Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

Diduga Palsukan Tanda Tangan, Zulkifli Laporkan Dua Pengacara ke Polres Abdya

Atjeh Watch by Atjeh Watch
24/07/2020
in Lintas Barat Selatan
0

BLANGPIDIE – Diduga tanda tangannya dipalsukan, Zulkifli, melalui penasehat hukumnya Rahmat, dan Pujiaman, dari Law Office R2P and Partners melaporkan dua pengacara Miswar dan Erisman, ke Polres Aceh Barat Daya, tanggal 21 Juli 2020 lalu dengan Nomor : LP-B/46/VII/RES.1.24./2020/SPKT.

Rahmat yang didampingi Pujiaman dan Zulkifli melalui pers rilis yang dikirimkan kepada wartawan, Jumat (24/7/2020) mengatakan, kliennya bernama Zulkifli, SH pada awalnya merupakan salah satu penerima kuasa dari Aminal Adil tertanggal 27 Mei 2017 yang di dalam surat kuasa tersebut adanya Miswar, SH., Erisman, SH. dan Zulkifli, SH.

Surat kuasa tersebut diperuntukkan untuk memasukkan gugatan atas nama Aminah Adil tertanggal register 30 Mei 2017 dengan Perkara Nomor : 5/Pdt.G/2017/PN. Ttn. Lalu gugatan tersebut dicabut.

Kemudian, mereka memasukkan lagi Gugatan baru tanggal 13 Juli 2017 dengan perkara Nomor : 6/Pdt.G/2017.PN. Ttn dengan surat kuasa yang sama. Padahal, sejak itu kliennya tidak pernah tahu bahwa mereka memasukkan lagi Gugatan atas nama Aminal Adil hingga putusan Akhir.

“Ketika, putusan akhir itu sudah ada, lalu mereka memasukkan lagi kontra memori banding tertanggal 15 Maret 2018, dimana di dalam surat kontra memori banding tersebut, tanda tangan klien kami di palsukan. Padahal untuk memasukkan kontra memori banding, mereka bisa saja membuat surat kuasa baru tanpa harus memasukkan nama klien kami dalam surat kontra memori banding,” kata Rahmat.

Menurut Rahmat, dokumen tersebut didapatkannya pada tanggal 16 Juli 2020 setelah pemberi kuasa perkara tersebut, Aminal Adil mencabut surat kuasa tertanggal 17 Mei 2017 pada tanggal 3 juli 2020 di depan panitera Pengadilan Negeri Blangpidie, Rafinal.

“Jadi panitera PN Blangpidie meminta kami penerima kuasa Aminal Adil untuk menandatangi surat pencabutan kuasa dan kuasa baru kepada ARZ dan Rekan di depan Panitera, walaupun kami sudah pertanyakan bahwa penandatanganan surat kuasa di depan panitera tidak ada dasar hukumnya,” ucap Rahmat.

Setelah pencabutan surat kuasa tersebut, Aminal Adil memberikan kuasa kepada kantor Hukum ARZ dan Rekan pada tanggal 3 juli 2020 untuk permohonan eksekusi objek Aminal Adil.

Kemudian, setelah menerima kuasa dari Aminal Adil tetanggal 3 Juli 2020, Zulkifli, SH atas nama kantor Hukum ARZ dan Rekan melakukan penelusuran dokumen perkara Aminal Adil Nomor : 6/Pdt.G/2017/PN.Ttn di Pengadilan Negeri Blangpidie, lalu dari PN Blangpidie mengatakan bahwa PN Blangpidie belum menerima delegasi penetapan eksekusi dari PN Tapaktuan.

Setelah menuju ke PN Tapaktuan dan memasukkan permintaan delegasi penetapan eksekusi. PN Tapktuan mengatakan sudah mengirimkan delegasi penetapan eksekusi oleh PN Blangpidie. ARZ dan Rekan kembali menuju ke PN Blangpidie dengan balasan surat PN Tapaktuan, namun PN Blangpidie juga kembali membalas bahwa surat yang ARZ dan Rekan maksud belum diterima.

