi di Asrama Haji Banda Aceh. Almarhum Kasubbag Sekretariat PPIH Embarkasi/Debarkasi.
“Atas nama petugas dan keluarga besar Kemenag Aceh, kami sangat berduka,” ujar Ketua PPIH Embarkasi/Debarkasi Aceh, Azhari.
“Almarhum dikenal sebagai petugas yang berdedikasi tinggi baik semasa Embarkasi (keberangkatan-red) maupun Debarkasi Aceh,” kata Kakanwil Kemenag Aceh.
“Semoga almarhum husnul khatimah, diampuni kekeliruan-kekeliruan dan diterima amal-amal kebajikan, serta dimasukkan ke jannah Allah Taala. Kepada keluarga dan jajaran Kemenag mudah-mudahan diberi ketabahan atas musibah ini,” doanya.
Almarhum Juhaimi juga tercatat sebagai petugas haji hingga ke Tanah Suci Arab Saudi serta juga pernah menjadi ketua kloter untuk jamaah Aceh pada 2019 lalu.
Sebelum meninggal, almarhum Juhaimi masih terlihat bugar saat datang ke Asrama Haji Banda Aceh pada Senin pagi, 30 Juni 2025, serta menikmati semangkuk bubur bersama para petugas lainnya.










