Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Bela Bupati Umrah, Pemkab Aceh Selatan Kini Bilang Penandangan Bencana Terkendali

redaksi by redaksi
05/12/2025
in Lintas Barat Selatan
0
Bela Bupati Umrah, Pemkab Aceh Selatan Kini Bilang Penandangan Bencana Terkendali

TAPAKTUAN – Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan memastikan penanganan pengungsi akibat banjir di kawasan Trumon Raya semakin terkendali dan kini memasuki fase akhir.

Plt Sekretaris Daerah, Diva Samudra Putra, SE., M.Si, menyampaikan bahwa berdasarkan laporan BPBD Aceh Selatan, hampir seluruh warga pengungsi telah kembali ke rumah masing-masing. Hanya satu desa tersisa, yakni Padang Harapan, yang dijadwalkan kembali pada Jumat (5/12/2025).

Diva menegaskan kebutuhan dasar di seluruh pos pengungsian telah terpenuhi dengan baik, sementara kondisi di lapangan terus menunjukkan perbaikan signifikan. Ia menambahkan, meski Bupati Aceh Selatan tengah melaksanakan ibadah umrah, koordinasi lintas sektor tetap berjalan normal. Sebelum berangkat, Bupati telah memberikan arahan yang jelas agar seluruh langkah penanganan darurat dan pasca bencana berlangsung maksimal.

“Alhamdulillah, Bupati Aceh Selatan terus memantau dan memberikan arahan sehingga penanganan berjalan terarah dan tidak menemui kendala berarti. Seluruh posko telah melaporkan kondisi yang semakin membaik dan kebutuhan pengungsi sudah terpenuhi. Pemulangan dilakukan bertahap sesuai kondisi lapangan,” ungkap Diva Samudra Putra, Jumat (5/12/2025).

Secara terpisah, Kepala BPBD Aceh Selatan, H. Zainal, menjelaskan bahwa fase darurat banjir ditetapkan berakhir pada 7 Desember 2025. Dengan semakin berkurangnya jumlah warga yang menetap di posko, dapur umum resmi dihentikan mulai Jumat pagi karena tidak ada lagi pengungsi yang bertahan di lokasi pengungsian.

Ia menambahkan, pada hari ini BPBD bersama Satgas akan menggelar rapat untuk memastikan kesiapan logistik masa panik di seluruh posko, baik Posko Induk, Posko Brimob, Posko Trumon Dalam, maupun sejumlah titik distribusi lainnya.

“Seluruh stok logistik dari Dinas Sosial akan dikonsolidasikan, disinkronkan, dan selanjutnya disalurkan kepada warga terdampak mulai dari Labuhanhaji hingga Trumon Raya. Penyaluran dilakukan berdasarkan jumlah KK terdampak di setiap gampong,” kata Zainal.

BPBD juga merinci progres pemulangan pengungsi dari beberapa wilayah. Warga Ujong Tanoh, Kecamatan Trumon, kembali pada 1 Desember 2025. Warga Trumon Timur telah kembali sejak 30 November 2025. Warga Lhok Raya dan Cot Bayu di Trumon Tengah pulang pada 4 Desember 2025, sementara warga Padang Harapan dijadwalkan pulang pada 5 Desember 2025.

Selain itu, tiga gampong yang sempat terisolir akibat putusnya jembatan di Bulus Seuma yaitu Gampong Raket, Kuta Padang, dan Gampong Tengah, kini sudah dapat diakses kembali melalui jembatan darurat. Akses sementara ini memungkinkan masuknya logistik sekaligus mendukung mobilitas warga.

“Sesuai arahan pimpinan, perbaikan permanen jembatan akan menjadi bagian dari penanganan pasca bencana yang sedang dibahas bersama OPD teknis seperti PUPR dan Perkim. Saat ini pendataan kerusakan infrastruktur, rumah, dan fasilitas umum terus berlangsung,” ujarnya.

Sementara itu, cuaca cerah dengan suhu 24–28°C di wilayah Trumon Raya pada Kamis turut mempercepat proses pemulihan di lapangan.

“Alhamdulillah, penanganan korban banjir Aceh Selatan berjalan lancar. Insya Allah, penanganan pasca bencana juga akan kita upayakan semaksimal mungkin sesuai arahan Bapak Bupati Aceh Selatan,” tutup Zainal.

Previous Post

PEMA dan Ormawa Unada Salurkan Bantuan Bencana ke Pijay

Next Post

Sejumlah Warkop dan Rumah Makan di Banda Aceh Tutup Akibat Krisis Gas

Next Post
Sejumlah Warkop dan Rumah Makan di Banda Aceh Tutup Akibat Krisis Gas

Sejumlah Warkop dan Rumah Makan di Banda Aceh Tutup Akibat Krisis Gas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menko Pangan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi di Aceh Lancar

Menko Pangan Pastikan Distribusi Pupuk Subsidi di Aceh Lancar

13/06/2026
Doto Zaini Dimakamkan di Kampung Halaman

Doto Zaini Dimakamkan di Kampung Halaman

13/06/2026
2.000 Pelajar Turun ke Jalan, Karnaval HUT Pidie Jaya Jadi Simbol Kebangkitan Pascabencana

2.000 Pelajar Turun ke Jalan, Karnaval HUT Pidie Jaya Jadi Simbol Kebangkitan Pascabencana

13/06/2026
PIP 2026 Usulan TRH Hadir untuk 8.261 Siswa Pidie, Teuku Syahwal: Investasi Terbaik adalah Pendidikan

PIP 2026 Usulan TRH Hadir untuk 8.261 Siswa Pidie, Teuku Syahwal: Investasi Terbaik adalah Pendidikan

13/06/2026
RSIA dan RSUD Meuraxa Jalin Sinergi Strategis dengan RS Mata Cicendo Bandung

RSIA dan RSUD Meuraxa Jalin Sinergi Strategis dengan RS Mata Cicendo Bandung

13/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Bela Bupati Umrah, Pemkab Aceh Selatan Kini Bilang Penandangan Bencana Terkendali

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Polhukab IPELMASRA Tolak Tambang Beutong Ateuh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com