Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Silaturahmi BNPT Pusat dan FKPT Aceh, Perlu Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme

Admin1 by Admin1
25/02/2021
in Nanggroe
0

BANDA ACEH – Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (FKPT) Pusat Komjen Pol Dr. Drs. Boy Rafli Amar, MH mengatakan, penyebab perpecahan di masyarakat karena sikap intoleran.

“Oleh karena itu semua komponen masyarakat, termasuk FKPT dan mitra Deradikalisasi harus dapat mengambil peran menjadi agen perdamaian dan mencegah berkembangnya ideologi kekerasan di Indonesia,” kata Komjen Boy Rafli Amar pada Silaturahmi Kepala BNPT, Deputi I dan Deputi II BNPT dengan Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Aceh dan para mitra Deradikalisasi serta mitra Kedeputian II di Aceh, Rabu (24/2/2021) malam di Hotel Hermes, Banda Aceh. .

Boy Rafli Amar juga berpesan agar semua pihak bekerjasama dan bersinergi dalam pencegahan radikalisme dan terorisme, serta memperkuat perdamaian yang sudah diraih oleh masyarakat Aceh.

“Karena hanya dengan situasi damailah kesejahteraan masyarakat dapat kita capai bersama,” kata Boy Rafli Amar.

Boy Rafli Amar juga mencontohkan bahaya pengaruh terorisme, seperti propaganda ISIS yang telah banyak memakan korban, bukan hanya harta, namun juga nyawa.

“Saat ini ada 1.200 atas nama warga negara Indonesia menjadi korban propaganda ISIS, mereka berangkat dan terjebak di Iran, dan sebagian besar ditampung di camp pengungsian. Mereka sebelumnya dijanjikan gaji tinggi dan sejumlah fasilitas muluk lainnya oleh ISIS sehingga mau bergabung dengan ISIS,” kata Komjen Boy Rafli Amar.

Akibatnya–para WNI dan sejumlah warga yang berasal dari berbagai negara terpaksa menggantungkan hidup dari bantuan lembaga internasional, yang tentu saja tidak selamanya.

Sementara Ketua FKPT Aceh Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA pada menyampaikan bahwa saat ini Aceh menjadi sorotan, karena di Aceh sangat akrab dengan berbagai isu, baik isu dari pusat maupun isu kawasan.

Kata Kamaruzzaman atau akrab disapa KBA, sejumlah masalah yang menjadi sorotan di Aceh seperti beredarnya isu-isu hoax terkait intoleran, penerapan syariat Islam yang sering diboncengi oleh oknum kelompok garis keras, isu politik yang dibawa ke isu keagamaan, serta seringnya masalah dan sentimen keagamaan di luar ikut masuk ke Aceh, contohnya isu Rohingya.

KBA menyebut, sejumlah upaya dan program sudah dijalankan, baik melalui program BNPT dan program Pemerintah Aceh melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Aceh untuk mencegah radikalisme dan terorisme di Aceh. Program pencegahan dilakukan melalui dialog, Forum Group Discussion (FGD) dan penelitian.

Selain itu, katanya, kerjasama dengan pihak kampus juga sangat membantu dengan program-program kuliah umum pencegahan radikalisme dan terorisme.

Acara silaturahmi yang digelar Deputi I dan Deputi II BNPT tersebut, selain Kepala BNPT, Komjen Pol Dr. Drs. Boy Rafli Amar, MH juga hadir para mitra Deradikalisasi, Deputi I Mayjen TNI Hendri Paruhuman Lubis, Deputi II Irjen Pol Drs. Budiono Sandi, SH, M.Hum, Direktur Pencegahan Brigjen Pol R. Ahmad Nurwakhid, SE, MM, Direktur Deradikalisasi Prof. Dr. Irfan Idris, MA, Direktur Penindakan Brigjen Pol Dr. Thoriq Triyono, M.Si, Kasubdit Pemberdayaan Masyarakat Moch. Chairil Anwar, SH, dan Kasubdit Bina Dalam Masyarakat Kol (Sus) Drs. Sholihuddin Nasution

Sementara pengurus FKPT Aceh dipimpin Dr. Kamaruzzaman Bustamam Ahmad, MA, serta para mantan napiter yang kini bernaung di bawah Yayasan Jalin Perdamaian Yudi Zulfahri, MA.[]

Tags: BNPTFKPTisisradikalismeTerorisme
Previous Post

Abdya Terima 851 Vial Vaksin Sinovac Tahap ke-II

Next Post

Sekda Aceh: Membangun Sistem Pencegahan Korupsi Butuh Komitmen Bersama

Next Post

Sekda Aceh: Membangun Sistem Pencegahan Korupsi Butuh Komitmen Bersama

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Silaturahmi BNPT Pusat dan FKPT Aceh, Perlu Sinergi Cegah Radikalisme dan Terorisme

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com