Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Mendagri Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tenda pada Lebaran di Aceh

redaksi by redaksi
16/03/2026
in Lintas Timur
0
Mendagri Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tenda pada Lebaran di Aceh

Mendagri Muhammad Tito Karnavian. ANTARA/Try Vanny

Banda Aceh – Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian yang juga Ketua Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana Sumatera menargetkan tidak ada pengungsi di tenda pada saat Lebaran Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi.

“Targetnya sebelumnya hari raya nanti tidak ada lagi pengungsi yang tinggal di tenda. Ada dua opsi bagi pengungsi tenda, apakah ke huntara atau diberikan dana tunggu hunian,” kata Muhammad Tito Karnavian di Aceh Timur, Senin.

Pernyataan tersebut disampaikan Muhammad Tito Karnavian ketika mendampingi Menteri Sosial menyalurkan bantuan kebencanaan kepada masyarakat Kabupaten Aceh Timur.

Menurut Muhammad Tito, pembangunan hunian sementara (huntara) di sejumlah wilayah terdampak bencana di Provinsi Aceh, di antaranya Kabupaten Aceh Tamiang, Kabupaten Aceh Timur, dan Kabupaten Aceh Utara.

Seperti huntara di Atu Lintang, Kabupaten Aceh Utara, kata Mendagri, pembangunannya terus dipacu. Pengerjaannya keroyokan agar selesai pada 19 Maret 2026 pukul 23.00 WIB. Dan besoknya langsung diserahkan ke pengungsi tenda.

“Kami meminta BNPB dan Bupati Aceh Utara langsung menyerahkan huntara tersebut jika selesai. Setelah serah terima huntara, tendanya juga harus dibongkar. Jangan setelah ada huntara, tenda masih ada. Kesannya tidak elok, seolah-olah masih ada pengungsi tenda,” katanya.

Sedangkan opsi dana tunggu hunian, Muhammad Tito Karnavian mengatakan korban bencana diberikan uang Rp1,6 juta per tiga bulan. Dana itu diberikan agar korban bencana tinggal di tempat yang lebih representatif dan tidak lagi di tenda pengungsian.

Mendagri juga mendorong pemerintah daerah membentuk satuan tugas gabungan yang bertugas mendatangi korban bencana satu per satu guna memastikan apakah tinggal di huntara insitu atau hunian sementara yang dibangun di tanah sendiri atau huntara kompleks.

“Jadi satuan tugas ini menanyakan kepada korban bencana, tinggal di huntara komunal atau kompleks atau huntara insitu. Kalau insitu, diberikan dana Rp60 juta. Syaratnya dibangun di tanah sendiri,” katanya.

Menurut Muhammad Tito, data penerima hunian tersebut juga harus valid dan jangan sampai ada korban bencana yang tidak terdata. Apabila tidak terdata, pemerintah daerah dapat mengusulkannya.

“Silakan kepala daerah mengusulkan apabila ada korban bencana belum terdata. Ingat, jangan sampai ada penerima menerima dua kali. Karena itu, perlu tim yang memverifikasi secara valid di lapangan,” kata Muhammad Tito Karnavian.

Sumber: antara

Previous Post

Pemerintah Aceh Pastikan Stok Daging Aman

Next Post

Prof Muhammad Siddiq Jadi Calon Rektor UIN Ar-Raniry Pertama Yang Daftar

Next Post
Prof Muhammad Siddiq Jadi Calon Rektor UIN Ar-Raniry Pertama Yang Daftar

Prof Muhammad Siddiq Jadi Calon Rektor UIN Ar-Raniry Pertama Yang Daftar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

Pemkab Abdya Serahkan 66 Gerobak untuk Pengumpul Batu Putih di Ujong Tanoh

22/09/2026
Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

Kapolres Nagan Raya Ngopi Bareng Awak Media, Bangun Sinergi dan Perkuat Kemitraan

22/09/2026
Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

Perkuat Syiar Islam, Program “Ngopi Sajan Teungku” Digelar di Suak Nibong

22/09/2026
Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

Abdya Mantap Maju Calon Tuan Rumah PORA XVI 2030, Ini Kata Ketua KONI

22/09/2026
Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

Ribuan Rumah Korban Bencana Pidie Jaya Masuk Tahap II, Pencairan Kini Jadi Penantian

22/09/2026

Terpopuler

Akademisi Minta Waktu Penjaringan Dekan FK USK diperpanjang dan syaratnya Mudah

Utang RSUDZA Tembus Rp416,97 Miliar, Nasrul Zaman: Periksa Manajemen Lama

22/09/2026

Mendagri Targetkan Tidak Ada Pengungsi Tenda pada Lebaran di Aceh

Idris Abdya Mantapkan Langkah Maju Sebagai Bakal Calon Anggota DPD RI Utusan Aceh Periode Akan Datang

Atlet Anggar Abdya Tembus Kejuaraan Internasional di Thailand, KONI Beri Apresiasi

Politik Gagasan dan Inspirasi Kepemimpinan: Belajar dari Tapak Tilas Dr. Safaruddin dan Pohon Harapan di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com