Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Ekonomi

Harga Ayam Pedaging di Sigli Meroket

redaksi by redaksi
05/03/2025
in Ekonomi
0
Harga Ayam Pedaging di Sigli Meroket

Aktivitas pedagang ayam pedqging di pasar Pante Teungoh, Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie, Aceh. Media Indonesia/ Amiruddin Abdullah Reubee

BANDA ACEH – Harga ayam pedaging (ayam potong) terjadi lonjakan tajam usai danya kenaikan harga daging kerbau yang mencapai Rp170.000 – Rp200.000 dan daging sapi Rp150.000 – Rp70.000 perkilogram.

Meroketnya harga tersebut telah mengundang keresahan warga di kawasan Provinsi Aceh. Apalagi itu terjadi saat kebutuhan warga sangat tinggi di tengah bulan Ramadan dan menjelang Idulfitri 1446 H.

Di Pusat pasar daging ayam pedaging kawasan Pante Teungoh, Kota Sigli, Ibukota Kabupaten Pidie misalnya, harga ayam pedaging yang sepekan lalu Rp19.000 perkilogram, sekarang naik menjadi Rp25.000 perkilogram.

“Sebelum Ramadan harganya Rp19.000, pas mulai hari mameugang dua hari menjelang puasa langsung naik Rp25.000 per kilogram. Hingga kini belum turun, masih selisih harga Rp5.000 per kilo,” kata Fitri, agen distributor ayam pedaging di pusat pasar Pante Teungoh, Kota Sigli, Pidie, Aceh, Selasa, 4 Maret 2025.

Fitri menjelaskan harga tinggi itu bisa jadi bertahan hingga lebaran Idulfitri. Pasalnya permintaan pasar meningkat selama bulan Ramadhan.

“Mungkin sampai lebaran masih mahal. Setelah kebutuhan stabil kembali, baru harga pun turun lagi,” jelas pedagang ayam pedaging lainnya.

Karena harga bertahan tinggi sejak sepekan terakhir, sangat meresahkan para pemilik warung dan penjual ayam goreng pinggir jalan. Pasalnya modal usaha mereka semakin tinggi, sedangkan harga bahan kebutuhan pokok terus bertambah.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Satres Narkoba Polres Abdya Amankan Seorang Pemuda Miliki Narkoba

Next Post

Warga dan Aparatur Desa Robohkan Kafe Diduga Tempat Mesum

Next Post
Warga dan Aparatur Desa Robohkan Kafe Diduga Tempat Mesum

Warga dan Aparatur Desa Robohkan Kafe Diduga Tempat Mesum

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

Penjualan Kue di Lampisang Naik 20 Persen Saat Lebaran

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Rusia Pantau Situasi Terbaru Iran, Sebut Ada Pernyataan Kontradiktif

24/03/2026
Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

Negosiasi Trump dengan Iran Tak Melibatkan Mojtaba Khamenei

24/03/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

Kakanwil Kemenag Aceh Tekankan Konsistensi Nilai Ramadan Pasca-Idulfitri

23/03/2026
Idul Fitri di Lokasi Bencana, Bupati Tamiang: Terimakasih Pak Presiden

Mendagri Ungkap 5 Desa di Aceh dan Sumut Hilang Total Tersapu Banjir

23/03/2026

Terpopuler

Harga Ayam Pedaging di Sigli Meroket

Harga Ayam Pedaging di Sigli Meroket

05/03/2025

Saat ‘Bupati Panton’ Lupa Luas Aceh Utara

Pernyataan Prabowo Soal Pemulihan 100 Persen Bikin Korban Banjir Aceh Geram

Arus Balik di Tol Padang Tiji-Banda Aceh Alami Lonjakan Drastis

Teknologi Canggih Iran Sukses Lumpuhkan Jet Siluman Amerika Serikat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com