Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Misteri Kantong Kresek Hitam Diplomat Kemlu yang Dibuang Sebelum Tewas

redaksi by redaksi
23/07/2025
in Nasional
0
Pejabat Palestina Ketemu Dubes AS untuk Israel, Bahas Situasi Gaza

CCTV merekam aktivitas diplomat Arya Daru membuang kresek hitam sebelum dia ditemukan tewas di kosannya. Foto: CNN

Jakarta – Komisioner Kompolnas Choirul Anam mengungkapkan polisi sudah membongkar misteri isi kantong kresek berwarna hitam yang sempat dibawa dan diduga dibuang diplomat Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) malam sebelum tewas dengan wajah dilakban.
Hal itu disampaikan Anam usai bertemu dengan penyidik Ditreskrimum Polda Metro Jaya, Selasa (22/7).

“Yang juga jadi pertanyaan isinya apa, tadi kami ditunjukkan isinya apa saja, bagaimana mereka proses membukanya, bagaimana prosedur memperlakukan, karena itu bagian dari barang, barang bukti, prosedurnya juga ditunjukkan,” kata Anam.

Dalam rekaman video CCTV, terlihat ADP masuk ke kamar kos pukul 23.23 WIB, Senin (7/7). Pada pukul 23.24 WIB, ADP terlihat keluar dari kamar kos dan membawa kantong hitam.

ADP kemudian kembali tanpa membawa kresek hitam itu. Ia terlihat masuk kembali ke kamar kos pada pukul 23.25 WIB.

Tak hanya itu, kata Anam, kepolisian juga telah menjelaskan soal barang bukti lakban berwarna kuning yang menutupi atau melilit kepala korban.

“Posisi lakbannya kayak apa, terus alat-alat yang lain atau barang-barang yang lain yang terkait peristiwa itu jauh lebih lengkap,” ujarnya.

Anam menyebut kepolisian hanya tinggal menunggu hasil autopsi untuk mengungkap kasus kematian. Kepolisian juga telah menjabarkan soal proses penyelidikan yang telah dilakukan hingga saat ini. Termasuk, barang bukti yang telah disita pihak berwajib.

“Kami lacak misalnya soal CCTV di kamar kos, karena yang tersebar di publik cuman sepotong-sepotong aktivitas ini aktivitas itu, kami cek apakah hanya itu, ternyata tidak, ternyata cukup lengkap bahkan CCTV itu ditarik beberapa hari oleh Polda Metro,” kata Anam.

Terkait bukti CCTV itu, kata Anam, juga turut memperlihatkan bagaimana aktivitas korban satu hari setelah ditemukan meninggal dunia.

“Akivitas almarhum ini, pas hari H pagi-pagi, tanggal 7 mulai berangkat kerja sampai masuk ke kos kembali, kami dijelaskan detail dengan bukti digital yang sangat rapi dan detail, di titik ini ceritanya apa, di titik ini ditemukannya apa, itu kami dikasih akses sangat baik,” ujarnya.

Disampaikan Anam, dalam proses penyelidikan ini, kepolisian tak hanya melakukan pemeriksaan di indekos dan kamar korban. Tetapi, juga di beberapa lokasi lainnya.

“Spektrum tempat yang dilacak tidak hanya satu TKP, tempat kos-kosan, tapi ada beberapa tempat dan kami mendapatkan penjelasan yang utuh. Utuh itu artinya tempatnya jelas, jejak digitalnya juga jelas, kesaksian orang juga jelas,” ucap dia.

Anam Atas dasar itu, Anam menyebut pengungkapan kasus kematian diplomat Kemlu tersebut hanya tinggal menunggu hasil autopsi forensik.

“Tinggal ini autopsi kita lihat, sebenarnya ada visum, ada autopsi standar yang biasa kita lihat. Nah ini autopsi yang sebenarnya mau dilacak, autopsi memiliki kebutuhan spesifik dan itu yang kita masih tunggu. Kalau kita berharap, kalau bisa besok, ya besok, tapi kan enggak bisa, semoga minggu ini,” tutur dia.

Diplomat muda ahli Kementerian Luar Negeri Indonesia, Arya Daru Pangayunan alias ADP (39) ditemukan tewas dengan kondisi wajah terlilit isolasi atau lakban di sebuah kos di Jalan Gondangdia Kecil, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa (8/7) sekitar pukul 08.30 WIB.

Dari hasil pemeriksaan sementara, polisi tidak menemukan ada tanda-tanda kekerasan pada jasad korban. Selain itu, polisi juga menyebut, barang milik korban juga tidak ada yang hilang.

Polisi juga belum menemukan indikasi pembunuhan dalam kasus ini. Berdasarkan keterangan istri, korban diketahui memiliki riwayat penyakit gerd dan kolestrol. Namun, untuk kepastian terkait penyebab kematian korban, masih menunggu hasil autopsi. Termasuk, hasil pemeriksaan histopatologi dan toksiologi.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Korban Tewas Jet Tempur Bangladesh Bertambah, Jadi 31 Orang

Next Post

Pegadaian Syariah Meulaboh bersama Bank Sampah Dolah Recycle Memilah Sampah Menjadi Emas

Next Post
Pegadaian Syariah Meulaboh bersama Bank Sampah Dolah Recycle Memilah Sampah Menjadi Emas

Pegadaian Syariah Meulaboh bersama Bank Sampah Dolah Recycle Memilah Sampah Menjadi Emas

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

PGRI Aceh Besar Siap Bersinergi Dukung Kemajuan Mutu Pendidikan

04/04/2026
Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

Ketua TP-PKK Aceh Besar Tekankan Pentingnya Gizi Seimbang Sejak Dini

04/04/2026
RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

RSUD Daru Beru Aceh Tengah Nonaktifkan Perawat Berjoget di Ruang Operasi

04/04/2026
Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

Sumsel United Akui Persiraja Banda Aceh Jago Kandang

04/04/2026
Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

Akses ke Desa Terisolir di Aceh Tengah Bisa Dilalui dengan Kendaraan Roda Dua

04/04/2026

Terpopuler

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

Hapus JKA = Bunuh Hak Rakyat, Fadhlullah TM Daud: Pemerintah Aceh Jangan Main Api

02/04/2026

Papan Bunga Pelantikan Imum Syik Seret Nama Kapolda Aceh dan Pangdam IM

Kerap Bertindak Ala Premanisme, Sekjend PAN Pijay Minta Wabup Periksa Kesehatan Mental

140 Siswa Madrasah di Aceh Besar Lulus SNBP, MAS RIAB Paling Banyak

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com