Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

redaksi by redaksi
15/06/2026
in Lintas Barat Selatan
0
Tiga Desa di Aceh Barat Mulai Terendam Banjir Luapan

Banjir mulai merendam permukiman masyarakat di Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat, Minggu (14/6/2026) sore. (ANTARA/HO-BPBD Aceh Barat)

Nagan Raya – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat hingga saat ini mulai menyiagakan personel setelah tiga desa di Kecamatan Pante Ceureumen, kabupaten setempat terendam banjir luapan dengan ketinggian air berkisar antara 20-49 centimeter.

“Banjir luapan ini terjadi akibat tingginya curah hujan sejak dua hari belakangan ini,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal Nehdiansyah kepada wartawan, Minggu malam.

Ada pun empat desa yang mulai terendam banjir sejak Minggu sore, di antaranya Desa/Gampong Canggai, Gampong Lawet, Gampong Seumantok, serta beberapa wilayah titik lain di seputaran Kecamatan Pante Ceureumen, Kabupaten Aceh Barat.

Menurutnya, banjir luapan ini murni dipicu oleh faktor cuaca ekstrem yang melanda wilayah hulu dan hilir Aceh Barat dalam 48 jam terakhir.

Ia menyebutkan, tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kabupaten Aceh Barat selama dua hari terakhir mulai memicu luapan sungai. Kondisi ini terjadi akibat meluapnya debit air Sungai (Krueng) Meureubo pada Minggu sore.

Teuku Ronal mengatakan kondisi genangan air hingga saat ini masih dalam kategori setinggi mata kaki hingga betis orang dewasa. Meski air sudah memasuki pekarangan dan sebagian rumah warga, situasi dinilai masih relatif aman dan terkendali.

Ia menyebutkan, hingga saat ini juga belum ada warga yang mengungsi ke posko darurat. Warga masih memilih bertahan di rumah masing-masing sambil mengamankan barang berharga.

BPBD Aceh Barat saat ini terus menyiagakan personel di lapangan untuk memantau perkembangan debit air secara berkala.

Mengingat cuaca yang masih berpotensi hujan, warga yang berada di sepanjang daerah aliran sungai (DAS) Krueng Meureubo diimbau untuk tetap waspada terhadap potensi kenaikan air yang lebih tinggi secara tiba-tiba.

BPBD Aceh Barat menyatakan akan segera melakukan pembaruan (update) data secara berkala mengenai luasan wilayah terdampak serta total kepala keluarga (KK) yang mengalami kerugian akibat bencana ini, demikian Teuku Ronal.

Sumber: antara

Previous Post

Pemkab Aceh Besar Salurkan Puluha Alat dan Mesin Pertanian untuk Petani

Next Post

Petani Aceh Besar Terima Bantuan 2 Ton Pupuk Non-Subsidi

Next Post
Petani Aceh Besar Terima Bantuan 2 Ton Pupuk Non-Subsidi

Petani Aceh Besar Terima Bantuan 2 Ton Pupuk Non-Subsidi

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

Jaksa Masuk Inspektorat Pidie Jaya, Advokat: Legalitas Bukan Jaminan Pengawasan Bebas Intervensi

01/08/2026
Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

Masyarakat Sambut Antusias Pembagian 1.000 Bendera Merah Putih di Aceh Tengah

01/08/2026
‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

‎Wagub Ikuti RDPU Komisi II DPR RI Bahas Remunerasi Kepala Daerah hingga Peningkatan PAD

01/08/2026
Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

Jari Apresiasi Dittipidnarkoba Bareskrim Polri, Dinilai Tegas Berantas Jaringan Narkoba Internasional ‎

01/08/2026
Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

Tren Perceraian di Banda Aceh Meningkat, Farid Nyak Umar Minta Pemko Implementasikan Qanun Ketahanan Keluarga

01/08/2026

Terpopuler

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

Wabup Pijay Didesak Mundur di Tengah Sorotan Proses Hukum

30/07/2026

Jaksa Aktif Duduki Irban Khusus Pidie Jaya, Publik Menanti Ketegasan Pengawasan dan Akuntabilitas Kelola Daerah

Kendaraan Pelangsir BBM Kabur saat Tim Gabungan Sidak SPBU di Banda Aceh

Dari Mimbar Aksi ke Kursi Terdakwa: Dua Mahasiswa Unigha Dituntut 2 Bulan Penjara

4 Tersangka Kasus Korupsi Beasiswa Mahasiswa Aceh Rp21 Miliar Ditahan

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com