BLANGPIDIE – Bupati Aceh Barat Daya (Abdya), Dr. Safaruddin, S. Sos MSP resmi membuka Poli Penyakit Jantung UPTD RSUD Tengku Peukan.
Lounching Sapras kesehatan tersebut berlangsung di halaman rumah sakit daerah tersebut, Senin (15/12/2025).
Acara tersebut dihadiri langsung oleh para unsur Forkopimkab, Imam Masjid Baitul Ghafur Abati Tgk. Ahmad Azhar Hasan, Direktur RSUD Tengku Peukan dr Ismail Muhammad yang ikut didampingi Kepala Bidang Pelayanan Medik dr Delfi, para kepala SKPK Abdya serta jajaran tenaga kesehatan RSUD Tengku Peukan.
Bupati Abdya, Dr. Safaruddin dalam sambutannya menyampaikan bahwa, kehadiran Poli Penyakit Jantung merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan bagi masyarakat.
“Selama ini pasien penderita penyakit jantung harus dirujuk jauh hingga ke RSUD Zainal Abidin Banda Aceh. Kini, Alhamdulillah, masyarakat Abdya sudah dapat memperoleh layanan spesialis jantung di daerah sendiri,” ujar Dr. Safaruddin.
Pada kesempatan tersebut ia juga meminta kepada segenap tenaga medis di RSUDTP Abdya untuk bekerja lebih baik lagi. Serta menjunjung tinggi nilai integritas semua tenaga medis hingga tidak ada lagi diterima laporan negatif dari masyarakat.
“Dalam pelaksanana pelayanan poli jantung, dibawah kontrolnya dr. Dimas dan kawan-kawan diharapkan untuk bekerja profisional. Kemudian kepada Dinas Kesehatan Abdya dapat melakukan mitigasi kesehatan masyarakat dengan memberikan sosialisasi cara hidup sehat, makanan sehata dan lingkungan yang sehat. Jika masyarakat disini itu hanya berobat,” tegas Dr. Safaruddin.
Sebelumnya, Direktur RSUD Tengku Peukan, dr Ismail Muhammad menegaskan bahwa, pembukaan poli ini merupakan hasil kerja keras dan kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Abdya dan manajemen RSUD Tengku Peukan untuk mendekatkan pelayanan kesehatan yang komprehensif kepada masyarakat.
Untuk tahap awal, dr Dimas, Sp.JP dipercaya sebagai dokter spesialis jantung yang akan bertugas di Poli Penyakit Jantung RSUD Tengku Peukan.
Dalam kesempatan yang sama, RSUD Tengku Peukan juga melakukan tempung tawar tiga unit ambulans baru sebagai penguatan layanan kegawatdaruratan, yang dipimpin oleh Abati Azhar, serta mengumumkan penetapan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) di lingkungan RSUD Tengku Peukan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat Daya bersama RSUD Tengku Peukan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan mutu pelayanan kesehatan demi mewujudkan derajat kesehatan masyarakat Abdya yang lebih baik.