Selanjutnya, atas nama Kantor Hukum ARZ dan Rekan kembali mengajukan permohonan permintaan berkas perkara Nomor 6/Pdt.G/2017/PN Ttn di PN tapaktuan. Namun pihak PN Tapaktuan tidak bisa memberikan dengan alasan bahwa dokumen itu adalah produk PN Tapktuan dan tidak bisa diberikan. Kemudian kembali mengajukan permohonan permintaan berkas atas nama pribadi Zulkifli, SH. yang merupakan salah satu penerima kuasa Aminah Adil, dari permohonan tersebut keluarlah berkas perkara Aminah Adil perkara Nomor : 6/Pdt.G/2017/PN Ttn.

“Jadi dari data di dokumen tersebut, klain kami mendapatkan bukti pemalsuan tanda tangan atas namanya (Zulkifli, SH) dalam surat kontra memori banding itu yang diduga dilakukan oleh Miswar, SH. dan Erisman, SH. Makanya, kami laporkan ke dua pengacara tersebut,” ucap Rahmat.

Terpisah, Miswar SH ketika dikonfirmasi melalui telepon seluler, kepada media mengatakan, kalau ia dan rekannya Erisman telah mengetahui tentang laporan itu, dan menyampaikan, jika menurut Zulkifli bahwa tanda tangannya dipalsukan itu merupakan haknya.

” Ya, kami telah mengetahui kalau saya dan Pak Erisman telah dilaporkan ke Polisi, itu hak Pak Zulkifli melaporkan ke polisi, tidak ada masalah. Kami ikut proses saja, biar jelas perkaranya,” kata Miswar.

Reporter: Rusman

Previous Post

Bener Meriah Terima Penghargaan Capaian MKJP Tertinggi

Next Post

Terbukti Cemari Lingkungan, DLHK Aceh Tengah Surati Direktur PT. Jaya Media Internusa

Next Post

Terbukti Cemari Lingkungan, DLHK Aceh Tengah Surati Direktur PT. Jaya Media Internusa

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Bupati Aceh Tengah Hadiri Konfercab VIII NU, Dorong Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Keumatan

Bupati Aceh Tengah Hadiri Konfercab VIII NU, Dorong Penguatan Organisasi dan Kolaborasi Keumatan

18/05/2026
Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

Badai di Teluk Benggala Bisa Berdampak ke Pesisir Aceh, Nelayan Diminta Tak Melaut

18/05/2026
Kapal Induk Terbesar AS ‘Mundur’ dari Timteng usai Perangi Iran

Kapal Induk Terbesar AS ‘Mundur’ dari Timteng usai Perangi Iran

18/05/2026
Trump Paksa Iran Sepakati Nego: Gerak Cepat atau Tak Ada yang Tersisa!

Trump Paksa Iran Sepakati Nego: Gerak Cepat atau Tak Ada yang Tersisa!

18/05/2026
Resmi, Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei

Resmi, Pemerintah Tetapkan Idul Adha Jatuh pada 27 Mei

17/05/2026

Terpopuler

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

Bupati Pidie Jaya Hadiri Launching Operasional 1.061 Koperasi Merah Putih di Jangka Buya

17/05/2026

Krak, Mualem Minta Presiden Izinkan Maskapai Arab Saudi Angkut Jamaah Langsung dari Aceh

Seniman Aceh Din Saja Minta Pemerintah Aceh Evaluasi Dinas Kebudayaan

Keuchik Zamzami Soroti Pemotongan JKA di Tengah APBA Aceh Rp11 Triliun

Azzanjabil Bireuen Bungkam SMPN 37 Aceh Tengah, Tuan Rumah Siap Hadapi Rival Baru!

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com