Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Blokade Trump Jalan Terus, AS Cegat 3 Kapal Tanker Iran di Dekat RI

redaksi by redaksi
23/04/2026
in Internasional
0
Blokade Trump Jalan Terus, AS Cegat 3 Kapal Tanker Iran di Dekat RI

Menurut sumber pelayaran MarineTraffic dan keamanan pada Rabu (22/4), salah satu kapal yang dicegat adalah supertanker Deep Sea berbendera Iran. Kapal itu membawa muatan sebagian minyak mentah dan terakhir terlacak melalui transponder publik di lepas pantai Malaysia sepekan lalu. Ilustrasi. (Foto: iStockphoto/bfk92)

Jakarta – Militer Amerika Serikat mencegat tiga kapal tanker berbendera Iran di perairan dekat Indonesia dan mengalihkan jalurnya dari posisi semula di dekat India, Malaysia, dan Sri Lanka.

Pencegatan ini berlangsung kala Presiden Donald Trump menegaskan blokade laut kapal Iran tetap berjalan meski dirinya mendadak memutuskan memperpanjang gencatan senjata dengan Teheran pada Selasa (21/4) malam waktu AS.

Menurut sumber pelayaran MarineTraffic dan keamanan pada Rabu (22/4), salah satu kapal yang dicegat adalah supertanker Deep Sea berbendera Iran. Kapal itu membawa muatan sebagian minyak mentah dan terakhir terlacak melalui transponder publik di lepas pantai Malaysia sepekan lalu.

AS juga mencegat kapal lainnya berbendera Iran Sevin yang berukuran lebih kecil dengan kapasitas maksimum 1 juta barel dan terisi sekitar 65 persen. Data pelacakan menunjukkan kapal itu terakhir terlihat di lepas pantai Malaysia sebulan lalu.

Supertanker Dorena berbendera Iran juga dicegat dalam kondisi penuh mengangkut 2 juta barel minyak mentah, dan terakhir terlihat di lepas pantai India selatan tiga hari lalu.

Dikutip Reuters, Komando Pusat AS menyatakan Dorena kini berada di bawah pengawalan kapal perusak Angkatan Laut AS di Samudra Hindia setelah mencoba melanggar blokade.

Sumber pelayaran mengatakan pasukan AS kemungkinan juga mencegat tanker berbendera Iran Derya.

Kapal itu gagal membongkar muatan minyak Iran di India sebelum kebijakan AS melonggarkan aturan pembelian minyak mentah Iran bagi India berakhir pada Minggu.

Data MarineTraffic menunjukkan kapal tersebut terakhir terlihat di lepas pantai barat India pada Jumat.

Komando Pusat AS juga mengatakan sejak blokade laut terhadap kapal yang masuk atau keluar dari pelabuhan Iran diterapkan, pasukan militer telah memerintahkan 29 kapal untuk berbalik arah atau kembali ke pelabuhan.

Militer AS belum merinci seluruh kapal yang dicegat dan belum segera menanggapi permintaan komentar mengenai Derya maupun Deep Sea.

Sumber keamanan maritim ketiga mengatakan militer AS berupaya menargetkan kapal-kapal Iran jauh dari Selat Hormuz dan di perairan terbuka untuk menghindari risiko ranjau laut terapung selama operasi berlangsung.

Militer AS memang sempat mengutarakan rencana memburu kapal-kapal Iran di wilayah dekat Indonesia yang menuju Indo-Pasifik.

Kepala Staf Gabungan AS Jenderal Dan Caine mengatakan pada Kamis (16/4) bahwa kapal-kapal tersebut kemungkinan besar akan dicegat di jalur Selat Malaka.

Menurut laporan Lloydslist dikutip dari CNN, kawasan Pasifik khususnya di dan sekitar Selat Malaka merupakan rumah bagi beberapa konsentrasi terbesar tanker gelap yang membawa minyak ilegal. Tanker tersebut termasuk kapal-kapal dari negara yang dijatuhkan sanksi seperti Iran.

Pasukan AS dalam beberapa hari terakhir telah menyita sebuah kapal kargo Iran dan satu kapal tanker minyak. Sementara itu, Iran ikut membalas dengan menangkap dua kapal kontainer yang berusaha keluar dari Teluk melalui Selat Hormuz pada Rabu setelah menembaki kapal-kapal itu dan satu kapal lainnya.

Amerika juga telah mengalihkan sedikitnya tiga kapal tanker minyak berbendera Iran lainnya dalam beberapa hari terakhir.

Presiden Donald Trump memberlakukan blokade terhadap kapal-kapal dan pelabuhan Iran demi menekan Teheran supaya mau kembali ke putaran kedua perundingan di Islamabad, Pakistan.

Sementara itu, Iran membalasnya dengan menembaki kapal-kapal guna mencegah mereka melintasi Selat Hormuz. Hampir dua bulan setelah AS dan Israel memulai perang terhadap Iran, belum ada tanda jelas bahwa perundingan damai akan kembali dimulai di tengah gencatan senjata yang rapuh dan kembali diperpanjang oleh Trump.

Penutupan Selat Hormuz selama perang telah mengganggu pasokan seperlima minyak dan gas dunia, serta memicu krisis energi global.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Ogah Dianggap Kalah, Trump Perpanjang Gencatan Senjata dengan Iran

Next Post

Dinsos Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Angin Kencang di Montasik

Next Post
Dinsos Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Angin Kencang di Montasik

Dinsos Salurkan Bantuan Masa Panik untuk Korban Angin Kencang di Montasik

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

‎Masyarakat Gayo Patungan Perbaiki Jalan Nasional, YARA: Pengakuan Tito Karnavian Soal Infrastruktur Rusak Harus Dibuktikan dengan Aksi Nyata

11/06/2026
Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

Masjid Raya Baiturrahman Aceh Akan Gelar Malam Muhasabah Bersama Abu Muda Bakongan

11/06/2026
Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

Selenggarakan Seminar Series, Prodi MPBEN FKIP USK Bahas Perkembangan Akademik Hingga Budaya Aceh

11/06/2026
Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

Pangkalan Udara Israel Hancur Dihujani Rudal-rudal Iran

11/06/2026
Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

Dedengkot Apartheid Ini Tewas Ditikam Kurir yang Alami Gangguan Jiwa

11/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Plt Sekda Lantik 50 Pejabat Fungsional Tenaga Kesehatan dan Guru

Cita-cita Anak Desa Jadi Bupati

HUT Pidie Jaya 2026: Antara Perayaan, Pemulihan Pascabencana dan Penguatan Syariat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com