Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Gubernur Aceh Apresiasi Penanganan Pengungsi Rohingya di Aceh

Admin1 by Admin1
07/01/2021
in Nanggroe
0

Banda Aceh – Gubernur Aceh Nova Iriansyah menyatakan pihaknya mengapresiasi kinerja organisasi-organisasi yang bergerak di bidang kemanusiaan dan sosial dalam keterlibatan mereka menangani pengungsi Rohingya di Aceh.

Hal itu disampaikan Gubernur Nova saat menerima audiensi perwakilan United Nations High Commissioner for Refugees (UNHCR), United Nations Children’s Fund (UNICEF), Geutanyoe dan Komisi Untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS) di Pendopo Gubernur Aceh, Kamis (7/1/2021).

Kunjungan perwakilan organisasi itu dilakukan dalam rangka silaturrahmi sekaligus penyampaian laporan kerja UNHCR terkait penanganan pengungsi Rohingya di penampungan Lhokseumawe.

Gubernur Nova mengatakan, Pemerintah Aceh dalam menangani kasus “manusia perahu” yang kerap terdampar di perairan Aceh selalu berpedoman pada Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 125 Tahun 2016 tentang Penanganan Pengungsi Dari Luar Negeri.

“Pemerintah Aceh selalu berpedoman pada ketentuan yang ada, di mana kebijakan terkait hal itu adalah wewenang pusat,” ujar Gubernur Nova.

Namun begitu, Nova menjelaskan atas dasar kemanusiaan Pemerintah Aceh selama ini telah berbuat banyak dalam membantu orang-orang yang terdampar di perairan Aceh.

Gubernur Nova juga menyampaikan terima kasih atas kepedulian organisasi-organisasi tersebut dalam kepedulian mereka terhadap pengungsi.

“Kami sangat menghargai apa yang sudah dilakukan para pihak. Kami menghargai apa yang sudah dikerjakan para pihak,” kata Gubernur Nova.

Perwakilan organisasi kemanusiaan yang hadir menemui Gubernur Nova yakni Muhammad Rafki dari UNHCR, Oemardi dari UNICEF, Iswantara Adi Nugraha dari JRS, Iskandar dan Chalik Mawardi dari Geutanyoe, serta Hendra dari Kontras.

Sementara Gubernur Nova didampingi Kepala Dinas Sosial Aceh Al Hudri, Kadisnakermobduk Aceh Iskandar Syukri, serta Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Aceh, Nevi Ariyani.

Sementara itu, perwakilan UNHCR Muhammad Rafki dalam penjelasannya kepada Gubernur mengatakan, kondisi pengungsi di lokasi penampungan Lhokseumawe sudah sangat baik. Sebanyak 30 unit shalter juga disebut telah dibangun di sana sebagai tempat hunian pengungsi.

Dia juga menjelaskan, di Lhokseumawe terdapat 134 orang pengungsi di mana 56 di antaranya adalah anak-anak.

Selain membantu para pengungsi tersebut, kata Rafki, pihaknya juga turut memberdayakan masyarakat lokal di kawasan itu dengan menggelar pelatihan kerja. Selain itu pihaknya juga membantu membangun fasilitas pendukung di masjid serta menyumbang untuk puskesmas.

Pada kesempatan itu, Rafki juga menyampaikan bahwa pihaknya selalu siap dalam membangun kerja sama dan membantu menangani kasus pengungsian di masa depan. []

Previous Post

Gubernur Aceh Tinjau Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah

Next Post

Dua Tahun Terakhir, 37 Terdakwa Narkoba Dituntut Hukuman Mati di Aceh

Next Post
Polisi Amankan Pria Pemukul Kepala Hakim Mahkamah Syar’iyah Idi Aceh

Dua Tahun Terakhir, 37 Terdakwa Narkoba Dituntut Hukuman Mati di Aceh

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

8 Pemda di Sumut Bantu Pemulihan di Aceh Lewat Hibah Antar Daerah

23/04/2026
Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

Polda Aceh Tegaskan Komitmen Tuntaskan Kasus Korupsi Beasiswa

23/04/2026
Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

Tujuh Toko Terbakar di Lhoong Aceh Besar

23/04/2026
PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

23/04/2026
Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

Coffee Morning LPPM IAIN Takengon: Exploring Emotional and Psychological Healing in The Qur’an

23/04/2026

Terpopuler

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

Dana Desa Rp.450 Juta Digerus, Keuchik Lancang Pidie Jaya Berakhir di Rutan

22/04/2026

Ratoh Jaroe Disebut “Industri”, Budayawan Aceh: Tradisi Asli Justru Tergeser

Ajudan Dir Narkoba Aceh dilaporkan ke Div Propam Polri

TMMD Gandeng Disdukcapil Abdya Layani Pembuatan Adminduk Masyarakat

PMII Komisariat UIN Ar-Raniry Audiensi dengan Pimpinan STAI Pante Kulu, Ada Apa?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com