Tamiang – Bupati Aceh Tamiang, Irjen Pol. (Purn.) Drs. Armia Pahmi, M.H., menghadiri pelantikan dan pengukuhan pengurus Front Pembela Tanah Air (PETA) Kabupaten Aceh Tamiang periode 2026–2031 di Teko Kupi, Kamis (29/10/26).
Kegiatan tersebut mengusung tema “Membangun Karakter Pemuda Berintegritas untuk Mewujudkan Bangsa Indonesia yang Maju, Adil, dan Sejahtera”, dengan moto Hubbul Wathan Minal Iman.
Dalam sambutannya, Bupati Armia mengucapkan selamat kepada pengurus PETA yang baru dikukuhkan. Ia berharap PETA dapat menjadi mitra pemerintah daerah dalam memperkuat nilai-nilai kebangsaan, menjaga persatuan dalam bingkai Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), serta mendukung pembangunan daerah.
Dengan semboyan Hubbul Wathan Minal Iman yang bermakna cinta tanah air merupakan bagian dari iman. Moto ini gunakan untuk mencintai tanah air. Menurunnya semangat membela tanah air saat ini diwujudkan melalui tindakan nyata dalam menjaga persatuan, membantu masyarakat, dan menghadapi berbagai tantangan sosial maupun bencana. Hal tersebut sejalan dengan amanat UUD 1945 Pasa 7 ayat 3 mengenai hak dan kewajiban warga negara dalam upaya pembelaan negara.
Bupati juga menekankan pentingnya peran PETA dalam mendukung pemulihan pascabencana bersama Pemerintah dan TNI serta Polri di Kabupaten Aceh Tamiang dalam membantu masyarakat.
Selain itu, PETA diharapkan menjadi mitra yang kritis dan konstruktif, mendukung arah kebijakan pembangunan daerah dalam mengedukasi masyarakat dalam menghadapi potensi bencana hidrometologi
“Nama besar Pembela Tanah Air memikul tanggung jawab moral yang besar untuk senantiasa hadir memberikan solusi, bukan menambah persoalan, serta menjadi teladan dalam menjunjung tinggi hukum dan norma yang berlaku di bumi Aceh Tamiang,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Armia turut menyoroti kondisi Sungai Tamiang yang mengalami sedimentasi dan membutuhkan penanganan serius. Ia menyampaikan pemerintah Daerah dan pusat sudaj melakukan pengorekan sungai dan selalu meninjau kondisi sungai dari hulu hingga hilir serta terus mendorong percepatan normalisasi untuk mengurangi risiko bencana hidrometeorologi.
Sementara itu, Ketua Panitia Pelantikan PETA, Joni Hermansyah, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan sehingga kegiatan tersebut dapat terlaksana. Ia menyebutkan sebanyak 44 pengurus baru PETA Kabupaten Aceh Tamiang dikukuhkan pada hari ini.
Ketua PETA Kabupaten Aceh Tamiang, T. Sukandi, dalam arahannya turut mengingatkan pentingnya memahami sejarah dan semangat perjuangan PETA sebagai landasan dalam menjalankan organisasi. Ia berharap seluruh pengurus dapat menjaga kebersamaan dan melaksanakan amanah dengan penuh tanggung jawab.
Kegiatan tersebut turut dihadiri Dandim 0117/Aceh Tamiang Letkol Arm. Raden Subhi Fitra Jaya selaku Pelindung Front PETA Kabupaten Aceh Tamiang, unsur Forkopimda, Ketua dan pengurus Front PETA Aceh, para kepala Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), jajaran pengurus Front PETA Kabupaten Aceh Tamiang, serta undangan lainnya.









