Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Cerbung

Waksiet (44)

Admin1 by Admin1
10/03/2020
in Cerbung
0

SAAT malam hari tiba, Sakdiah dan dua anaknya minta izin pamit ke Nek Minah. Wanita tua itu tak bisa menghentikan niat Sakdiah untuk pergi.

Mereka bertiga bergerak dengan menggunakan dua RBT hingga ke kawasan Panton Labu. Tujuan mereka adalah rumah salah satu famili Teungku Fiah yang berada di kawasan Pasar Panton Labu.

Daerah ini dinilai lumayan aman dari perang yang sering meletus tiba-tiba seperti daerah lainnya di lintas timur Aceh.

Yang terpenting, pemilik rumah ini adalah tentara republic, tapi memiliki kedekatan dengan para tentara nanggroe.

Menurut Sakdiah, pemilik rumah ini, Teuku Ruslan, pasti akan memberi perlindungan kepada dirinya dan dua anaknya tersebut. Faktor family, harga dirinya sebagai orang Aceh serta kedekatannya secara pribadi dengan para tentara nanggroe, pasti akan membuat sosok itu menerima mereka untuk sementara waktu di sana.

Waktu yang ditempuh dari rumah Nek Minah di pedalaman Simpang Ulim ke Panton Labu sekitar 45 menit perjalanan.

Jelang Isya, rombongan Sakdiah tiba di rumah yang dituju. Seseorang mengintip mereka dari jendela saat itu.

Pria berumur 30-an dengan cepat mendekati Sakdiah. Ia membayar RBT tanpa disuruh serta langsung memeluk Si Kecil.

“Kak Sakdiah. Kemana saja kakak selama ini. Bang Fiah beberapa kali menelponku dan menanyakan kabar soal kakak,” ujar pria tadi. Ia adalah Ruslan.

“Kita masuk dulu kak. Budi bawa masuk barang-barang mamakmu!” perintah Ruslan ke Budi. Remaja itu mengangguk. Ia lumayan akrab dengan Ruslan yang merupakan kerabat dekat ayahnya itu.

Faktor baju loreng tak menghalanginya untuk dekat satu sama lainnya.

Usai Sakdiah dan dua anaknya masuk ke dalam, Ruslan memerintah seorang lelaki muda untuk duduk di halaman depan dekat pintu. Pintu rumah sendiri, dikunci dari dalam. Lelaki muda tadi bertugas untuk memantau sesuatu yang mencurigakan di luar serta memberi aba-aba jika keadaan tak terduga terjadi.

Di dalam rumah, istri Ruslan datang untuk memeluk Sakdiah dengan erat. Keduanya kemudian menitih air mata tanpa berkata-kata.

Demikian juga dengan Ameliah, anak Ruslan, yang seumuran dengan anak Sakdiah terkecil, Ibnu Hajar. Tapi Si Kecil terlihat masih risih dengan keluarga Ruslan.

Ruslan sendiri paham dengan sikap Ibnu. Ia mengabaikan sikap Ibnu yang dari dulu antipati terhadapnya karena factor baju loreng.

“Kak, aku sudah menjadi informasi terkait keberadaan Raman di semua penjara, tapi belum berhasil. Aku merasa bersalah atas kejadian yang menimpa Raman,” ujar Ruslan. Pria itu menitihkan air mata.

Sakdiah mencoba bersikap tenang. Namun air matanya tetap tumpah setiap kali mengenang peristiwa pengambilan paksa anak tertuanya itu di rumah. Kejadian itu berlangsung di depan matanya sendiri.

“Tidak apa-apa, Lan. Mungkin ini sudah takdirnya. Kakak hanya berharap, kalau ia di penjara, kita tahu alamatnya. Kalau dia sudah meninggal, kita tahu kuburannya. Nanti saat konflik ini selesai, kami dapat berziarah ke sana,” ujar Sakdiah.

Ruslan dan istri menitihkan air mata saat mendengarkan pengakuan Sakdiah.

Ruslan dan keluarga sendiri telah melakukan berbagai upaya untuk membantu perjuangan tentara nanggroe secara diam-diam selama ini. Posisi Ruslan yang berbaju loreng memudahkannya untuk mencari informasi penting soal orang-orang yang ditangkap selama ini.

Beberapa berhasil dibebaskannya dan kemudian pergi meninggalkan Aceh dengan tujuan Malaya dan Jakarta.

Beberapa kembali ke pasukan nanggroe dan bertempur hingga ajal tiba. Namun beberapa lagi gagal dibebaskan karena lebih dahulu dieksekusi dalam perjalanan.

[Bersambung]

Tags: wasiet
Previous Post

Palu MA Batalkan Kenaikan Iuran BPJS Kesehatan

Next Post

PAKAR: Erick Thohir Harus Segera Evaluasi Jajaran Petinggi PTPN I 

Next Post
PAKAR: Erick Thohir Harus Segera Evaluasi Jajaran Petinggi PTPN I 

PAKAR: Erick Thohir Harus Segera Evaluasi Jajaran Petinggi PTPN I 

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

Mubes VI IKAKUM USK Teguhkan Peran Alumni dalam Mengawal Hukum dan Kekhususan Aceh

24/10/2026
Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

Musda KPPI Aceh Tetapkan Lima Presidium, Perempuan Bidik 30 Persen Lebih Kursi Parlemen

24/10/2026
Bupati TRK Apresiasi Pengungkapan 1,2 Ton Narkoba di Aceh

Bupati TRK Apresiasi Pengungkapan 1,2 Ton Narkoba di Aceh

24/10/2026
Dr. Irpannusir Isi Materi “Politik Kebangsaan” di Arena BAM PWPM Aceh

Dr. Irpannusir Isi Materi “Politik Kebangsaan” di Arena BAM PWPM Aceh

24/10/2026
Duel Panas Final PB 2M Cup-II Pidie Jaya, Bos Nawi hingga Lukman S Berebut Gelar

Duel Panas Final PB 2M Cup-II Pidie Jaya, Bos Nawi hingga Lukman S Berebut Gelar

24/10/2026

Terpopuler

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

Bongkar Lab Sabu di Pidie, Polisi Sita 1,2 Ton Narkotika Senilai Rp2,16 Triliun

23/10/2026

Polres Abdya Berduka, Kabag Log Kompol Basridar Pergi untuk Selamanya

Penulis Gayo Ekspresikan Optimisme Hadapi Bencana Lewat Buku Puisi Dua Bahasa

Pabrik Sabu Digerebek di Pidie, HMI Sigli: Jangan Cuma Tangkap yang di Lapangan, Bongkar Otaknya!

Ini kata Kepsek Lakukan Penebangan Pohon di SMAN 1 Simpang Ulim

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com