Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Simulasi Teknologi Fermentasi dan Irigasi Tetes USK Bantu Pemulihan Pascabanjir di Bireuen

redaksi by redaksi
18/02/2026
in Lintas Timur
0
Simulasi Teknologi Fermentasi dan Irigasi Tetes USK Bantu Pemulihan Pascabanjir di Bireuen

BIREUEN – Tim Universitas Syiah Kuala (USK) melaksanakan simulasi penggunaan teknologi tepat guna melalui Program PKM Mahasiswa Berdampak untuk pemberdayaan masyarakat dalam pemulihan dampak bencana di Sumatera tahun 2026.

Kegiatan ini berlangsung di Gampong Teupin Raya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng, Kabupaten Bireuen.
Program tersebut dipimpin Dr. drh. Masda Admi, M.Si bersama tim dosen dan mahasiswa, dengan fokus pada penerapan teknologi fermentasi pakan ternak serta irigasi tetes guna mendukung pemulihan sektor pertanian dan peternakan masyarakat pascabanjir.

Dalam kegiatan itu, tim menyerahkan sejumlah peralatan teknologi tepat guna, seperti mesin pencacah rumput (chopper) dan alat penetasan telur, kepada masyarakat.

Bantuan ini bertujuan membantu warga kembali bangkit melalui pendekatan terintegrasi sektor pertanian dan peternakan dengan memanfaatkan potensi lokal.

Selain penyerahan alat, tim pengabdian juga menyediakan bibit rumput pakan ternak yang ditanam mahasiswa di lahan kelompok ternak masyarakat sebagai bahan baku fermentasi pakan. Dari sektor pertanian, mahasiswa melakukan demonstrasi pembuatan sistem irigasi tetes untuk tanaman pala wilaja sebagai upaya menjaga ketahanan pangan.

Pelaksanaan program dipusatkan di Gampong Teupin Raya karena wilayah tersebut berbatasan langsung dengan Sungai Peusangan, sehingga memiliki potensi sumber daya alam sekaligus kerawanan tinggi terhadap banjir. Sebelum bencana, mayoritas warga menggantungkan hidup dari pertanian sawah, kebun, serta peternakan sapi, kambing, dan ayam pekarangan.

Kegiatan PKM Mahasiswa Berdampak ini berlangsung sejak 3 Februari hingga 22 Februari 2026, melibatkan dua kelompok usaha masyarakat yakni Kelompok Peternak Sejati dan Kelompok Petani Tangguh sebagai mitra. Tim dosen yang terlibat terdiri atas Dr. drh. Masda Admi, M.Si sebagai ketua, bersama anggota Dr. Hendri Syah, S.Tp., M.Si; Ir. Said Mirza Pratama, S.Pt., M.Si., IPM; serta drh. Azhari, M.Si yang memiliki kepakaran di bidang mikrobiologi, teknologi pertanian, nutrisi dan teknologi pakan ternak, serta kesehatan masyarakat veteriner.

Keuchik Teupin Raya, Syahrul Fuadi, S.Kom, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai program ini memberi dampak positif bagi masyarakat, terutama dalam penerapan fermentasi pakan ternak dan pembangunan irigasi tetes.

“Program ini menjadi solusi dalam memenuhi kebutuhan pakan ternak masyarakat. Inovasi irigasi tetes juga memberi wawasan baru dalam memanfaatkan lahan bekas banjir yang tertimbun pasir,” ujarnya, Rabu 18 Februari 2026.

Ia berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut agar masyarakat semakin siap menghadapi tantangan krisis di masa mendatang serta mampu memanfaatkan teknologi sederhana untuk meningkatkan ketahanan pangan dan ekonomi rumah tangga.

Previous Post

Mendagri Ungkap Bantuan Bencana Diaspora Aceh Masih Tertahan Izin Bea Cukai

Next Post

Kejati Aceh Didesak Bersihkan Korupsi di Aceh

Next Post
Kejati Aceh Didesak Bersihkan Korupsi di Aceh

Kejati Aceh Didesak Bersihkan Korupsi di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

31/10/2026
STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

31/10/2026
Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026
Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

31/10/2026
Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com