Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Perputaran Uang pada Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Capai Rp1 Miliar

redaksi by redaksi
18/08/2025
in Ekonomi
0
Perputaran Uang pada Festival Kemerdekaan Pasar Aceh Capai Rp1 Miliar

Wali Kota Banda Aceh saat menyerahkan piagam penghargaan kepada salah satu pelaku usaha pada penutupan festival kemerdekaan pasar Aceh dan Al Mahirah, di Banda Aceh, Minggu (17/8/2025) (ANTARA/HO/Humas Pemko Banda Aceh)

Banda Aceh – Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal melaporkan bahwa tingkat transaksi atau perputaran uang pada festival kemerdekaan dalam rangka HUT ke 80 RI di Pasar Aceh dan Al-Mahirah mencapai Rp1 miliar.

“Perputaran uang ditaksir Rp 800 juta-Rp1 miliar, dan kebanyakan transaksinya pakai QRIS. Ini bukti nyata bahwa ekonomi rakyat bisa tumbuh pesat dengan kolaborasi dan inovasi,” kata Illiza Sa’aduddin Djamal, di Banda Aceh, Senin.

Pernyataan itu disampaikan Illiza saat menutup festival kemerdekaan Pasar Aceh dan Pasar Al-Mahirah yang telah berlangsung sejak 1 Agustus 2025 dalam rangka menyambut HUT ke 80 Republik Indonesia, di Banda Aceh.

Dalam event in, kata Illiza, setiap pengunjung yang berbelanja minimal Rp100 ribu berhak atas satu kupon jika membayar tunai dan dua kupon untuk pembayaran menggunakan QRIS.

Hari ini, lanjut dia, pasar Aceh terasa istimewa. Ramai, meriah, dan penuh warna sejak awal festival ini digelar karena ramai dikunjungi masyarakat.

“Artinya, bukan hanya suasana pasar yang hidup, tetapi omzet para pedagang pun ikut bangkit. Inilah yang kita sebut kemerdekaan ekonomi, ketika rakyat berdaulat atas usaha dan rezekinya sendiri,” ujarnya.

Illiza bersyukur karena voucher kemerdekaan yang diedarkan panitia melampaui target awal sebanyak tiga voucher. Sehingga, perputaran uang pada festival ini dapat ditaksir mencapai Rp1 miliar.

Dirinya menjelaskan, sejak diresmikan pada 1990, kawasan Pasar Aceh telah menjadi ikon perdagangan Banda Aceh. Bahkan, pernah menjadi simbol kejayaan perdagangan.

Ia menegaskan, Pemerintah Kota Banda Aceh akan terus mendukung revitalisasi pasar, pemberdayaan UMKM, dan pembinaan generasi muda kreatif.

“Hari ini kita sedang menulis bab baru dari kisah itu. Festival ini membuktikan bahwa pasar tradisional tetap relevan sebagai pusat interaksi, budaya, dan inovasi, tanpa kehilangan jati dirinya,” kata Illiza.

Untuk diketahui, festival kemerdekaan Pasar Aceh dan Pasar Al-Mahirah menghadirkan lebih dari 30 mitra, mulai dari perbankan, instansi pemerintah, BUMD, industri kecantikan, talent agency, hingga UMKM.

Festival ini juga inklusif dan ramah untuk semua usia. Rangkaian acaranya antara lain, lomba mewarnai, diskusi inkubasi ide pengembangan Pasar Aceh, pelatihan konten kreator bagi pedagang, hingga aneka lomba khas pasar dari seperti kukur kelapa, potong ayam, potong ikan, dan lomba masak sehat murah dan enak.

Selain itu, 32 merchant juga tampil dalam fashion show bersama Dekranasda Banda Aceh dengan melibatkan 30 model profesional dan 30 makeup artist, serta didukung bazar UMKM dan booth promosi yang menghadirkan produk serta kuliner khas Banda Aceh.

Sumber: antara

Previous Post

RSU Harapan Ibu Geulumpang Baro Pidie Meriahkan HUT ke-80 RI dengan Aneka Lomba

Next Post

Polisi Ciduk Dua Terduga Pengedar Sabu di Aceh Tenggara

Next Post
Ambulans Nyemplung Diseruduk Truk, Jenazah Mengapung di Sungai Bali

Polisi Ciduk Dua Terduga Pengedar Sabu di Aceh Tenggara

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

Pijay dari Masa ke Masa: Antara Harapan dan Kenyataan

11/06/2026
Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

Buku Muhammadiyah Abdya Diterbitkan, Dr. Safaruddin: Jadi Referensi Generasi Penerus

11/06/2026
Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

Pemkab Abdya Percantik Wajah Kota dan Dongkrak PAD Lewat Videotron

11/06/2026
Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

Lepas Kontingen Seleksi Pra-POPNAS Ke Aceh Barat, Jhon Rolexs: Jadilah Kebanggaan Daerah

11/06/2026
Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

Kasdam Iskandar Muda Kunker ke Kodim 0107/Aceh Selatan, Tekankan Profesionalisme dan Peran Strategis Babinsa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

HUT ke-19 Pidie Jaya: Momentum Kebangkitan Ekonomi dan Pengelolaan SDA Berkelanjutan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com