Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Nanggroe

Sosok ‘Arief Aceh’ Jadi Pembahasan Serius di KPK, Siapa Dia?

Admin1 by Admin1
24/11/2021
in Nanggroe
0
416 Pegawai KPK Lolos TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Gedung Merah Putih KPK. (Foto: CNN Indonesia/Andry Novelino)

JAKARTA – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mendalami dugaan keterlibatan tiga nama yakni ‘Arief Aceh’, ‘Aldi’, dan ‘Ali’ yang diungkap Stepanus Robin Pattuju kerap bermain kasus di KPK dan bahkan disebut juga oleh salah satu pimpinan Lili Pintauli Siregar.

Untuk diketahui, pada kasus yang melibatkan mantan Bupati Tanjungbalai M Syahrial nama Arief Aceh bukanlah kali pertama terungkap di persidangan.

Dalam kesaksiannya di sidang terdakwa Stepanus Robin Pattuju, M Syahrial pernah mengungkapkan nama ‘Arief Aceh’ adalah orang yang direkomendasikan Lili Pintauli Siregar untuk membantu perkaranya.

Tetapi hingga kini, KPK juga belum mengungkapkan siapa sebenarnya ‘Arief Aceh’ yang diduga ‘pemain kasus’ di KPK.

Demikian Koordinator Masyarakat Anti Korupsi Indonesia (MAKI) Boyamin Saiman dalam keterangan kepada KOMPAS.TV, Selasa (23/11/2021).

“KPK apapun harus mendalami tiga nama itu, khususnya yang terkait nama Arif Aceh. Itu harus dicari siapa dan harus minta keterangan apa kaitannya dengan Bu Lili Pintauli,” ujar Boyamin.

“Karena berdasarkan pengakuan Syahrial yang disampaikan Robin Pattuju adalah Syahrial diminta untuk berkomunikasi dalam rangka membantu kasusnya dengan lawyer atau siapapun orang namanya Arief Aceh.”

Boyamin berpendapat sepatutnya bagi institusi KPK, mengungkapkan siapa Arief Aceh bukanlah perkara sulit.

“Dicari aja itu gampang mestinya, soal nama ‘Aldi’, ‘Ali’ tugasnya KPK untuk mendalami. Jadi proses-proses ini harus dibuka seterang-terangnya,” ucap Boyamin.

“Sehingga mendatangkan rasa keadilan bagi semuanya.”

Dalam bacaan Boyamin, KPK seharusnya cermat dan tidak membiarkan Robin Pattuju sebagai pihak satu-satunya yang dikorbankan.

Mengingat, Robin Pattuju merupakan penyidik junior yang masuk dalam institusi KPK.

“Dan dia diduga berani main membantu perkara begini saya kira karena ada yang lain yang lebih senior atau orang yang lebih tinggi yang diduga memainkan perkara,” kata Boyamin.

“Sehingga Robin Pattuju jadi berani, untuk itulah KPK harus mendalami semua.”

Sebelumnya seperti diberitakan KOMPAS.TV, saat di persidangan Senin pekan ini, Stepanus Robin Pattuju mengungkap tiga nama yang diduga terlibat pengurusan perkara jual beli jabatan di lingkungan Pemkot Tanjungbalai.

Selain ‘Arief Aceh’ yang direkomendasilan Lili Pintauli, Robin menuturkan Maskur Husain juga menyebut dua nama yakni ‘Ali’ dan ‘Aldi’.

“Maskur mengatakan kenal orang KPK yang namanya ‘Ali’ yang punya jabatan. Saya tidak tahu ‘Ali’ siapa, kemudian ‘Aldi’,” kata Robin.

Selain itu, satu nama lainnya muncul dari mulut Wakil Ketua KPK Lili Pintauli Siregar saat dihubungi M. Syahrial, mantan wali kota Tanjungbalai.

“Bu Lili menyampaikan ‘Ya sudah kalau mau dibantu kamu ke Medan ketemu dengan pengacara namanya Arief Aceh.’ Atas hal itu, Syahrial menyampaikan kepada saya,” beber Robin.

Sumber: kompas.com

Tags: Arief Acehkpk
Previous Post

Perusahaan Asal India Resmi Kelola Bandara Kualanamu hingga 25 Tahun

Next Post

Aceh Barat Sudah Terima 73.945 Dosis Vaksin Sinovac

Next Post

Aceh Barat Sudah Terima 73.945 Dosis Vaksin Sinovac

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

Kejati Aceh Diminta Bongkar Dugaan Pungli Akreditasi Puskesmas di Aceh Selatan 2024, Nilainya Diduga Capai Ratusan Juta Rupiah

15/06/2026
Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

15/06/2026
Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

Sambut 1 Muharram 1448 H, Pemkab dan Masyarakat Abdya Padati Masjid Baitul Ghafur

15/06/2026
Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026
KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

KAMMI Aceh Besar Laksanakan RAPIMDA: Konsolidasi Kader Memperkuat Arah Gerak untuk Kemaslahatan Masyarakat

15/06/2026

Terpopuler

416 Pegawai KPK Lolos TWK Minta Pelantikan ASN Ditunda

Sosok ‘Arief Aceh’ Jadi Pembahasan Serius di KPK, Siapa Dia?

24/11/2021

Di Balik WTP, BPK Bongkar Dana BOSP Rp312 Juta Bermasalah di Pidie Jaya

Sambut HUT ke-19 Pidie Jaya, Pemkab Luncurkan Twibbon Resmi untuk Masyarakat

Bupati Pidie Nonaktifkan Kadisdik dan Kepala BPBD, Sinyal Keras Evaluasi Kinerja Pejabat

Ohku, 56 Izin Tambang Terbit dalam 5 Tahun, Aceh Menuju Darurat Ekologis?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com