BANDA ACEH—Jika tidak ada aral merintang, insya Allah 3 orang nelayan Aceh masing-masing atas nama Munazir, Kaharuddin, dan Azmansyah, awak kapal Athiya 02, yang sebelumnya ditahan di Andaman/Nikobar, India, besok (Kamis 8/10/2020) direncanakan tiba di Banda Aceh.
Demikian dikatakan Anggota DPR Aceh, yang juga Sekretaris Komisi V, Iskandar Usman Al-Farlaky, Kamis 7 Oktober 2020 sore. “Insya Allah dari New Delhi akan tiba di Jakarta sore ini. Saya juga sudah berkomunikasi dengan keluarga mereka. Mereka sangat bahagia mendengar kabar ini. Dari Jakarta ke Banda Aceh akan menggunakan masakapai Garuda Air Line,” ungkap Al-Farlaky.
Iskandar mengatakan, pasca kabar ditahan 3 nelayan tersebut, dirinya beberapa kali mengirim surat ke Kemlu RI dan Perlindungan Warga Negara Asia Afrika, bahkan sempat berkomuniaksi dengan Munazir Cs dan petugas kepolisian di sana. “Mereka sudah lama bebas. Namun karena kondisi pandemi Covid-19 proses pemulangan terkendala. Saya juga sempat berkomunikasi langsung dengan bapak Kedubes RI di New Delhi,” ujar mantan Ketua Fraksi Partai Aceh di DPRA ini.
Politisi muda Partai Aceh ini menjelaskan, proses kepulangan ke-3 nelayan tersebut difasilitasi oleh Direktorat Jenderal PSDKP-KKP, baik dari India-Jakarta maupun Jakarta Aceh. “Pemerintah Aceh melalui dinas sosial akan menfasilitasi serahterima saat di Banda Aceh dengan keluarga.
Dikatakannya, ke-3 nelayan tersebut Munazir ber-alamat di Dusun Said Usman, Gampong Jawa, Kecamatan Kutaraja, Banda Aceh. Sementara Kaharuddin asal Dusun Keude Labuhan, Kecamatan Sungai Raya, Aceh Timur, dan satu lagi Azmansyah asal Dusun Pante Raya, Gampoeng Blang Nie, Kecamatan Simpang Ulim, Aceh Timur.
“Apresiasi dan terima kasih atas dedikasi dan bantuan kerjasama semua pihak baik itu Kemlu RI, KBRI New Delhi, Kementerian Kelautan dan Perikanan, PSDKP, Pemerintah Aceh (Dinas Sosial), dan Panglima Laot. Semoga sisa nelayan yang masih ditahan di India bisa diupayakan hal yang sama,” demikian Iskandar Usman Al-Farlaky.








