PEUREULAK — Dalam mengurangi angka Stunting di Aceh Timur, Puskesmas Peureulak Timur menggelar rapat koordinasi bersama Tenaga Pendamping Profesional Indonesia (TPPI) dalam melaksanakan Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (P3MD) kabupaten Aceh Timur.
Untuk mencegah penyakit stunting, Dinas kesehatan Aceh Timur melalui Puskesmas Peureulak Timur, mengajak pendamping desa untuk mengadvokasi ke desa-desa meningkatkan anggaran di bidang kesehatan.
“Seperti di ketahui bahwa di setiap gampong di di gelarnya Posyandu untuk mencegah gizi buruk seperti Stunting dan Poswindu untuk Lansia, sementara anggarannya sangat minim, dengan ini kami berkoordinasi dengan TPPI untuk menambah dana di bidang kesehatan dalam 20 gampong di kecamatan Peureulak Timur,” ujar kepala Puskesmas Peureulak Timur, Selasa 29 Oktober 2019.
Sementara itu, Muhammad Yakub Koordinator PLD mengatakan bahwa pihaknya siap membantu dinas kesehatan dalam mengadvokasi dana kesehatan di gampong-gampong.
“Setelah berkoordinasi dengan Puskesmas Peureulak Timur, kita akan mengadvokasi para Keuchik untuk mengalokasikan dana gampong untuk bidang kesehatan lebih besar, “ujarnya.
Kemudian ia juga mengatakan bahwa, kesehatan masyarakat bukan hanya tugas Dinas Kesehatan atau rumah sakit, melainkan tugas bersama.
“Maka dari itu, kita TIM P3MD akan bekerja semaksimal mungkin untuk pencegahan ‘Stunting’ di Aceh, Khususnya Peureulak Timur, dalam mewujudkan masyarakat sehat,” kata dia. []
Laporan Irwansyah










