BANDA ACEH – Keputusan pemerintah Aceh untuk mengganti penceramah peringatan 16 tahun Tsunami Aceh dari Ustad Abdul Somad (UAS) ke Syeikh Ali Jaber, ternyata tak juga menuai hasil yang menggembirakan. Pasalnya, Syeikh Ali Jaber sendiri juga urung datang ke Aceh.
Informasi ini disampaikan oleh salah seorang panitia ke atjehwatch.com, Sabtu pagi 26 Desember 2020.
“Benar. Syeikh Ali Jaber urung datang. Penceramahnya adalah dosen UIN Ar-Raniry,” kata sumber tadi.
Peringatan tsunami yang ke-16 ini menghadirkan Prof Dr Fauzi Saleh S.Ag, Lc, MA, Guru Besar pada Fakultas Ushuluddin dan Filsafat UIN Ar-Raniry Banda Aceh sebagai penceramah, menggantikan Syekh Ali Jaber yang saat ini dalam kondisi kurang sehat di Jakarta.
Sebagaimana yang diketahui, Pemerintah Aceh awalnya mengundang UAS sebagai penceramah pada peringatan Tsunami di Aceh. Namun kemudian dibatalkan sekitar satu sebelum acara. UAS diganti dengan Syeikh Ali Jaber.
Alasan penggantian UAS dilaporkan karena situasi politik terkini di tanah air.
UAS sendiri tetap berkunjung ke Aceh pada 26-27 Desember. Penceramah kondang tanah air itu tetap berceramah di luar undangan Pemerintah Aceh.










