BANDA ACEH – Organisasi mantan kombatan GAM, Komite Peralihan Aceh (KPA) dilaporkan tak memiliki pucuk pimpinan di dua wilayah Aceh.
Informasi yang diperoleh atjehwatch.com, dua wilayah tersebut adalah Pase dan Aceh Rayeuk.
Sebagaimana yang diketahui, Mualem Muzakir Manaf baru saja menggantikan Teungku Zulkarnaini bin Hamzah atau Teungku Ni dari posisi ketua KPA Pase.
Teungku Ni diangkat menjadi salah satu wakil panglima di jajaran KPA Pusat bersama Abu Razak dan Teungku Darwis Jeunib serta beberapa nama lainnya.
Posisi Ketua KPA Pase sendiri masih dibiarkan kosong. Mualem dikabarkan mengambil alih pimpinan KPA Pase untuk 6 bulan kedepan.
Kemudian wilayah yang selanjutnya kosong adalah pucuk pimpinan di KPA Aceh Rayeuk.
Dimana, berdasarkan informasi yang diperoleh atjehwatch.com, Saifuddin Yahya atau akrab disapa Pakcek juga telah menyerahkan surat pengunduran diri dari posisi panglima.
Mundurnya Pakcek dari posisi panglima jauh sebelum penggantian Teungku Ni di Pase.
“Namun Mualem juga belum menunjuk pengganti Pakcek selaku ketua KPA Aceh Rayeuk,” ujar sumber atjehwatch.com.










