Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Falevi: Kami Minta untuk Meningkatkan Status ke Pemakzulan

Admin1 by Admin1
26/09/2020
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Ketua Komisi V DPR Aceh, M Rizal Falevi Kirani, meningkatkan status dari interpelasi ke pemakzulan plt gubernur Aceh Nova Iriansyah.

Hal ini disampaikan Falevi dalam sidang paripurna yang berlangsung Jumat malam, 25 September 2020.

“Kami meminta pimpinan DPR Aceh untuk meningkatkan status ke pemakzulan,” ujar dia.

Pasalnya, Falevi menilai ada kebijakan dari eksekutif yang terkesan ditutup-tutupi dalam refocusing APBA 2020.

Menurut Falevi, dari satu kebohongan ke kebohongan lainnya. Hal ini akhirnya menciptakan kebohongan-kebohongan baru.

“Renovasi ruangan setda Aceh. Pengadaan mobil baru,” ujar Falevi.

“Jangan-jangan ada program pengadaan chip,” kata dia.

Padahal, kata Falevi, dari awal DPR Aceh sudah meminta agar memperketat perbatasan untuk mencegah penyebaran Corona. Namun sering kali apa yang disampaikan DPR Aceh tidak ditanggapi.

Sebelumnya diberitakan, M Rizal Falevi Kirani, menilai jawaban Plt Gubernur Aceh Nova Iriansyah dalam sidang paripurna hak jawab atas hak interpelasi di DPR Aceh masih sangat normatif.

“Masih sangat normatif dan bicara angka-angka. Plt gubernur tak mau terbuka kepada DPR Aceh,” kata Falevi Kirani.

Dari awal, kata Falevi, Pemerintah Aceh tak mau terbuka dengan DPR Aceh serta terkesan ada yang ditutup-tutupi.

“Pertama, angka refokusing APBA 2020 untuk penanganan Covid-19 itu Rp1,7 triliun. Itu ketika orang yang terpapar Covid-19 baru 15 orang. Kemudian pada Juli, naik Rp2,3 triliun. Itu pun kita tahu dari pemberitaan media,” ujar pimpinan komisi V yang membidangi kesehatan ini.

Kemudian, kata dia, saat pihaknya berkunjung ke Kemendagri beberapa waktu lalu, DPR Aceh baru mengetahui jika angka refocusing APBA 2020 untuk penanganan Covid-19 ternyata Rp2,5 triliun.

Jumlah ini, kata Falevi, jauh lebih tinggi dari data sebelumnya dan termasuk salah satu provinsi dengan dana penanganan Covid-19 terbesar.

“Namun nyatanya realisasinya baru 10 persen. Ini yang kita sesalkan. Ada yang ditutup-tutupi,” ujar Falevi.

Previous Post

Jawaban Plt Gubernur Atas interpelasi DPRA, Barisan Muda Demokrat: Rinci dan Jelas

Next Post

KPAYD Pijay Kembali Sambangi Warga Miskin

Next Post

KPAYD Pijay Kembali Sambangi Warga Miskin

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Guru dan Murid SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Bina Talenta Indonesia 2026

Guru dan Murid SMAN 1 Tapaktuan Ikuti Pelatihan Bina Talenta Indonesia 2026

30/06/2026
PMI Klaten Salurkan Bantuan Banjir untuk Bireun dan Pijay Lewat PMI Banda Aceh

PMI Klaten Salurkan Bantuan Banjir untuk Bireun dan Pijay Lewat PMI Banda Aceh

30/06/2026
Aceh Antara Bulan Bintang dan Alam Peudeung

Aceh Antara Bulan Bintang dan Alam Peudeung

30/06/2026
KSB Meurah Dua Resmi Dikukuhkan, Polri Perkuat Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

KSB Meurah Dua Resmi Dikukuhkan, Polri Perkuat Garda Terdepan Penanggulangan Bencana

30/06/2026
Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

Ohku, Kas Ada Tapi Gaji Belum Cair: Tunggakan Aparatur Gampong Pidie Jaya Capai Rp14,4 Miliar

30/06/2026

Terpopuler

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

Malangnya Nasib Asri, Bus Terbakar Habis Masih Bebani Ganti Rugi

29/06/2026

Dua Remaja di Abdya Dikabarkan Hanyut di Laut Ujong Manggeng

Falevi: Kami Minta untuk Meningkatkan Status ke Pemakzulan

Di Balik Tambang Rp 200 Triliun Beutong Ateuh: Jejaring Buronan Cina, ‘Gubernur Bayangan’, dan Arogansi Penguasa

Sarjev Ajak Masyarakat Dukung Penampilan Yudi Amirul di Aceh Jazz Fusion

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com