Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Tengah

Ohku, Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Melebar

redaksi by redaksi
24/02/2026
in Lintas Tengah
0
Penanganan Lubang Raksasa di Aceh Tengah Jadi Prioritas Nasional

Lubang raksasa di wilayah Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Aceh. Foto: Metrotvnews.com/Fajri Fatmawati

TAKENGON – Fenomena alam berupa lubang raksasa yang terjadi di Desa Pondok Balik, Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, terus menunjukkan aktivitas pergerakan tanah yang mengkhawatirkan. Hingga saat ini, luasan lubang akibat longsoran tersebut telah melebihi 5 hektare dan mulai mengancam kawasan pemukiman warga.

Berdasarkan laporan di lapangan, lubang tersebut memiliki kedalaman berkisar antara 80 hingga 100 meter. Pergerakan tanah dilaporkan terus terjadi setiap hari dengan jarak perluasan mencapai 5 hingga 7 meter, terutama saat wilayah tersebut diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga tinggi.

Meluasnya lubang raksasa ini telah melumpuhkan akses transportasi dan ekonomi warga setempat. Jalan alternatif yang sebelumnya dibuka oleh pemerintah untuk menghubungkan Kecamatan Ketol kembali amblas dan tidak dapat dilalui. Sebagai langkah darurat, pemerintah setempat kini mengalihkan jalur transportasi melewati Desa Blang Paku.

Selain merusak akses jalan, sektor kelistrikan pun turut terdampak. Pihak PLN terpaksa harus memindahkan kembali salah satu tower Saluran Udara Tegangan Tinggi (SUTT) di sekitar lokasi terdampak agar distribusi listrik ke Kabupaten Aceh Tengah dan Bener Meriah tidak terganggu.

Fenomena ini membuat penduduk yang tinggal di sekitar lokasi merasa was-was. Sugiarno, salah seorang warga mengungkapkan bahwa jarak antara bibir lubang dengan pemukiman kini hanya tersisa sekitar 100 meter.

Sugiarno mengaku khawatir jika penanganan tidak segera dilakukan, rumah-rumah mereka akan ikut terperosok ke dalam lubang sedalam puluhan meter tersebut.

“Sangat was-was dan terancam, rumah kita ada di atas. Kami berharap pemerintah cepat menangani ini,” ujar Sugiarno.

Hingga saat ini, belum ada tindakan perbaikan permanen yang dilakukan oleh Kementerian Pekerjaan Umum maupun pihak ketiga dari Hutama Karya di lokasi tersebut. Hal ini dikarenakan otoritas terkait masih menunggu hasil analisa mendalam dari tim ahli geologi Universitas Syiah Kuala.

Tim ahli dilaporkan telah melakukan penelitian menggunakan metode geolistrik di empat titik koordinat untuk memetakan kondisi bawah tanah. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada kesimpulan akhir mengenai langkah penanganan teknis yang paling tepat untuk menghentikan laju longsoran aktif tersebut.

Sumber: metrotvnews.com

Previous Post

Satpol PP dan WH Sita Ayam Goreng dan Alat Penanak Nasi

Next Post

Pengungsi di Aceh Jalani Ramadan di Tengah Keterbatasan

Next Post
18.366 Kelompok Rentan Terdampak Banjir di Aceh Utara

Pengungsi di Aceh Jalani Ramadan di Tengah Keterbatasan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

Persiapan Semiloka, WALHI Aceh Audiensi dengan Wali Nanggroe

18/04/2026
Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

Edarkan Tramadol, Warga Aceh Utara Ditangkap Polisi Pekalongan

18/04/2026
Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

Cuaca Ekstrem Ancam Aceh Barat, BPBD Siagakan Puluhan Personel

18/04/2026
Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

Guru SMAN 1 PBB Membuat Kretivitas QR, Ketua PC PGRI PBB Berikan Apresiasi

18/04/2026
PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

PC IPNU Aceh Besar Minta Polres Tindak Tegas Pelaku Tambang Ilegal

18/04/2026

Terpopuler

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

Pesantren Al Zahrah Akan Gelar Khataman Santri Akhir, Sejumlah Petinggi Daerah Dipastikan Hadir

18/04/2026

Ohku, Lubang Raksasa di Aceh Tengah Kian Melebar

Resmi, Ini Harga Baru BBM Non Subsidi di Aceh Sejak 18 April 2026

Satreskrim Polres Bireuen Gencarkan Sosialisasi Karhutla, Pasang Spanduk di Sejumlah Titik

Pesona Bawah Laut Karang Cina Putri Abdya: Surga Tersembunyi yang Siap Dongkrak Wisata Bahari Aceh Barat Daya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com