Banda Aceh – Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/Bappenas melakukan kunjungan kerja ke Dinas Sosial Kota Banda Aceh guna memastikan efektivitas pelaksanaan program pengentasan kemiskinan dan penghapusan kemiskinan ekstrem 2026.
Kunjungan tersebut disambut langsung oleh Kepala Dinas Sosial Kota Banda Aceh, Sukmawati, yang menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memperkuat implementasi program perlindungan sosial, khususnya Program Keluarga Harapan (PKH).
“Melalui PKH, kami memastikan bantuan tersalurkan dengan baik, didukung validasi data yang terus diperbarui serta integrasi dengan penanganan kebencanaan di daerah,” ujar Sukmawati, Selasa (14/4/2026).
Dalam agenda tersebut, tim Bappenas bersama perwakilan Kementerian Sosial Republik Indonesia dan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah melakukan diskusi mendalam terkait mekanisme penyaluran bantuan, akurasi data penerima, serta berbagai tantangan di lapangan.
Selain itu, rombongan juga melakukan peninjauan langsung ke rumah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) untuk melihat kondisi riil masyarakat. Peninjauan ini mencakup penggalian indikator kesejahteraan, seperti status kepesertaan PKH, kondisi ekonomi keluarga, hingga peluang pemberdayaan melalui usaha dan pelatihan.
Sukmawati menambahkan, sinergi antarprogram menjadi faktor penting dalam upaya percepatan pengentasan kemiskinan. Salah satunya melalui keterkaitan PKH dengan Program Indonesia Pintar (KIP) dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.
“Kami berharap dukungan pemerintah pusat terus diperkuat agar program berjalan optimal dan mampu mendorong peningkatan kualitas hidup masyarakat secara berkelanjutan,” pungkasnya.











