BLANGPIDIE – Lima Gampong di Kecamatan Susoh Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya) harus benar-benar siap dan bisa diandalkan sebagai Desa Tangguh Bencana (Destana) sehingga Gampong tersebut bisa menjadi pilot project untuk Gampong lain. Apalagi gampong di Susoh banyak yang berada di pesisir pantai.
Hal itu disampaikan oleh Camat Susoh, H. Zulfan dalam sambutannya pada Focus Grup Discution Penilaian Ketangguhan Desa (FGD-PKD) di Aula Kantor Desa Gampong Kedai Palak Kerambil Kecamatan Susoh.
“Kami sangat berterimakasih kepada BNPB yang telah menunjukkan 5 Gampong di Kecamatan Susoh atas penetapan sebagai Gampong Ekpedisi Desa Tangguh Bencana, yang salah satunya gampong ini, Gampong Kedai Palak Kerambil,” ucap Zulfan.
Ia juga berharap, kepada semua Keuchik Gampong yang telah ditunjuk oleh BNPB sebagai gampong Destana bisa mempertahankan posisi itu.
“Ini merupakan salah satu bentuk kepedulian Pemerintah Pusat terhadap gampong kita, dan kita harus bisa memampatkan peluang ini,” ungkap Zulfan.
Pada acara FGD yang difasilatasi oleh Radha Yusdar, S.Km selaku Fasilitator Desa (Fasdes) itu, Keuchik Gampong Kedai Palak Kerambil, Bainuddin mengatakan, akan siap dan sangat mendukung program Destana yang di pelopori oleh Letnan Jendral Doni Monardo Kepala BNPB.
“Kami atas nama pemerintah gampong dan seluruh masyarakat siap mendukung setiap kegiatan yang dilakukan dalam program Ekspedisi Detana ini,” kata Bainuddin.
Ia juga memaparkan, bahwa Gampong Kedai Palak Kerambil bukan merupakan gampong rawan gempa tsunami saja namun juga rawan abrasi.
“Gampong kita ini juga rawan abrasi pantai, setiap tahun bencana abrasi selalu terjadi, sehingga menyebabkan rumah penduduk rusak dan ambruk oleh terjangan ombak besar. Semoga BNPB pusat dapat mencari dan menemukan solusinya,” pungkas Keuchik Bai.
Reporter: Rusman










