Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

25 Orang Tewas di India Usai Minum Miras Beracun

Admin1 by Admin1
31/05/2021
in Internasional
0
25 Orang Tewas di India Usai Minum Miras Beracun

Ilustrasi meninggal. (Istockphoto/RichLegg)

Jakarta – Sebanyak 25 orang tewas di India setelah menenggak minuman keras beracun, Minggu (30/5).
Media lokal melaporkan minuman keras itu dibeli pada Kamis lalu dari toko yang dikelola oleh dua bersaudara.

Polisi sejauh ini telah menangkap 10 pria yang diduga menjual minuman keras di Uttar Pradesh, negara bagian terpadat di India.

“Sejauh ini 25 orang meninggal dan beberapa lainnya dirawat di rumah sakit. Sepuluh orang telah ditangkap,” kata Juru Bicara Kepolisian Ajab Singh kepada AFP.

Toko minuman keras di negara bagian itu telah ditutup menyusul penguncian wilayah untuk melawan badai virus corona.

Namun ketika jumlah kasus mulai melambat, mulai 11 Mei lalu Uttar Pradesh mengizinkan kembali penjualan minuman keras pada jam-jam terbatas di beberapa distrik.

Meskipun tidak jelas bagaimana minuman keras dalam kasus Uttar Pradesh diproduksi, ratusan orang meninggal setiap tahun di India karena alkohol murah ini.

Dari perkiraan lima miliar liter alkohol yang diminum setiap tahun di negara itu, sekitar 40 persen diproduksi secara ilegal, menurut International Spirits and Wine Association of India.

Minuman keras sering kali ditambahi metanol untuk meningkatkan kekuatannya. Metanol dapat menyebabkan kebutaan, kerusakan hati, dan kematian.

Tahun lalu, 98 orang tewas di negara bagian Punjab utara setelah meminum minuman keras ilegal.

Lalu pada 2019, sekitar 150 orang tewas di timur laut negara bagian Assam, kebanyakan dari mereka adalah pekerja perkebunan teh.

Sumber: CNNIndonesia

Previous Post

10 SMA Terbaik di Indonesia Berdasarkan Nilai UTBK LTMPT

Next Post

UAH Ancam Proses Hukum Orang yang Fitnah Donasi Palestina

Next Post
Menyingkap Akar Konflik Israel-Palestina

UAH Ancam Proses Hukum Orang yang Fitnah Donasi Palestina

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Jadi Daerah Basis Mualem-Dekfadh, Anggaran Dayah untuk Aceh Utara Kalah Jauh dari Bireuen di APBA 2026

Ohku, BMKG Ingatkan Aceh Siaga Bencana Hidrometeorologi

10/04/2026
Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

Pupuk Indonesia Bangun Dua Pabrik Metanol di Aceh dan Kaltim

10/04/2026
Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

Pertamina Pastikan Stok Avtur Embarkasi Haji Aceh Aman

10/04/2026
HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

HUT ke-24 Abdya, Dr. Safaruddin Mampu Keluarkan Daerah dari Tekanan Fiskal

10/04/2026
Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

Ohku, Wabup Pijay Didesak Nonaktif Sementara Demi Prinsip Equality Before The Law

10/04/2026

Terpopuler

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

Mualem Kantongi Dua Nama Calon Pengganti Abang Samalanga

09/04/2026

Dua Terpidana TPPU Masuk DPO Kejari Banda Aceh

JKA; Diluncurkan Masa Irwandi, Ditiru Nasional, Serta ‘Dipangkas’ Era Mualem

20 Santri Al Zahrah Beunyot Dinyatakan Lulus SPAN PTKIN 2026

Bupati Sibral Salurkan Jadup untuk 15.377 Jiwa Warga Pidie Jaya

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com