Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

‎Silaturahmi dengan PWNU Aceh, Gus Salam Ajak Bangun Kembali Persatuan PBNU ‎

redaksi by redaksi
29/06/2026
in Nanggroe
0
‎Silaturahmi dengan PWNU Aceh, Gus Salam Ajak Bangun Kembali Persatuan PBNU ‎

‎BANDA ACEH – Kandidat calon Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), KH Abdussalam Shohib atau Gus Salam, menyatakan kesiapannya maju dalam Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama yang dijadwalkan berlangsung pada 1–5 Agustus 2026.
‎
‎Pernyataan itu disampaikan saat bersilaturahmi dengan jajaran Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Aceh dan pengurus cabang se-Aceh di sela Musyawarah Kerja Wilayah (Muskerwil) NU Aceh di Banda Aceh, Minggu, 28 Juni 2026.
‎
‎Dalam pertemuan tersebut, Gus Salam mengatakan pencalonannya merupakan ikhtiar yang didorong oleh amanat sesepuh NU, KH Nurul Huda Djazuli. Menurut dia, perintah itu disampaikan secara langsung dalam sebuah pertemuan di Malang.
‎
‎”Ikhtiar kami mengabdi di PBNU pada muktamar mendatang yang paling utama adalah atas perintah KH Nurul Huda Djazuli,” kata Gus Salam.
‎
‎Ia mengatakan, KH Nurul Huda Djazuli atau Kiai Da menaruh perhatian terhadap kondisi internal PBNU yang belakangan diwarnai dinamika dan konflik terbuka. Karena itu, kata dia, Kiai Da menginginkan kepengurusan PBNU kembali rukun, kompak, dan mampu menjadi teladan bagi warga Nahdlatul Ulama.
‎
‎Gus Salam mengutip pesan gurunya yang meminta dirinya berikhtiar menjadi pemimpin dalam Muktamar NU mendatang. Sebagai santri, ia mengaku sempat mempertanyakan apakah dirinya layak menerima amanah tersebut. Namun setelah memperoleh kepastian dari pendamping Kiai Da bahwa perintah itu memang ditujukan kepadanya, ia memutuskan menjalankan amanat tersebut.
‎
‎Menurut Gus Salam, ada dua pesan utama yang diberikan gurunya. Pertama, melakukan rekonsiliasi agar PBNU kembali bersatu dan solid. Kedua, memastikan tata kelola organisasi tetap berpegang pada nilai-nilai pesantren sebagai identitas utama Nahdlatul Ulama.
‎
‎”Karena itu kami melakukan sowan kepada para sesepuh dan seluruh pemangku kepentingan di Nahdlatul Ulama. Tujuannya untuk membangun rekonsiliasi secara menyeluruh,” ujarnya.
‎
‎Sementara itu, Sekretaris PWNU Aceh, Tgk Asnawi M. Amin, menegaskan hingga kini PWNU Aceh belum menentukan dukungan kepada kandidat tertentu. Menurut dia, pengurus wilayah masih ingin mendengar gagasan serta program kerja seluruh bakal calon Ketua Umum PBNU sebelum mengambil sikap.
‎
‎”Sampai hari ini baru Gus Salam yang datang bersilaturahmi dengan pengurus NU se-Aceh. Namun kami membuka kesempatan yang sama kepada kandidat lain untuk bertemu dan memaparkan programnya,” kata Asnawi.
‎
‎Ia mengatakan keputusan dukungan nantinya akan dibahas bersama seluruh pengurus cabang di Aceh agar menghasilkan sikap yang bulat menjelang Muktamar NU.
‎
‎Secara terpisah, mantan Ketua GP Ansor Aceh, Samsul B. Ibrahim, menyatakan dukungannya kepada Gus Salam. Menurut dia, Gus Salam merupakan figur yang dinilai mampu menjadi pemersatu organisasi di tengah dinamika yang terjadi di internal PBNU.
‎
‎Ia berharap warga Nahdlatul Ulama di berbagai daerah memberikan dukungan kepada Gus Salam karena dinilai membawa semangat rekonsiliasi dan perubahan untuk memperkuat organisasi menjelang Muktamar ke-35 NU. []

Previous Post

Gelombang Panas Eropa, Ceko Catat Rekor Suhu 41,1 Derajat

Next Post

TA Khalid Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unpad ‎

Next Post
TA Khalid Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unpad ‎

TA Khalid Raih Gelar Doktor Cumlaude di Unpad ‎

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

KKR Hilang Arah: Aktivis HAM Desak Komisi 1 DPRA Segera Ganti semua Komisioner

21 Agustus: Tragedi Rumoh Geudong, Ahli Waris dan Aktivis HAM Aceh Desak Keadilan Menyeluruh

19/08/2026
Ulama Dayah Aceh Barat Akan Gelar MUDAB Akbar ke-4, Hadirkan Ketua MPU Aceh Sebagai Pemateri

Ulama Dayah Aceh Barat Akan Gelar MUDAB Akbar ke-4, Hadirkan Ketua MPU Aceh Sebagai Pemateri

19/08/2026
Abdya Terima Bantuan Logistik Rp1,77 Miliar dari Pemerintah Aceh

Abdya Terima Bantuan Logistik Rp1,77 Miliar dari Pemerintah Aceh

19/08/2026
Bupati Abdya Santuni 1.604 Anak Yatim, Berharap Pejabat Bisa Jadi Ayah Asuh

Bupati Abdya Santuni 1.604 Anak Yatim, Berharap Pejabat Bisa Jadi Ayah Asuh

19/08/2026
Tak Cukup Kibarkan Bendera, Mapala CEMPAGA dan Relawan Gesit Pidie Bawa Semangat Kemerdekaan ke Perut Bumi

Tak Cukup Kibarkan Bendera, Mapala CEMPAGA dan Relawan Gesit Pidie Bawa Semangat Kemerdekaan ke Perut Bumi

19/08/2026

Terpopuler

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

Dekan Serahkan SK kepada 44 Ketua Departemen, Sekretaris, dan Ketua Program Studi di Lingkup FKIP USK

17/08/2026

‎Silaturahmi dengan PWNU Aceh, Gus Salam Ajak Bangun Kembali Persatuan PBNU ‎

Mualem, Belajarlah kepada Luhut!

Ombudsman Diminta Turun ke MAA Pidie, Korwil LIN Soroti Proses PAW

Sudah 21 Tahun Damai: Tentara GAM Jadi Veteran Tidak Bergaji, Korban Konflik Dijadikan Alat Politik

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com