Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

redaksi by redaksi
09/06/2026
in Lintas Timur
0
Pemkab Pidie Serius Benahi Tata Kelola Pajak

SIGLI – Pemerintah Kabupaten Pidie mulai mengambil langkah lebih serius dalam membenahi tata kelola pajak daerah melalui penerapan SIGAP Pidie, aplikasi digital yang dirancang untuk mempermudah pendaftaran, pelaporan, dan pembayaran pajak daerah.

Langkah tersebut bukan sekadar inovasi pelayanan publik, melainkan bagian dari upaya memperkuat Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang selama ini dinilai belum tergarap maksimal.

Hal itu dikatakan Sekretaris Daerah Kabupaten Pidie, Drs. Samsul Azhar, kepada Atjehwatch.com Selasa 9 Juni

Dikatakannya, pemerintah daerah mengundang para camat, Pejabat Pembuat Akta Tanah (PPAT), serta pelaku usaha restoran, kafe, rumah makan, warung kopi, dan penyedia jasa penginapan untuk mengikuti sosialisasi implementasi SIGAP Pidie pada 9 Juni 2026 di Oproom Setdakab Pidie.

Pelaksanaan sosialisasi tersebut menunjukkan bahwa Pemkab Pidie tengah berupaya menjawab persoalan klasik yang selama bertahun-tahun membayangi pengelolaan pajak daerah, yakni rendahnya tingkat kepatuhan wajib pajak, keterbatasan data, serta potensi kebocoran penerimaan akibat sistem administrasi yang belum sepenuhnya terdigitalisasi.

Di tengah meningkatnya kebutuhan anggaran pembangunan dan keterbatasan transfer dana dari pemerintah pusat, kemampuan daerah menggali sumber-sumber PAD menjadi faktor penentu keberlanjutan pembangunan.

Karena itu, sektor pajak daerah kini menjadi salah satu fokus utama pemerintah. Pajak Daerah Masih Menyimpan Potensi Besar kabupaten Pidie memiliki aktivitas ekonomi yang terus tumbuh, terutama pada sektor kuliner, jasa penginapan, dan transaksi pertanahan.

Namun potensi tersebut belum sepenuhnya berkontribusi optimal terhadap kas daerah. Keberadaan ratusan usaha kuliner, warung kopi, restoran, hingga penginapan yang tersebar di berbagai kecamatan sebenarnya menjadi sumber penerimaan yang signifikan apabila seluruh transaksi dan kewajiban perpajakan dapat tercatat dengan baik.

Hal yang sama juga berlaku pada sektor pertanahan yang melibatkan PPAT dan PPATS dalam berbagai transaksi jual beli maupun peralihan hak atas tanah. Data yang terintegrasi akan memudahkan pemerintah melakukan pemetaan potensi pajak secara lebih akurat dan real time.

Melalui SIGAP Pidie, pemerintah berupaya membangun sistem yang mampu menghubungkan data wajib pajak, transaksi, serta pembayaran dalam satu platform digital sehingga pengawasan menjadi lebih efektif.

Digitalisasi untuk Menutup Ruang Kebocoran Implementasi SIGAP Pidie tidak hanya bertujuan memberikan kemudahan layanan kepada masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen pengawasan yang lebih kuat bagi pemerintah daerah.

Dalam banyak kasus, kebocoran penerimaan daerah sering terjadi karena lemahnya basis data dan minimnya integrasi informasi antarinstansi. Akibatnya, potensi pajak yang seharusnya masuk ke kas daerah tidak dapat terdeteksi secara optimal.

Digitalisasi menjadi jawaban atas persoalan tersebut. Dengan sistem berbasis aplikasi, proses administrasi akan lebih transparan, jejak transaksi lebih mudah ditelusuri, dan potensi manipulasi data dapat diminimalkan.

Karena itu, Pemkab Pidie secara khusus meminta para camat dan PPAT menghadirkan tenaga administrasi lengkap dengan perangkat laptop atau smartphone, email aktif, serta dokumen pendukung untuk registrasi akun SIGAP Pidie.

Langkah tersebut mengindikasikan bahwa pemerintah tidak ingin sosialisasi berhenti pada tataran seremonial, melainkan langsung memasuki tahap implementasi.
Ujian Keseriusan Reformasi Fiskal Daerah Peluncuran SIGAP Pidie juga dapat dibaca sebagai ujian bagi keseriusan reformasi fiskal di Kabupaten Pidie.

Keberhasilan program ini tidak hanya bergantung pada kecanggihan teknologi, tetapi juga pada komitmen pemerintah dalam melakukan pengawasan dan penegakan kepatuhan pajak.

Tanpa pengawasan yang konsisten, digitalisasi berisiko hanya menjadi alat administrasi baru tanpa mampu meningkatkan penerimaan daerah secara signifikan.

Sebaliknya, jika diiringi pembaruan data, edukasi wajib pajak, dan penguatan pengawasan, SIGAP Pidie berpotensi menjadi fondasi penting dalam membangun sistem perpajakan daerah yang modern dan berkelanjutan.

Di tengah tuntutan pembangunan infrastruktur, pelayanan publik, dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, kemampuan daerah mengoptimalkan PAD bukan lagi pilihan, melainkan kebutuhan.

Karena itu, implementasi SIGAP Pidie menjadi momentum penting bagi Pemkab Pidie untuk membuktikan bahwa transformasi digital dapat diterjemahkan menjadi peningkatan pendapatan daerah yang nyata dan berdampak langsung bagi masyarakat.[Mul]

Previous Post

Kepemimpinan Prof. Ishak Hasan dalam Membangun UTU Dibukukan

Next Post

Trump Tuduh Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS Patroli di Hormuz

Next Post
Trump Tuduh Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS Patroli di Hormuz

Trump Tuduh Iran Tembak Jatuh Helikopter Apache AS Patroli di Hormuz

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Senator Azhari Cage Pulangkan Jenazah Warga Bireuen dan Dua Anaknya dari Malaysia

Azhari Cage: Dari Rimba Aceh Jadi ‘Singa’ Senayan

31/10/2026
STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

STAI Nusantara Banda Aceh Tutup PPKM Internasional di Pulau Pinang, 15 Mahasiswa Kembali ke Aceh

31/10/2026
Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

Sembilan Pemuda Terbaik Banda Aceh Resmi Dinobatkan Sebagai Pemuda Pelopor 2026

31/10/2026
Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

Banjir Lumpuhkan Mesin Kapal, 14 Nelayan Pidie Jaya Dibantu KKP

31/10/2026
Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

Kabar Gembira bagi Fresh Graduate! Kantor DPD RI Provinsi Aceh Buka 6 Posisi Magang, Ini Cara Daftarnya

31/10/2026

Terpopuler

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

Sat Reskrim Polres Abdya Amankan Penimbun 240 Liter Solar Subsidi di Babahrot

30/10/2026

Ohku, Sengketa Tanah Wakaf Memanas, Warga Pasang Spanduk Larangan di MAN 1 Pidie Jaya

Sengketa Tanah Wakaf Masjid At-Taqwa Pidie Jaya: Sertifikat MAN 1 Digugat, Pembangunan Diminta Berhenti

Absen di Apel dan Sumpah Pemuda, Bos J Sentil Wabup Pidie Jaya: Jabatan Bukan Sekadar Simbol

26 Peserta Peukan Bada Masuk Final MTQ Ke-35 Kabupaten Aceh Besar

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com