Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Bupati Cek Mad Apresiasi Kreativitas Geuchik Nyakdin Pencetus Parfum ‘Mangat Bee’

Admin1 by Admin1
21/11/2019
in Lintas Timur
0
Pimpin Aceh Utara Periode ke Dua, Harta Cekmad Cuma Rp3,7 Miliar

Bupati Aceh Utara

ACEH UTARA – Bupati Aceh Utara H. Muhammad Thaib mengapresiasi kreativitas Geuchik (Kepala Desa) Kilometer VIII Kecamatan Simpang Keuramat, Mahyeddin Abubakar alias Nyakdin. Pasalnya, tangan dinginnya telah berhasil melahirkan produk Parfum dengan bahan baku minyak nilam terbaik di dunia yang berasal dari Aceh Utara.

“Ini patut kita apresiasikan, dan perlu perhatian khusus pemerintah dalam pengembangan produk-produk seperti ini. Kami juga meminta kepada Kadis DPMG untuk lebih produktif dalam hal pengembangan ekonomi gampong,” ungkap Bupati yang akrab dengan sapaan Cek Mad tersebut, Kamis 21 November 2019.

Dirinya berharap, kedepan lebih banyak lagi Geuchik yang produktif melahirkan produk-produk dengan cara menghidupkan Usaha Peningkatan Perekonomian Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan Kader Pembangunan Manusia Gampong (KPM-G).

“Kreasi inovasi Geuchik Nyakdin memiliki manfaat yang baik untuk peningkatan perekonomian, ini motivasi kepada para Geuchik untuk menciptakan produk dan menghidupkan perekonomian gampong, sekali lagi kami minta kepada Dinas terkait untuk membantu pengembangan produk tersebut,” ujar Bupati Cek Mad.

Secara terpisah Geuchik Nyakdin mengatakan, usahanya tersebut dilakukan karena tidak mau menyia-nyiakan bahan baku minyak nilam asal Aceh Utara yang diketahui memiliki varietas terbaik di dunia sesuai SK Menteri Pertanian nomor: 320/Kpts/SR.120/8/2005 dengan daya produktivitas terna 42,59 – 64,67 ton/ha. Sementara produksi minyak 273,49 – 415,65 kg/ha. Dengan kandungan kadar pathchouli alcohol 34,46 persen.

“Saya mengucapkan terimakasih kepada Bapak Bupati H. Muhammad Thaib atas apresiasinya, namun kami juga meminta kepada Pemkab Aceh Utara untuk lebih serius membantu para petani salah satu tanaman penghasil minyak atsiri di gampong yang saya pimpin, yang telah berkembang sejak tahun 1996 silam. Bahkan pada 1998 dampak puncaknya krisis moneter dunia tidak dirasakan oleh petani nilam di sana karena saat itu harga minyak nilam di atas Rp1 juta/kg,” ungkap Geuchik Kilometer VIII tersebut.

Menurutnya lagi, 90 persen kebutuhan minyak nilam dunia itu dipasok dari Indonesia, dan 70 persennya berasal dari Aceh. Nilam Aceh (pogostemon cablin benth) merupakan nilam unggul dengan kualitas terbaik di dunia karena menghasilkan minyak dengan rendemen 3 persen dan kandungan patchouly alcohol (pa) di atas 30 persen. Minyak nilam ini mutlak dibutuhkan dalam industri parfum sebagai bahan fixatif pengikat aroma, sehingga wanginya bisa bertahan lebih dari 12 jam.

“Bermodalkan jerih triwulan ketiga tahun 2019 yang saya terima, bersama Kader Pembangunan Manusia Gampong (KPM – G) saya mengimplementasikan racikan parfum dengan kandungan minyak nilam sebagai pengikat aroma, parfum “Mangat Bee” Produk UPPKS (Usaha Peningkatan Perekonomian Keluarga Sejahtera) KM VIII – Simpang Keuramat mulai dilepas ke pasar sejak 18 November 2019 meski belum mengantongi izin resmi. Namun bahan-bahan yang terkandung di dalam racikan minyak wangi tersebut salah satunya adalah cetearyl alcohol yang merupakan jenis alkohol nonkhamr dan mendapat sertifikasi halal dari LPPOM-MUI,” kata Mahyeddin Abubakar alias Nyakdin. []

Previous Post

Titik Balik Perjuangan Aceh

Next Post

Cerita Menag Fachrul Razi di Balik Gaduh Cadar dan Celana Cingkrang

Next Post

Cerita Menag Fachrul Razi di Balik Gaduh Cadar dan Celana Cingkrang

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

Pemkab Aceh Selatan Salurkan Bantuan Masa Panik Kebakaran Pesantren

18/06/2026
Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

Kakanwil Kemenag Aceh Lantik 40 Pejabat Fungsional, Tekankan Inovasi dan Kerja Tim dalam Melayani Umat

18/06/2026
Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

Lewat Puisi, LK Ara Kritik Eksploitasi Tambang dan Kerusakan Hutan

18/06/2026
Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

Penuhi Undangan Kemendagri, Pemerintah Aceh Bahas Tujuh Poin Inti Revisi UUPA

18/06/2026
Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

Antusiasme Tinggi Warnai Muslimpreneur Talks 2026 IMMI UIN Ar-Raniry

18/06/2026

Terpopuler

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

Kursi Kosong di HUT Pidie Jaya, Simbol Retaknya Harmoni Bupati dan Wakil Bupati?

15/06/2026

Bupati Cek Mad Apresiasi Kreativitas Geuchik Nyakdin Pencetus Parfum ‘Mangat Bee’

Diduga Dikuasai Oknum, Aset Alat Berat Pidie Jaya Jadi Sorotan Aktivis

Besok, Ribuan Pelajar Ramaikan Pawai Syiar 1 Muharram 1448 Hijriah di Banda Aceh

Aliansi Pemuda Pidie Jaya Ultimatum Pemkab dan DPRK: Banjir Surut, Penderitaan Warga Belum Berakhir

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com