BLANGPIDIE – Dandim 0110/Abdya Letkol Inf Arip Subagiyo secara resmi membuka kegiatan pelatihan penanggulangan bencana alam (Latgulbencal) bagi prajurit TNI.
Hal tersebut disampaikan Dandim pada upacara apel kesiapan prajurit dalam rangka Latgulbencal, yang berlangsung di halaman kantor Bupati kabupaten setempat, komplek perkantoran Bukit Hijau Gampong Kedai Paya, Blangpidie, Senin (14/12/2020).
Dandim mengatakan, latihan yang digelar pihaknya itu, yakni untuk mensimulasikan bagaimana mengatasi jika terjadinya bencana alam.
Seperti halnya bencana banjir, tanah longsor, gelombang tsunami dan bencana alam lainnya yang terjadi di Abdya.
“Kegiatan latihan ini sejalan dengan tupoksi Kodim, yaitu senantiasa selalu siaga melakukan pengamanan di wilayah teritorial Abdya. Baik dalam bentuk ancaman dari luar, maupun ancaman bencana alam,” ungkap Dandim Letkol Arip Subagiyo.
Kegiatan latihan tersebut, tambahnya merupakan salah satu upaya membantu daerah bersama pemerintah jika terjadinya bencana alam di wilayah Abdya. Terutama dalam melaksanakan teknik mitigasi resiko bencana, dan penanggulangan bencana alam yang terjadi.
“Kegiatan latihan akan dilaksanakan tahap demi tahap mulai dari briefing hingga praktek di lapangan,” terangnya.
Selain itu, Dandim juga menyebutkan pada latihan itu melibatkan seluruh unsur perbantuan baik dari unsur kesehatan, pengawalan, dapur umum hingga bantuan teknik maupun unsur evakuasi.
“Kegiatan latihan akan disimulasikan dengan berbagai situasi perkembangan yang terjadi di lapangan, peranan posko dalam mengatur dan memobilisasi pergerakan tim evakuasi hingga manajemen penanganan pengungsi,” papar Arip.
Disampaikannya, bahwa latihan itu rutin dilaksanakan untuk melatihkan para personel dalam penanggulangan bencana alam di daerah.
“Mereka akan selalu siap dalam menghadapi setiap perkembangan dan situasi jika terjadinya bencana alam,” terang Letkol Arif.
Disamping itu, output dari pelaksanaan pelatihan tersebut juga agar tim mampu mengsingkronisasikan antara unsur posko sebagai pengendali dan unsur SAR selaku pengevakuasi dalam bertugas di lapangan.
“Saya menghimbau kepada para peserta tetap melaksanakan protokol kesehatan pada saat pelaksanaan kegiatan nantinya, selalu menjaga kebersihan baik d lingkungan, dan keluarga maupun di lingkungan masyarakat, tetap menggunakan masker, jaga jarak dan mencuci tangan setiap saat,” pungkas Dandim Letkol Arip Subagiyo.
Kegiatan pelatihan tersebut akan dilaksanakan selama 4 hari terhitung mulai dari tanggal 14 hingga 17 Desember 2020, yang berlokasi di Desa Mesjid, Kecamatan Tangan- Tangan, Abdya.
Reporter: Rusman









