Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Aceh Butuh 25 Ribu Alat Rapid Test Corona, Pusat Bantu 2.400

Admin1 by Admin1
10/04/2020
in Nanggroe
0
Aceh Butuh 25 Ribu Alat Rapid Test Corona, Pusat Bantu 2.400

Ilustrasi. Petugas kesehatan mengambil sampel darah warga saat Rapid Test COVID-19 di Taman Balai Kota Bandung, Jawa Barat, Sabtu (4/4/2020). (ANTARA FOTO/NOVRIAN ARBI)

Banda Aceh- Pemerintah Aceh mengupayakan pengadaan alat rapid test sebanyak 25 ribu unit untuk melakukan pemetaan penyebaran virus corona (Covid-19) di tengah masyarakat. Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah mengatakan sejauh ini alat rapid test bantuan dari pemerintah pusat hanya 2.400 unit.

Alat tes itu diperuntukkan bagi tenaga medis dan pasien yang terindikasi terpapar virus corona. Pihak Pemprov Aceh pun mengupayakan alat tes tersebut ke pemerintah pusat maupun para produsen.

“Kita berusaha sampai 25 ribu sampai 30 ribu alat rapid test. Begitu ada dapat alatnya. Langsung kita sebarkan ke seluruh Aceh,” ujar Nova, Kamis (9/4).

Hanya saja, kata Nova, alat rapid test itu tidak bisa dijadikan patokan untuk menyatakan pasien tersebut positif atau negatif corona. Sebab, harus dilakukan uji swab, untuk menentukan hasilnya.

Namun pada intinya, kata dia, alat rapid test itu hanya dipergunakan untuk pemetaan penyebaran virus corona di Aceh. “Hasil rapid test untuk pemetaan. Jadi dia hasilnya tidak final, kita tes lagi dengan test swab,” ujarnya.

Sejauh ini, di Aceh sudah ada dua laboratorium PCR untuk bisa pemeriksaan test swab. Namun, kendalanya pada cairan kimia untuk tes virus (Reagen) belum ada. Karena itu, dua laboratorium itu belum berfungsi.

Nova mengaetakan reagen itu harus di pesan ke Jerman atau distributornya di Jakarta. Namun, tetap harus menunggu untuk mendapatkannya. Pihaknya juga sudah melakukan jalur lain untuk bisa mendapatkan reagen tersebut, termasuk ke perusahaan di luar tata niaga pemerintah pusat.

“Reagen, sangat terbatas. Semua cara sudah kita usahakan untuk mendapatkan itu. Jika ada di luar jalur tata niaga pemerintah, ya akan kita lakukan sepanjang harganya wajar dan masuk ke dalam skema harga pemerintah,” sebut Nova.

Sejauh ini, pasien positif corona di Aceh tinggal satu orang dari lima yang dinyatakan positif. Tiga di antaranya sembuh dan satu pasien meninggal dunia.

Namun, warga yang berstatus Orang Dalam Pemantauan (ODP) terus meningkat, seiring banyaknya warga Aceh yang pulang kampung dari daerah yang terjangkit corona maupun luar negeri.

Sumber: CNNIndonesia

Tags: acehAKU Aceh Tengah
Previous Post

Covid-19 Aceh: Puskesmas Harusnya Jadi Ujung Tombak Penanganan

Next Post

46 TKI dari Malaysia Pulang ke Aceh

Next Post

46 TKI dari Malaysia Pulang ke Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPRK Pidie Terima Laporan Pertanggungjawaban untuk APBK 2026

DPRK Pidie Terima Laporan Pertanggungjawaban untuk APBK 2026

24/07/2026
75 Penyuluh Agama Islam Aceh Ikuti Ukom Kenaikan Jenjang Jabatan

75 Penyuluh Agama Islam Aceh Ikuti Ukom Kenaikan Jenjang Jabatan

24/07/2026
Kejari Banda Aceh Eksekusi Rp2,56 Miliar dari Perkara Tipikor Wastafel

Kejari Banda Aceh Eksekusi Rp2,56 Miliar dari Perkara Tipikor Wastafel

24/07/2026
Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah

Pemkab Aceh Besar Dukung Penguatan Literasi Keuangan Syariah

24/07/2026
BPBD Aceh Besar Edukasi 1.559 Pelajar Lewat MPLS

BPBD Aceh Besar Edukasi 1.559 Pelajar Lewat MPLS

24/07/2026

Terpopuler

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

Nyan, BPH Migas Temukan Dugaan Penyalahgunaan BBM Subsidi di Aceh

22/07/2026

Ratusan Personel dan Alat Berat Dikerahkan untuk Tata Ruang Kota Banda Aceh

Aceh Butuh 25 Ribu Alat Rapid Test Corona, Pusat Bantu 2.400

Bupati Pidie Jaya dan Sejumlah SKPD Dilaporkan ke KPK, Ada Apa?

Ramlan, Pemilik Toko Emas Baru Serahkan Zakat Tijarah ke Baitul Mal Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com