Singkil – Ketua Komisi IV Dewan Perwakilan Rakyat Kabupaten (DPRK) Aceh Singkil, Ade Dwi Sintiya sangat menyayangkan terkait sejumlah sarana dan prasarana pendidikan di SMPN 1 Pulau Banyak Barat yang amburadul.
Anggota DPRK Aceh Singkil dari Partai Golkar Periode 2019-2024 itu, Ade Dwi Sintiya kepada Atjehwatch mengatakan saat dihubungi bahwa sarana dan prasarana sekolah merupakan hal terpenting untuk mendukung proses belajar mengajar di sekolah, dan sangat menyayangkan terkait amburadulnya sarana dan prasarana di sekolah tersebut.
“Sarana dan prasarana sangat mendukung proses belajar mengajar. Jadi sangat disayangkan sarana dan prasarananya yang amburadul yang membuat ketidaknyamanan anak-anak,” kata Ade Dwi Sintiya yang saat ini menjabat sebagai Ketua Komisi IV DPRK Aceh Singkil, Jum’at, 29/01/2021.
Lanjut dikatakan Anggota DPRK termuda di Kabupaten Aceh Singkil, Ade Dwi Sintiya berharap kepada pihak terkait untuk lebih memperkuat kontrol terhadap sarana dan prasarana yang ada di sekolah.berharap kepada pihak terkait untuk lebih memperkuat kontrol terhadap sarana dan prasarana yang ada di sekolah.
“Saya berharap kepada yang terkait agar lebih mengontrol sarana dan prasarana sekolah tersebut,” ujar Ade Dwi Sintiya.
Sebelumnya diberitakan sejumlah sarana dan prasarana pendidikan di UPTD SPF SMPN 1 Pulau Banyak Barat amburadul tak sesuai standar pendidikan nasional yang telah di atur oleh menteri pendidikan Republik Indonesia. Padahal Provinsi Aceh ada program BEREH yang telah diterapkan, namun seolah diabaikan, Sabtu, (23/01).
Kemudian, srikandi dari Partai Golkar Kabupaten Aceh Singkil, Ade Dwi Sintiya juga berharapan untuk dunia pendidikan di Aceh Singkil harus lebih baik kedepan, Sumber Daya Manusia (SDM) harus ditingkatkan, sarana prasarana harus dilengkapi, ini semua adalah penunjang mutu pendidikan aceh singkil agar lebih baik dan melahirkan generasi-generasi yg berkualitas yg siap bersaing di tingkat kabupaten maupun nasional.
Reporter : Ahmad Azis








