Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Joe Samalanga by Joe Samalanga
17/06/2026
in Nanggroe
0
Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

BANDA ACEH – Akademisi dan pegiat seni, Ari Palawi, menyoroti masih minimnya perhatian pemerintah terhadap pengembangan seni dan kebudayaan di Aceh. Menurutnya, hingga saat ini para pelaku seni masih berjuang secara mandiri untuk menciptakan ruang-ruang kreatif yang mampu menghidupkan ekosistem kesenian secara berkelanjutan.

Hal tersebut disampaikannya dalam sebuah diskusi seniman Aceh dan komunitas SKATE PARK STATE Banda Aceh di Sophi Sunset Coffee, Geuce, Banda Aceh, Rabu (17/6/2026), yang dihadiri sejumlah seniman, musisi, aktor teater, dan pegiat budaya.

Ari yang juga dosen sendratasik USK menilai kesenian selama ini masih dipandang sebatas hiburan dan pelengkap acara seremonial. Akibatnya, dukungan pemerintah terhadap penguatan ekosistem seni belum menjadi prioritas pembangunan.

“Kesenian masih dianggap sekadar hiburan. Padahal di dalamnya ada pendidikan, kreativitas, ekonomi, dan pembentukan karakter masyarakat,” ujarnya.

Menurut Ari, pemerintah seharusnya tidak hanya hadir melalui penyelenggaraan acara seremonial, tetapi juga membangun sistem yang mampu mendukung proses kreatif para seniman secara berkelanjutan. Dukungan tersebut dapat diwujudkan melalui penyediaan ruang berekspresi, pendampingan, dokumentasi karya, hingga pembentukan ekosistem ekonomi kreatif yang berpihak kepada pelaku seni.

Ia mencontohkan pengalaman mengembangkan program Skate Park Stage, sebuah ruang kreatif yang dibangun secara swadaya untuk memberikan kesempatan kepada seniman muda menampilkan karya mereka. Dari kegiatan tersebut, muncul berbagai potensi baru yang menunjukkan bahwa Aceh memiliki sumber daya kreatif yang besar.

“Potensi seniman kita luar biasa. Yang sering tidak tersedia adalah ruang, dukungan, dan keberpihakan kebijakan untuk mengembangkannya,” katanya.
Ari juga mengingatkan bahwa investasi di bidang kebudayaan tidak boleh dipandang sebagai beban anggaran semata. Menurutnya, penguatan sektor seni dan budaya dapat melahirkan industri kreatif baru, membuka lapangan kerja, sekaligus memperkuat identitas daerah.

Karena itu, ia berharap Pemerintah Aceh dan pemerintah kabupaten/kota mulai menempatkan kebudayaan sebagai bagian penting dari strategi pembangunan daerah, bukan hanya sebagai kegiatan pelengkap.

“Kalau pemerintah serius membangun kebudayaan, maka yang dibangun bukan hanya panggung pertunjukan, tetapi juga ekosistem yang membuat seniman bisa tumbuh, berkarya, dan hidup dari karya mereka,” tegas Ari.

Ia berharap kolaborasi antara pemerintah, kampus, komunitas, dan pelaku seni dapat diperkuat agar Aceh memiliki ekosistem kebudayaan yang lebih sehat dan berkelanjutan di masa depan.[]

Previous Post

Aceh Harus Menjadi Penerima Manfaat Utama Blok Andaman

Next Post

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Next Post
Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Evaluasi Besar-Besaran Sektor Kesehatan, Bupati Sarjani Kumpulkan Seluruh Pimpinan Faskes

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

Pemkab Abdya Rapat Daring Bersama BSKDN Kemendagri Bahas LIP dan Timeline Program Review

30/09/2026
Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

Wali Nanggroe Aceh Disambut Peusijuek Setelah Kembali dari Pengobatan di Malaysia

30/09/2026
UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

UNDP Indonesia Beri Pemahaman Green Jobs Untuk Mahasiswa STAIN Meulaboh

30/09/2026
Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

Ohku, APBK-P Pidie Jaya Tembus Rp1,02 Triliun, Bupati Sibral Desak SKPK Kejar Hasil

30/09/2026
Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

Kasus Perusakan Kebun di Pidie Jaya Berakhir Damai, Tersangka Bayar Ganti Rugi Rp3 Juta

30/09/2026

Terpopuler

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

Ari Palawi Soroti Minimnya Dukungan Pemerintah terhadap Pengembangan Ekosistem Seni di Aceh

17/06/2026

Forkorda: Aceh Usulkan 6 CDOB Baru, Seluruh Syarat Administrasi Lengkap

Ratusan Petani Geruduk Lahan Eks HGU PT Cemerlang Abadi, Desak Kejati Aceh Tetapkan Tersangka Dugaan Korupsi Rp 10 T

Demo Tuntut PT CA, Polres Abdya: Kami Dukung Langkah Masyarakat, Tapi Tetap Dalam Koridor Hukum

IMM Lakukan Aksi Dorong Motor, Buntut Kelangkaan BBM di Abdya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com