BLANGPIDIE – Perpustakaan sudah selayaknya menjadi taman tempat bermain dan meningkatkan pengetahuan. Sebab dari itu, peran perpustakaan bisa dioptimalkan pada sektor peningkatan kapasitas SDM.
Untuk pengelolaan dan punya program-program, Sigupai Mambaco melakukan kunjungan ke Dinas Pertanian Abdya dalam rangka pertemuan kedua kelas Lingkungan pada hari Selasa(02/03) kemarin.
“Kelas lingkungan ini hadir karena banyaknya anak-anak yang tidak sekolah Ketika pandemi lantas digunakan untuk berkebun apalagi ketika pada ketika pandemi banyak bunga yang viral sehingga anak-anak diarahkan menanam bunga mereka meminta kelas lingkungan agar mereka paham bagaimana cara menanam yang baik dan benar.” kata Nita selaku pendiri Lembaga Sigupai Mambaco.
Berangkat dari pengalaman tahun lalu, dibukalah kelas lingkungan agar generasi muda semakin peduli lingkungan dan menjadi salah satu generasi literat lingkungan. Membaca buku ayo berkebun juga menginspirasi sedikit banyaknya kelas tersebut lahir.
“Upaya datang ke Dinas Pertanian ini adalah menjadi sarana informasi baru dan pengalaman baru bagaimana sebuah makanan sampai ke meja makan kita, jasa petani sungguh besar dan untuk kalangan pemerintahan tentu ada dinas yang mengkoordinir kegiatan sehingga kunjungan ini bisa jadi jalan menambah semangat untuk semakin peduli lingkungan dan terciptanya generani petani yang millenial,” jelas Nita.
Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah anak sekolah dasar dari kelas 3 sampai dengan kelas 6 dan diikuti 4 relawan.
Kegiatan pengenalan dari tahap awal hingga selesai pukul 16.30 WIB itu berlangsung dengan antusias dari kedua belah pihak.
Kepala Bidang Lab Kultur Jaringan Dinas Pertanian Abdya mengharapkan, Semoga kegiatan yang dilakukan oleh Sigupai Mambaco menjadi contoh dan langkah awal Perpustakaan Gampong sebagai pusat perubahan yang dimulai dari Gampong, berinovasi dengan terus menerus.
“Jika mau datang lagi silahkan, tempat ini dibuat untuk edukasi, kami mengharapkan bukan hanya adik-adik dari Sigupai Mambaco yang datang berkunjung ke sini, dari pustaka Gampong juga bisa datang, ini punya pemerintah,” ujar Yuni, selaku Kepala Bidang Lab Kultur Jaringan saat selesai memandu para pengunjung.










