Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional Teknologi

Cerita Kegilaan Pasukan Khusus China yang Misterius

redaksi by redaksi
06/06/2026
in Teknologi
0
Cerita Kegilaan Pasukan Khusus China yang Misterius

Unit pasukan khusus militer China (PLA) yang misterius kerap melakukan latihan-latihan 'gila' untuk mempertajam kemampuan dan memperkuat ketahanan negara itu. (Foto: AFP/BRENDAN SMIALOWSKI)

Jakarta – Unit pasukan khusus militer China (PLA) yang misterius kerap melakukan latihan-latihan ‘gila’ untuk mempertajam kemampuan dan memperkuat ketahanan negara itu.

Media televisi China, CCTV, melaporkan sejumlah peralatan dan taktik yang digunakan pasukan khusus China dalam latihan penyelamatan sandera malam hari di malam hari.

CCTV memperkenalkan jenis helm yang dilengkapi dengan kacamata penglihatan malam dan indikator IFF (identifikasi, kawan atau musuh), serta beberapa jenis perlengkapan senapan termasuk penunjuk laser dan bidikan titik merah (infra red).

Dalam rekaman mereka, pasukan khusus mendekati area yang ditentukan menggunakan kendaraan tanpa lampu dan meluncurkan drone yang dilengkapi kemampuan penglihatan malam.

Pertama-tama, unit pasukan khusus menetralisir penjaga musuh menggunakan senapan sniper dari jarak jauh, dan secara bersamaan memutus pasokan listrik tempat persembunyian teroris. Ini memungkinkan unit pasukan khusus menerobos masuk ke bangunan dan mengamankan sandera.

Setelah berhasil menyelamatkan sandera, tujuan misi selanjutnya adalah evakuasi ke tempat aman. Dalam perjalanan evakuasi, drone mendeteksi pos terdepan teroris, yang menyebabkan perlunya melancarkan serangan.

Unit pasukan khusus menggunakan panah untuk mendekati dan melenyapkan penjaga di sekitar pos terdepan secara diam-diam. Panah tak menghasilkan suara atau kilatan tambahan, sehingga sangat cocok untuk operasi penyerangan malam hari.

Di saat yang sama, tiga drone dengan cepat mendekati pos terdepan teroris dan menjatuhkan bom yang menyelimuti seluruh area, dengan unit pasukan khusus melancarkan serangan dan melenyapkan semua target.

Ahli urusan militer China, Zhang Junshe, mengatakan kegiatan tersebut merupakan latihan rutin.

“Program ini menunjukkan bahwa PLA memiliki kemampuan dalam menyusup ke kamp teroris, menetralisir teroris, dan mengamankan personel kunci, dengan keterampilan yang diasah untuk memenuhi kebutuhan operasi di masa depan,” kata dia dalam laporan Global Times.

Lebih lanjut, Zhang mengatakan latihan tersebut sangat khas dengan kecepatan, kerahasiaan, dan ketepatannya.

Dia juga mencatat bahwa berbagai layanan dan cabang PLA, termasuk Angkatan Darat, Angkatan Laut, dan Angkatan Udara, punya unit pasukan khusus yang secara rutin melakukan pelatihan serupa.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

Dana Terkumpul Rp150 Juta Syahrial Ambil Peran Bangun Jalan Enang-Enang Secara Swadaya

Next Post

Kodam Siliwangi Turun ke Kasus Brimob Dibacok Mata Elang di Banten

Next Post
Kodam Siliwangi Turun ke Kasus Brimob Dibacok Mata Elang di Banten

Kodam Siliwangi Turun ke Kasus Brimob Dibacok Mata Elang di Banten

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung

DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung

06/06/2026
Pemkab Aceh Timur Tandatangani Nota Kesepakatan dengan BNN Aceh

Pemkab Aceh Timur Tandatangani Nota Kesepakatan dengan BNN Aceh

06/06/2026
Penolakan Pergub JKA Kian Gencar, Mualem Berangkat Haji ke Tanah Suci

Ulama Minta Mualem Perhatikan Kerusakan Alam Akibat Tambang di Aceh

06/06/2026
Ohku, 58 Unit Huntara di Aceh Utara Rusak Diterjang Badai

Huntara Rusak Diterjang Angin Kencang di Aceh Utara Bertambah 8 Unit

06/06/2026
7 Bulan Pascabanjir, Warga Sarah Mane Masih Krisis Air: Negara Hadir atau Membiarkan Warga Bertayamum?

7 Bulan Pascabanjir, Warga Sarah Mane Masih Krisis Air: Negara Hadir atau Membiarkan Warga Bertayamum?

06/06/2026

Terpopuler

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

04/06/2026

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Setelah “Poh Bandet”, Bang Gaes Rilis Lagu “Gas Beracun”, Suarakan Pencemaran Udara

Cerita Kegilaan Pasukan Khusus China yang Misterius

‎Wagub Aceh Fadhlullah S.E Janji Kawal Kompensasi Korban Pelanggaran HAM Berat ke Pusat

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com