JANTH0– Pengurus Daerah (PD) Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) Aceh Besar melaksanakan kegiatan Rapat Pimpinan Daerah (RAPIMDA) dengan mengusung tema “Membangun Daya Gagas, Menguatkan Aksi Nyata: KAMMI Garda Terdepan Perubahan Bangsa.”
Kegiatan tersebut berlangsung di Balai Ibadurrahman, Gampong Lamreung, Aceh Besar, pada Minggu (14/6).
RAPIMDA ini dihadiri oleh perwakilan Pengurus Wilayah (PW) KAMMI Aceh, PD KAMMI Banda Aceh, Komisariat (Komsat) KAMMI se-Aceh Besar dan Banda Aceh, Organisasi Kepemudaan (OKP) se-Aceh Besar, serta Lembaga Dakwah Kampus (LDK) se-Aceh Besar.
Ketua Panitia yang juga Sekretaris Jenderal KAMMI Aceh Besar, Agam Aruna , dalam laporannya menyampaikan bahwa RAPIMDA ini diharapkan menjadi momentum mempererat kembali tali silaturahmi antar kader KAMMI serta memperkuat konsolidasi organisasi dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan.
Sementara itu, Ketua KAMMI Aceh Besar, Wudda Fauzan , dalam sambutannya menyampaikan bahwa kepengurusan KAMMI Aceh Besar telah menempuh perjalanan lebih dari satu tahun dan akan memasuki masa akhir kepengurusan dalam beberapa bulan mendatang. Ia menilai berbagai capaian organisasi selama periode ini berjalan dengan baik, baik dalam aspek kaderisasi maupun pengawalan berbagai isu yang berkembang di tengah masyarakat.
“KAMMI Aceh Besar akan terus berkomitmen merekrut kader-kader baru serta memastikan komisariat tetap hidup dan aktif dalam mendampingi serta mengawal mahasiswa di kampus maupun masyarakat di daerah,” ujarnya.
Wudda juga menegaskan komitmen KAMMI Aceh Besar dalam menjalankan fungsi kontrol sosial terhadap kebijakan pemerintah. Menurutnya, KAMMI akan senantiasa berpihak kepada kepentingan rakyat.
“KAMMI Aceh Besar akan mengkritik pemerintah apabila kebijakannya tidak berpihak kepada rakyat, dan sebaliknya akan memberikan apresiasi apabila kebijakan tersebut membawa manfaat dan kebaikan bagi masyarakat,” tegasnya.
Pada kesempatan yang sama, Ketua PW KAMMI Aceh, Syauqi Umardian dalam sambutannya menyampaikan bahwa KAMMI Aceh Besar memiliki posisi strategis sebagai salah satu penunjang utama kaderisasi di wilayah ibu kota provinsi. Oleh karena itu, KAMMI Aceh Besar diharapkan terus menjadi garda terdepan dalam memperkuat solidaritas organisasi serta meningkatkan kualitas kaderisasi.
Arahan dan sambutan juga disampaikan oleh Pembina KAMMI Aceh Besar, Zulfikar Aziz. Dalam kesempatan tersebut, beliau menekankan pentingnya peran KAMMI dalam memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya di Kabupaten Aceh Besar.
Menurutnya, kader KAMMI harus terus peka terhadap berbagai persoalan dan isu yang berkembang di tengah masyarakat sehingga mampu menghadirkan solusi dan kontribusi yang bermanfaat bagi kemaslahatan umat.
“RAPIMDA ini bukan sekadar agenda organisasi, tetapi juga menjadi ajang konsolidasi untuk merumuskan rekomendasi-rekomendasi strategis yang nantinya dapat memberikan dampak positif bagi kader di tingkat bawah serta menjadi arah gerak organisasi yang lebih baik ke depan,” ungkapnya.
Menutup sambutannya, Ustadz Zulfikar Aziz secara resmi membuka kegiatan RAPIMDA KAMMI Aceh Besar. Melalui forum ini, diharapkan lahir berbagai gagasan, rekomendasi, dan langkah strategis yang mampu memperkuat peran KAMMI Aceh Besar sebagai organisasi kader yang responsif terhadap kebutuhan masyarakat serta konsisten dalam mengawal perubahan demi kemaslahatan Aceh Besar.










