Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Harimau Masuk Perangkap di Aceh Selatan dalam Kondisi Sehat

Admin1 by Admin1
04/02/2024
in Lintas Barat Selatan
0
Harimau Sumatera Masuk Perangkap di Aceh Selatan

Banda Aceh – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) menyatakan kondisi harimau sumatra (Panthera tigris) yang masuk kandang perangkap di Kabupaten Aceh Selatan dalam kondisi sehat.

“Dari hasil pengamatan, harimau tersebut dalam kondisi sehat, tidak terdapat luka pada bagian tubuh bagian luar,” kata Kepala BKSDA Aceh Gunawan Alza di Banda Aceh, Sabtu.

Guna memastikan kondisi kesehatan satwa liar dilindungi tersebut, kata dia, tim medis dokter hewan akan mengecek dan mengobservasinya. Sambil menunggu hasil observasi, tim BKSDA Aceh bersama mitra kerja akan melakukan serangkaian persiapan lepas liar harimau tersebut ke habitatnya.

“Harimau sumatra tersebut berjenis kelamin betina. Satwa liar dilindungi ini untuk sementara ditempatkan di Kantor Balai Besar Taman Nasional Gunung Leuser atau BBTNGL di Tapaktuan,” katanya.

Sebelumnya, harimau sumatra termasuk kandang perangkap di Gampong Lawe Buluh Didi, Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan, pada Jumat (2/2) sekira pukul 06.00 WIB. Kandang jebak tersebut dipasang tim BKSDA Aceh bersama mitra kerja sehari sebelumnya.

Gunawan mengatakan pemasangan kandang jebak tersebut untuk mencegah interaksi negatif harimau sumatra di Kecamatan Kluet Timur, Kabupaten Aceh Selatan yang terjadi sejak dua bulan terakhir.

Kepala BKSDA Aceh itu menyebutkan harimau sering menampakkan diri di pemukiman penduduk di wilayah tersebut. Bahkan ada sejumlah laporan satwa tersebut memangsa ternak masyarakat.

Interaksi negatif ini berpindah-pindah di sejumlah desa di Kluet Timur. Oleh Karena itu, tim BKSDA bersama mitra berdiskusi dengan masyarakat dan perangkat desa serta unsur Muspika Kluet Timur yang sering menyepakati upaya translokasi guna menyelamatkan satwa liar dilindungi itu serta mencegah kerugian masyarakat.

Dari hasil diskusi tersebut, tim BKSDA bekerja sama mitra memasang kandang jebak di Gampong Lawe Buluh Didi, hingga akhirnya masuk perangkap. Selanjut, harimau sumatra itu segera dilepasliarkan di habitat yang jauh dari pemukiman penduduk,” kata Gunawan Alza.

Berdasarkan daftar kelangkaan satwa dikeluarkan lembaga konservasi dunia International Union for the Conservation of Nature and Natural Resources (IUCN), satwa yang hanya ditemukan di Pulau Sumatera ini berstatus spesies terancam kritis, berisiko tinggi untuk punah di alam liar.

BKSDA Aceh mengimbau masyarakat untuk bersama-sama menjaga kelestarian khususnya harimau sumatra dengan cara tidak merusak hutan yang merupakan habitat berbagai jenis satwa.

Serta tidak menangkap, melukai, membunuh, menyimpan, memiliki, memelihara, mengangkut, dan memperniagakan satwa yang dilindungi dalam keadaan hidup ataupun mati.

Kemudian, tidak memasang jerat, racun, pagar listrik tegangan tinggi yang dapat menyebabkan kematian satwa liar dilindungi. Semua perbuatan ilegal tersebut dikenakan sanksi pidana sesuai peraturan perundang-undangan.

Di samping itu, aktivitas ilegal lainnya juga dapat menyebabkan konflik satwa liar khususnya harimau sumatra dengan manusia. Konflik ini berakibat kerugian secara ekonomi hingga korban jiwa, baik manusia maupun keberlangsungan hidup satwa liar tersebut.

“Kami berterima kasih dan mengharapkan dukungan semua pihak terhadap upaya-upaya penyelamatan harimau sumatra serta mengajak masyarakat menjaga kelestarian habitatnya,” kata Gunawan Alza.

Sumber: antara

Previous Post

Jalan Santai Gemoy, Kota Blangpidie Dipadati Belasan Ribu Masyarakat Abdya

Next Post

Polres Tanah Karo Gelar Razia Perbatasan Sumut – Aceh

Next Post
Polres Aceh Barat Razia Cipta Kondisi Jelang Milad GAM

Polres Tanah Karo Gelar Razia Perbatasan Sumut – Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/04/2026
Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

18/04/2026
Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

18/04/2026
Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

18/04/2026
PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

18/04/2026

Terpopuler

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

ABG di Aceh Diperiksa Polisi Usai Live Pamer ‘Aset Pribadi’ di Tiktok

17/04/2026

Harimau Masuk Perangkap di Aceh Selatan dalam Kondisi Sehat

Inspirasi Kebaikan: KUA Tangan-Tangan Berbagi “SEJUTA” Wujud Nyata Kepedulian Sosial

Asa Janda Miskin di Gubuk Plastik, Uluran Tangan Dermawan hingga Perhatian Pemerintah Abdya

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com