Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nasional

Najwa Shihab Jelaskan Soal Pulang Kampung vs Mudik Jokowi

Admin1 by Admin1
23/04/2020
in Nasional
0

Jakarta – Di program acara Mata Najwa, Presiden Jokowi menyatakan bahwa banyaknya warga yang pulang ke daerahnya bukan mudik, tapi pulang kampung.

Saat mendengar jawaban itu, Najwa Shihab sebagai host sempat mempertanyakan apa bedanya pulang kampung dengan mudik, sebab itu hanya soal waktu pelaksanaan.

Namun Presiden Jokowi mengatakan bahwa mereka pulang kampung yang di kota seperti Jakarta sudah tidak memiliki pekerjaan dan daripada tidur berdesakan dengan buruh lainnya di kontrakan mereka memilih pulang.

Selain itu, katanya, ketika pulang kampung mereka juga akan diisolasi karena saat ini perangkat desa sudah banyak menerapkan isolasi bagi tamu dari luar.

Diskusi itu, menjadi ramai di media sosial. Tagar #matanajwa dan #mudik menjadi trending topik di twitter.

Najwa Shihab melalui akun media sosialnya menjelaskan bahwa perbincangan itu dilakukan kemarin pagi atau Selasa 21 April 2020 sebelum Presiden menggelar rapat terbatas dan akhirnya memutuskan mudik dilarang.

Pada akhirnya, dari hasil rapat terbatas itu, meskipun Jokowi mengatakan pulang kampung beda dengan mudik, tetap diputuskan jika mudik dilarang.

Berikut penjelasan Najwa soal video tayangan Mata Najwa dengan Presiden Jokowi.

Perbincangan saya dengan Presiden Jokowi kemarin berlangsung jam 9.30 pagi, sebelum Ratas dilakukan. Saya smpt bertanya soal mudik dan mengapa larangan itu belum dikeluarkan padahal data Kemenhub menunjukkan sudah 900 ribu org “curi start” mudik. Selesai interview sekitar jam 10 pagi. Pak Jokowi kemudian melanjutkan agenda Ratas jam 11. Dan saat Ratas itulah keluar pernyataan Presiden. Mudik akan dilarang.

Pada Selasa, 21 April 2020, Presiden Jokowi akhirnya memutuskan melarang masyarakat untuk mudik Lebaran 2020. Hal ini, dilakukan untuk mencegah penyebaran Covid-19. Data terakhir menunjukkan kasus positif Covid-19 di Indonesia sudah mencapai 6.760.

“Pada hari ini, saya mengambil keputusan besar. Dalam rapat hari ini saya sampaikan bahwa mudik semuanya akan kita larang. Oleh karena itu, persiapan mengenai semua ini harap dipersiapkan,” ujar Jokowi via telekonferensi dari Istana Merdeka, Jakarta.

Sebelumnya, kebijakan pemerintah untuk mudik Lebaran 2020 hanya sebatas mengimbau masyarakat tidak mudik saja. Tidak ada larangan secara resmi. Namun, Presiden Jokowi juga menyatakan tidak menutup peluang melarang mudik, sesuai evaluasi perkembangan di lapangan. Sikap presiden ini banyak dikritik karena dianggap tidak tegas.

Sumber: Tempo

Tags: jokowimudiknajwa shihabpulang kampung
Previous Post

Jokowi Pastikan PON 2020 Papua Ditunda Jadi Oktober 2021

Next Post

Studi: Virus Corona Bermutasi Lebih dari 30 Jenis

Next Post

Studi: Virus Corona Bermutasi Lebih dari 30 Jenis

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Haji Uma Soroti Kesiapan Daerah dan Keberlanjutan PPPK dalam RDPU Komite I DPD RI

Haji Uma Soroti Kesiapan Daerah dan Keberlanjutan PPPK dalam RDPU Komite I DPD RI

03/06/2026
Dosen FKIP USK Latih Guru SMAN 1 Peukan Bada Manfaatkan Papan Interaktif Digital

Dosen FKIP USK Latih Guru SMAN 1 Peukan Bada Manfaatkan Papan Interaktif Digital

03/06/2026
32 Siswa SMAN Unggul Subulussalam Lulus PTN Jalur Talenta, Jadikan Peringkat Satu di USK

32 Siswa SMAN Unggul Subulussalam Lulus PTN Jalur Talenta, Jadikan Peringkat Satu di USK

03/06/2026
LPPM IAIN Takengon Bahas Peran Ganda Perempuan dalam Menjaga Harmoni Keluarga dan Ruang Publik

LPPM IAIN Takengon Bahas Peran Ganda Perempuan dalam Menjaga Harmoni Keluarga dan Ruang Publik

03/06/2026
Madya Hus  Soroti Nasip Hikayat Aceh: Bertahan karena Masyarakat, Bukan Pemerintah

Madya Hus Soroti Nasip Hikayat Aceh: Bertahan karena Masyarakat, Bukan Pemerintah

03/06/2026

Terpopuler

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

Nyan, Pidie Jaya Raih Peringkat Dua Pengelolaan KDMP Terbaik di Aceh

01/06/2026

Para Pejabat dan Kepala Puskesmas di Abdya Resmi Dilantik, Berikut Daftar Lengkapnya

Bertemu DPR RI dan Mendagri, Aliansi PPPK PW Minta Presiden Perhatian Nasibnya

Penggunaan Musik Tari Tanpa Izin oleh SMAN 1 Jangka Bireun Disesalkan Komposer

Kaya SDA Tapi Miskin, Hasto: Jangan Seperti di Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com