Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Dua Warga Aceh Timur Ditangkap Usai Larikan Rohingya dari Penampungan

redaksi by redaksi
23/01/2025
in Lintas Timur
0
Polisi Tangkap Suami Selebgram Intan Nabila Terkait Kasus KDRT

Polisi Tangkap Suami Selebgram Intan Nabila Terkait Kasus KDRT. (CNN Indonesia/Andry Novelino).

Banda Aceh – Sebanyak dua warga di Aceh Timur, Aceh ditangkap polisi karena diduga membawa kabur tiga pengungsi dari kamp penampungan sementara. Polisi masih memburu orang yang menyuruh keduanya.

Pengungkapan kasus itu bermula dari laporan warga ke Polsek Peurelak Timur terkait adanya tiga warga Rohingya masuk ke mobil penumpang L300. Mobil itu meluncur ke arah Medan, Sumatera Utara.

Polisi melakukan pengejaran dan dapat menghentikan mobil berpelat BL 1464 AN di wilayah hukum Polres Langsa, Minggu (19/1) malam. Sopir kemudian dibawa ke Polres Aceh Timur untuk dimintai keterangannya.

“Dalam pemeriksaan, sopir mengaku mendapatkan penumpang ketiga imigran ilegal etnis Rohingya dari ZA di Jalan Medan-Banda Aceh Desa Seuneubok Punti, Kecamatan Peureulak Timur,” kata Kasat Reskrim Polres Aceh Timur Iptu Adi Wahyu Nurhidayat, Kamis (23/1/2025).

Tak lama berselang, polisi menciduk perempuan berinisial ZA (44) di kecamatan tersebut. Dia mengaku beraksi dibantu remaja laki-laki berinisial AR (18). Keduanya kemudian dibawa ke Polres untuk diperiksa.

“Dari pengakuan ZA, ia mendapatkan upah Rp 150.000 dari orang yang memerintahkannya. Sedangkan AR yang membawa imigran ilegal etnis Rohingya ke rumah ZA meminta upah Rp 300.000 namun upah tersebut belum ia terima,” jelasnya.

Menurutnya, polisi masih melakukan penyelidikan terhadap beberapa pelaku yang diduga menggerakkan ZA dan AR untuk membawa keluar warga Rohingya dari kamp penampungan di Desa Sineubok Rawang, Kecamatan Peureulak Timur. Ketiga warga Rohingya itu disebut hendak dibawa ke Medan.

ZA dan AR akan dijerat dengan Pasal 328 KUHPidana dan atau Pasal 10 Jo Pasal 2 Undang-undang RI nomor 21 tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang dengan ancaman minimal tiga tahun.

Kapolres Aceh Timur AKBP Nova Suryandaru mengimbau warga untuk tidak terbujuk oleh iming-iming untuk membawa warga etnis Rohingya keluar dari kamp penampungan. Dia menyebutkan, pelibatan warga lokal untuk membawa kabur Rohingya menjalani salah satu modus operandi dilakukan para pelaku yang masih diburu.

“Semua diiming-imingi uang, mereka tidak tahu bahwa orang yang menerima uang itu jadi tersangka,” kata Nova.

“Oleh karena itu, kepada masyarakat jangan terlibat dalam penyelundupan imigran gelap Rohingya. Karena akan memiliki konsekwensi berhadapan dengan hukum. Sudah ada contoh beberapa kasus yang ditangani Polres Aceh Timur. Mari kita jaga wilayah hukum Polres Aceh Timur agar aman dan kondusif,” ujarnya.

Sumber: detik.com

Previous Post

8 Kepala Dinas di Aceh Utara Batal Dilantik Akibat Tak Ada Izin Mendagri

Next Post

Psikologi UIN Ar-Raniry Yudisium 28 Sarjana, 6 Orang Lulus 3,5 Tahun

Next Post
Psikologi UIN Ar-Raniry Yudisium 28 Sarjana, 6 Orang Lulus 3,5 Tahun

Psikologi UIN Ar-Raniry Yudisium 28 Sarjana, 6 Orang Lulus 3,5 Tahun

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

Meriahkan HUT ke-24, Abdya Gelar Kejurprov Grasstrack & Motocross IMI Aceh Seri 2025

28/04/2026
Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

Mualem dan Dubes UEA Bentuk Tim Program Investasi di Aceh

28/04/2026
Buku “Kampoeng Peunayong” Resmi Menjadi Koleksi Perpustakaan UNISSA Brunei Darussalam

Buku “Kampoeng Peunayong” Resmi Menjadi Koleksi Perpustakaan UNISSA Brunei Darussalam

28/04/2026
Media Asing Soroti Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

Media Asing Soroti Kecelakaan Kereta di Stasiun Bekasi Timur

28/04/2026
Daftar Sekutu AS yang Tolak Pangkalannya Dipakai buat Serang Iran

Daftar Sekutu AS yang Tolak Pangkalannya Dipakai buat Serang Iran

28/04/2026

Terpopuler

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

Krak, ASDP Siapkan Wacana Rute Langsung Jakarta–Aceh

25/04/2026

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Pesantren Al Zahrah Bireuen Siap Jadi Tuan Rumah LP3 se-Aceh dan Sumut

Aktivis HAM Aceh: Pemerintah Tinjau Ulang Kebijakan Yang Tidak Pro Rakyat

Dua Warga Aceh Timur Ditangkap Usai Larikan Rohingya dari Penampungan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com