Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Barat Selatan

MAN Abdya Deklarasikan Madrasah Ramah Anak, Ini Tanggapan KAPHA Aceh

Atjeh Watch by Atjeh Watch
16/10/2021
in Lintas Barat Selatan
0
MAN Abdya Deklarasikan Madrasah Ramah Anak, Ini Tanggapan KAPHA Aceh

BLANGPIDIE – Madrasah Aliyah Negeri I Aceh Barat Daya deklarasi Madrasah Ramah Anak (MRA). Acara yang dihadiri oleh Adihar, S. Pd. I, MA Kasi Pendis Kankemenag Abdya, Perwakilan Komite dan para Dewan Guru yang berlangsung Kompleks Madrasah tersebut pada hari Jum’at (15/10).

Kepala MAN Abdya, Syamsullizarni, S. Pd mengatakan, konsep MRA adalah program untuk mewujudkan kondisi aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup, yang mampu menjamin pemenuhan hak dan perlindungan anak dari kekerasan, diskriminasi selama anak berada di satuan pendidikan, serta mendukung partisipasi anak.

“Definisi konsep MRA itu merupakan bagian pengintegrasian pemenuhan hak dan perlindungan terhadap anak di Madrasah yang aman, bersih, sehat, peduli, dan berbudaya lingkungan hidup,” ungkap Syamsul.

MRA juga merupakan sebagai implementasi hak anak dunia. Sekolah suatu indikator harus layak belajar dan hak anak tidak dilanggar.

“Belajar di sekokah harus betah, tidak ada Buli, sekolah ini harus menjadi baik dan nyaman. Termasuk bagaimana penyambutan waktu siswa datang ke sekolah,” sambungnya.

Ia juga berharap, Madrasah Ramah Anak juga merupakan salah satu indikator dalam pengembangan Kabupaten layak anak nantinya.

Usai melakukan deklarasi MRA, seluruh stakeholder yang hadir melakukan penandatanganan deklarasi bersama sebagai bentuk dukungannya.

Menangapi hal tersebut, Direktur Kualisi Advokasi Pemantauan Hak Anak (Kapha) Aceh Taufik Riswan memberikan apresiasi terhadap komitmen Sekolah dan Madrasah, Baik dibawah Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, maupun Kemenag atas lahirnya deklarasi Sekolah/Madrasah Ramah Anak, seperti yang diselenggarakan oleh MAN Abdya.

“Semoga poin-point dalam deklarasi tersebut terus diwujudkan melalui pemenuhan indikator atau standar kompenen Sekolah Ramah Anak. Mulai dari pembaharui kebijakan-kebijakan aturan Sekolah dengan melibatkan partisipasi anak, dan masyarakat, selain itu juga perlu tersedianya SDM terlatih Konvensi Hak Anak baik Kepada Sekolah, Guru, dan Tenaga Kependidikan agar memiliki perspektif yang benar dalam menjalankan prinsip-prinsip Sekolah/Madrasah Ramah Anak,” ucap Taufik Riswan, Sabtu (16/10/2021).

Selain itu, lanjutnya. Sekolah atau Madrasah harus bisa memastikan proses belajar dan penerapan kurikulum belajar ramah anak, didukung oleh semua sarana dan prasarana yang melindungi anak agar terciptanya lingkungan bersih, aman, sehat, inklusi, hijau, dan siaga Bencana.

“Sekolah Ramah Anak dan Madrasah Ramah Anak adalah wujud komitmen bahwa semua anak tidak menjadi korban kekerasan, korban bully, dan korban kebijakan sekolah yang kerap terjadi, sepertih anak dikeluarkan dari sekolah karena dianggap melanggar norma sekolah,” pungkas Taufik Riswan.

Reporter: Rusmamln

Previous Post

Pedagang Toko Kelontong di Aceh Timur Diciduk Polisi Usai Jual Chip Higgs Domino

Next Post

Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

Next Post
Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

Gampong Blang Krueng Launching “Geurakan Bek Beuo“

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

Pesantren Jadi Lokomotif Pertanian Modern, IPB Kenalkan Varietas Padi Cerdas Iklim di Pidie Jaya

08/06/2026
Panas dan Angin Kencang Berpotensi Perluas Karhutla di Aceh

Januari hingga 6 Juni 2026, Aceh Alami Kerugian Rp34,7 Miliar Akibat Karhutla

08/06/2026
Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

Terbukti Tilep Rp1,1 Miliar, Eks Bendahara DPMG-PKB Bireuen Divonis 6 Tahun Penjara

08/06/2026
Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

Pesantren Modern Al Zahrah Tingkatkan Kompetensi Guru Asuh melalui Program Penguatan Tahsin

08/06/2026
Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

Jendela Masjid Al-Muttaqin Bener Meriah Rusak Usai Gempa 4,2 Magnitudo

08/06/2026

Terpopuler

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

Sawah Tertimbun Lumpur Banjir Disulap Jadi Sentra Bawang Merah, Upaya Pemulihan Ekonomi Petani Pidie Jaya

06/06/2026

14 Gampong Belum Ajukan Dana Desa Tahap I, Karena Tuha Peut dan Syarat Pendamping Desa

Korban Cuaca Ekstrem di Langkahan Peroleh Bantuan Masa Panik

Nyan, Bupati Pidie Jaya Perintahkan Pendataan Anak Putus Sekolah, Sekolah Rakyat Jadi Instrumen Putus Rantai Kemiskinan

MAN Abdya Deklarasikan Madrasah Ramah Anak, Ini Tanggapan KAPHA Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com