Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Pascabencana, 5 Desa di Aceh Belum Bisa Dialiri Listrik

redaksi by redaksi
11/01/2026
in Nanggroe
0
Kerusakan Tersebar, Pemulihan Listrik Aceh Dilakukan Bertahap

Ilustrasi, pemulihan kelistrikan di Aceh oleh PLN. Foto: dok PLN.

BANDA ACEH – Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian yang merupakan Ketua Satgas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana melaporkan sebanyak lima desa di Aceh belum bisa dialiri listrik. Laporan tersebut disampaikan Tito dalam Rapat Koordinasi Satgas Penanggulangan Pascabencana DPR dengan pemerintah di Aceh, Sabtu, 10 Januari 2025.

Tito menjelaskan, secara umum jaringan listrik di Aceh sebetulnya sudah tersedia. Namun jaringan itu tidak bisa dialirkan hingga ke sejumlah kecamatan dan desa terpencil lantaran tiang-tiang listrik di wilayah tersebut roboh.

“Secara umum jaringan utama on. Tapi jaringan menuju kecamatan terutama desa terpencil roboh. Kan itu tiang-tiang setiap 500 meter roboh. Nah itu yang belum hidup,” kata Tito dipantau melalui rekaman siaran langsung di kanal YouTube DPR.

Untuk sementara, Tito menyebut kebutuhan listrik di sejumlah wilayah terdampak tersebut bisa dibantu menggunakan genset milik Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Tentara Nasional Indonesia, dan Kepolisian. Namun dari sejumlah wilayah itu, terdapat lima desa yang sama sekali belum bisa mendapatkan pasokan listrik.

“Caranya memang genset dari pemerintah BNPB dan TNI. Tapi ada 5 desa yang belum sama sekali hidup. Saya lupa datanya,” ujar Mantan Kepala Kepolisian itu.

Di sisi lain, Tito mengklaim kondisi kelistrikan di provinsi lain terdampak bencana, seperti Sumatera Barat dan Sumatera Utara, telah kembali normal.

Dalam rapat yang digelar bersama DPR tersebut, Tito juga menyampaikan saat ini satgas pemerintah telah menyiapkan berbagai program bantuan untuk wilayah terdampak bencana di Sumatera. Salah satu prioritasnya adalah pengurangan pengungsi. “Menurut kami ini penting, simbol dari percepatan pemulihan,” ucap Tito dalam rapat.

Tito menuturkan pemerintah juga akan menerjunkan personel tambahan untuk membersihkan lumpur banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat. Tambahan tenaga untuk penanganan banjir Sumatera itu di antaranya berasal dari Polri dan TNI.

Tito meminta setidaknya tambahan 5 ribu polisi dan 10 ribu tentara. “Nanti (diterjunkan ke) daerah mana kita lihat petanya,” kata dia.

Personel tambahan akan membersihkan lumpur di sungai dan daratan. Lumpur pascabencana banjir hingga saat ini masih menimbun sejumlah jalanan, rumah, toko, sawah, hingga sungai. Tito berharap kepolisian bisa segera mengirimkan tenaga tambahan ke Sumatera sebelum mereka disibukkan dengan pengamanan periode Ramadan bulan depan.

Sumber: tempo

Previous Post

Pembangunan Hunian Tetap di Aceh Dimulai Februari

Next Post

FTK UIN Ar-Raniry Lepas Relawan KPM Tematik Kebencanaan ke Bireuen

Next Post
FTK UIN Ar-Raniry Lepas Relawan KPM Tematik Kebencanaan ke Bireuen

FTK UIN Ar-Raniry Lepas Relawan KPM Tematik Kebencanaan ke Bireuen

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

Teuku Riefky Harsya Bantu Beasiswa PIP Bagi 2300 Penerima di Pidie Jaya

12/06/2026
‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

‎YARA Bekali Aparatur Gampong Julok dengan Pemahaman Hukum dan Peradilan Adat ‎ ‎

12/06/2026
Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh,  T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

Soal Izin Tambang di Beutong Ateuh, T. Sultan Iskandar Muda: Jangan Khianati Suara Masyarakat

12/06/2026
Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

12/06/2026
Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

Kapal Aceh Hebat Meledak, 14 Orang Alami Luka Bakar

12/06/2026

Terpopuler

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

12/06/2026

Pascabencana, 5 Desa di Aceh Belum Bisa Dialiri Listrik

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Ohku, Wabup Pidie Jaya Absen di Paripurna HUT ke-19, Ada Apa Dibalik Ketidakhadirannya?

Urwatil Wusqa: Mahasiswi Berprestasi UIN Ar-Raniry dengan IPK 3,94 dan Lulus 3,5 Tahun

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com