Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk Dua Terpidana Pasangan Gay

redaksi by redaksi
27/02/2025
in Nanggroe
0
Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk Dua Terpidana Pasangan Gay

Terpidana pelanggaran syariat Islam menjalani hukuman cambuk di Banda Aceh, Kamis (26/2/2025). ANTARA/M Haris SA

Banda Aceh – Jaksa eksekutor Kejaksaan Negeri (Kejari) Banda Aceh mengeksekusi hukuman cambuk terhadap dua terpidana jarimah liwat atau hubungan lelaki sejenis (gay) yang perkaranya sudah memiliki kekuatan hukum tetap berdasarkan putusan Mahkamah Syariah Banda Aceh.

Pelaksanaan hukuman cambuk berlangsung di hadapan khalayak ramai di Taman Baitanussalatin Kota Banda Aceh, Kamis. Pelaksanaan hukuman cambuk mendapat pengamanan ketat petugas Satuan Polisi Pamong Praja dan Wilayatul Hisbah Kota Banda Aceh.

Adapun kedua terpidana liwat yakni Apis Irawan dihukum sebanyak 85 kali cambuk serta Delmaza Ahmad dengan hukuman 80 kali cambuk. Kedua terpidana terbukti bersalah sebagaimana diatur Pasal 63 Ayat (1) Qanun Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Terpidana Delmaza Ahmad dan Apis Irawan ditangkap warga di sebuah kamar kos di kawasan Kecamatan Syiah Kuala, Kota Banda Aceh, pada 7 November 2024. Saat ditangkap, keduanya dalam keadaan tidak berbusana.

Saat dicambuk, kedua terpidana terlihat meringis saat menerima hukuman. Berulang kali jaksa terpaksa menghentikan sejenak proses cambukan. Petugas medis juga memeriksa kondisi terpidana serta memberinya air minum. Usai menjalani hukuman, kedua terpidana dipapah meninggal lokasi eksekusi.

Selain dua terpidana liwat, jaksa eksekutor Kejari Banda Aceh juga melaksanakan hukuman cambuk terhadap dua terpidana maisir atau perjudian. Kedua terpidana yakni Banta Kemari, dihukum 10 kali cambuk dan Nasrul dieksekusi dengan hukuman sebanyak 35 kali cambuk.

Terpidana Banta Kemari terbukti bersalah sebagaimana diatur dalam Pasal 18 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat. Sedangkan terpidana Nasrul bersalah melanggar Pasal 20 Qanun Aceh Nomor 6 Tahun 2014 tentang hukum jinayat.

Terpidana Banta Kemari ditangkap di sebuah warung kopi di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, pada 28 Desember 2023, saat bermain judi daring atau online.

Sedangkan terpidana Nasrul dirangkap di sebuah warung internet di Gampong Keudah, Kecamatan Kutaraja, Kota Banda Aceh, pada 2 November 2024. Terpidana ditangkap karena bermain judi online dan memberi fasilitas perjudian kepada orang lain.

Pelaksana Harian (Plh) Kepala Seksi Intelijen Kejari Banda Aceh Teddy Lazuardi mengatakan pelaksanaan hukuman cambuk merupakan penegakan hukum dalam pelaksanaan syariat Islam di Kota Banda Aceh.

“Hukuman cambuk ini merupakan pelaksanaan putusan Mahkamah Syariah Banda Aceh yang telah inkrah. Pelaksanaan hukuman cambuk ini tidak terlepas dari sinergi Kejaksaan Negeri Banda Aceh dengan pemerintah daerah serta aparat penegak hukum,” kata Teddy Lazuardi.

Sumber: antara

Previous Post

Selama Ramadhan, Ini Program Kerja PMI Kota Banda Aceh

Next Post

Harga Daging Meugang di Banda Aceh dan Aceh Besar Capai Rp180 Ribu Perkilogram

Next Post
Pemkab Aceh Barat Tetapkan Pasar Bina Usaha Lokasi Jual Daging Meugang

Harga Daging Meugang di Banda Aceh dan Aceh Besar Capai Rp180 Ribu Perkilogram

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Salaudin: Dukungan Pemerintah Menjadi Kunci Kemajuan Seni Rupa Aceh

Salaudin: Dukungan Pemerintah Menjadi Kunci Kemajuan Seni Rupa Aceh

02/06/2026
Ohku, Sudah Hampir 6 Bulan Warga di Krueng Mane Tak Bisa Tanam Padi

Ohku, Sudah Hampir 6 Bulan Warga di Krueng Mane Tak Bisa Tanam Padi

02/06/2026
Kadinsos Aceh Ajak ASN Perkuat Pelayanan dan Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

Kadinsos Aceh Ajak ASN Perkuat Pelayanan dan Hadirkan Inovasi untuk Masyarakat

02/06/2026
Satu Hektare Lahan Pinus di Weh Pesam Bener Meriah Terbakar

Satu Hektare Lahan Pinus di Weh Pesam Bener Meriah Terbakar

02/06/2026
Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

Mualem Saksikan Langsung RDP DPR-RI Bahas Revisi UUPA

02/06/2026

Terpopuler

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

31/05/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

Kejari Banda Aceh Eksekusi Cambuk Dua Terpidana Pasangan Gay

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com