Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Hafiz 30 Juz yang Jadi Jamaah Termuda di Kloter 11 Embarkasi Aceh

redaksi by redaksi
09/06/2024
in Nanggroe
0
Hafiz 30 Juz yang Jadi Jamaah Termuda di Kloter 11 Embarkasi Aceh

BANDA ACEH – Muhammad Ikram Rizqi menjadi jamaah haji termuda di kloter 11 Embarkasi Aceh, yang berasal dari Geuce Kayee Jato, Banda Aceh.

Pria yang sudah menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran ini mendapat panggilan ke Baitullah di usia 20 tahun.

Ikram Rizqi berkesempatan berangkat bersama sang kakak, Muhammad Naufal Syafrun, 26 tahun, dan kedua orang tuanya, Muhammad Syafrun Abdullah dan Keumala Loetfie.

“Alhamdulillah tahun ini mendapat panggilan ke Baitullah, sekaligus menemani ayah dan ibu,” ujar Ikram.
Mereka tergabung dalam kloter 11, yang seluruh jamaahnya berasal dari Banda Aceh.

Berdasarkan jadwal, jamaah kloter 11 akan bertolak dari Bandara Sultan Iskandar Muda (SIM) Blang Bintang, Aceh Besar menuju Bandara King Abdul Aziz Jeddah, pada Minggu (9/6/2024) pagi, pukul 06:00 WIB.

Saat ditemui di Asrama Haji Embarkasi Aceh, Ikram bercerita, jika dirinya mengeyam pendidikan di Maahad Daarut Tahfiz Al Ikhlas, Ajun, Aceh Besar.

Selama pendidikan di pesantren itu, Ikram dengan tekun dan fokus dalam hafalan Alquran. Tujuannya, ia bisa jadi Tahfiz 30 juz Alquran.

Di tengah pendidikannya, tepatnya pada 2017, orang tuanya mendaftarkan dirinya dan dua saudaranya sebagai calon jamaah haji.

Saat didaftarkan, ketiga bersaudara ini dihadapkan dengan kenyataan waiting list haji yang panjang. Bahkan, saat itu Ikram diperkirakan akan berhaji pada tahun 2041.

Sedangkan kedua orang tuanya sudah mendaftar pada 2011 dan sudah mendekati waktu keberangkatan.

Ikram tak ambil pusing dengan perkiraan bahwa dia bisa berhaji pada tahun 2041. Di pesantren, ia pun fokus kembali pada hafalannya.

Sehingga pada 2019 lalu, Ikram berhasil menyelesaikan hafalan 30 juz Alquran. Lalu 2020 ia mengikuti syahadah.

Selepas dari Maahad Daarut Tahfiz Al Ikhlas, ia berkelana, melanjutkan menimba ilmu hingga ke Pulau Jawa. Tujuannya Pondok Pesantren Darullughah Wadda’wah (DALWA) Bangil, di Pasuruan, Jawa Timur.

Kini, hafiz muda ini tercatat sebagai mahasiswa/santri jurusan Bahasa Arab di Dalwa.

Beberapa waktu lalu, ia mendapatkan kabar gembira, bahwa dirinya memiliki kesempatan berangkat haji lebih cepat bersama orang tuanya.

Hal itu tak lepas dari regulasi haji terbaru, yang membolehkan jamaah haji yang akan berangkat ditemani oleh pendamping, yang juga sudah mendaftar.

Sehingga, Ikram dan kakak tertua, Naufal masuk ke list jamaah tahun ini menjadi pendamping ayah dan ibunya.

“Tentu sangat bersyukur ya mendapatkan panggilan tahun ini, lebih cepat dari yang diperkirakan. Jadi saya masuk tahun ini damping ayah, abang damping ibu, sedangkan abang satu lagi belum berangkat, sedang fokus sidang skripsi,” ujarnya.

Sang ibu, Keumala Loetfie juga tampak sangat bersyukur kedua anaknya mendapatkan panggilan untuk berangkat bersama dirinya tahun ini.

“Alhamdulillah, sudah mendapat panggilan ke Baitullah,” ujar Keumala.

Ia mengaku awalnya tak tahu ada regulasi seperti itu, hingga suatu dalam bincang-bincang dengan seorang pegawai di bidang haji, ia mendapatkan informasi tersebut.

Sesampai di tanah suci, Ikram ingin berdoa di hadapan Baitullah. Pemuda yang bercita-cita jadi Da’I ini ingin memanjatkan doa agar dirinya diberikan masa depan yang baik.

Previous Post

30 Peserta Lulus Tes Tulis Panwaslih di Pidie

Next Post

Pesona Gampong Durian di Abdya

Next Post
Pesona Gampong Durian di Abdya

Pesona Gampong Durian di Abdya

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Aceh Tengah Kembali Dilanda Banjir Bandang dan Tanah Longsor

Dua Jembatan Darurat di Aceh Tengah Kembali Ambruk Akibat Banjir Bandang

02/04/2026
Imigrasi Banda Aceh Tingkatkan Sinergi Pengawasan Orang Asing

Imigrasi Banda Aceh Tingkatkan Sinergi Pengawasan Orang Asing

02/04/2026
FPTI Abdya Adakan Fun Climbing untuk Pelajar, Start Mulai 5 April 2026

FPTI Abdya Adakan Fun Climbing untuk Pelajar, Start Mulai 5 April 2026

02/04/2026
Murid Kota Subulussalam Lulus Sembilan Orang di SNBT 2026, Sebarannya Meningkat

Murid Kota Subulussalam Lulus Sembilan Orang di SNBT 2026, Sebarannya Meningkat

02/04/2026
Nakes Joget Ria Saat Operasi, Masyarakat Mulai Ragu Berobat Kerumah Sakit

Nakes Joget Ria Saat Operasi, Masyarakat Mulai Ragu Berobat Kerumah Sakit

02/04/2026

Terpopuler

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

Rotasi Jabatan: AKP Dedy Miswar Putra Terbaik Pidie, Pindah ke Polres Bireuen

27/03/2026

KNPI dan IMM Abdya Soroti Pemanggilan Wartawan oleh Polda Aceh

Kapolda Aceh Diminta Tinjau Ulang Pemanggilan Jurnalis Bithe.co, FJA Abdya Ingatkan MoU Polri dengan Dewan Pers

Cak Imin Resmi Kukuhkan Pengurus DPW PKB Aceh 2026–2031

Cak Imin Tegaskan Selalu Memperjuangkan Kepentingan Aceh di Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com