Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Internasional

Pemerintah Baru Jerman akan Kucurkan Rp970 Triliun untuk Iklim

Admin1 by Admin1
14/12/2021
in Internasional
0

Jakarta – Pemerintah baru Jerman meloloskan anggaran tambahan pada Senin untuk menambah dana iklim dan transformasinya dengan suntikan yang dibiayai utang sebesar 60 miliar euro (Rp970 triliun) untuk memungkinkan lebih banyak investasi dalam pergeseran menuju ekonomi hijau.

Anggaran tambahan, disahkan dengan suara bulat oleh kabinet Kanselir Olaf Scholz, akan menyalurkan 60 miliar euro utang yang tidak terpakai dalam anggaran federal tahun ini ke dalam iklim dan dana transformasi pemerintah untuk pengeluaran masa depan, menurut Reuters, 13 Desember 2021.

Manuver anggaran disetujui bulan lalu oleh Partai Sosial Demokrat (SPD) kiri-tengah, Partai Hijau yang pro-anggaran iklim besar, dan Demokrat Bebas (FDP) yang lebih berhati-hati secara fiskal dalam kesepakatan koalisi mereka, yang memungkinkan partai-partai memanfaatkan situasi sementara terkait pandemi untuk penangguhan batas pinjaman dalam konstitusi.

Kompromi anggaran membantu menteri keuangan baru Jerman dan pemimpin FDP Christian Lindner untuk melihat kembali ke aturan rem utang mulai 2023, dan masih memungkinkan lebih banyak investasi publik yang diperlukan untuk mengurangi emisi karbon di ekonomi terbesar Eropa.

“60 miliar euro untuk investasi masa depan adalah pendorong bagi perekonomian,” kata Lindner.

Langkah itu akan membantu pemerintah mengatasi konsekuensi ekonomi dari pandemi virus corona dan memungkinkan lompatan kuat menuju masa depan yang lebih netral karbon dan lebih digital, tambahnya.

Koalisi ingin menyebarkan dana untuk melakukan investasi publik yang penting dalam langkah-langkah perlindungan iklim, mulai dari titik pengisian untuk kendaraan listrik hingga isolasi rumah yang lebih baik, dan digitalisasi ekonomi.

Suntiksn anggaran yang dibiayai utang sebesar 60 miliar euro akan meningkatkan volume dana menjadi 76,2 miliar euro (Rp1.231 triliun) pada awal tahun depan, kata Lindner.

Selain itu, pemerintah akan menyalurkan hingga 18 miliar euro (Rp291 triliun) pendapatan pajak tambahan, terutama yang berasal dari pajak ramah lingkungan dan skema perdagangan emisi CO2, ke dalam dana transformasi dan iklim pada tahun depan, sehingga cadangan fiskal untuk investasi mendekati 95 miliar euro (Rp1.535 triliun).

Koalisi Scholz setuju untuk menggunakan klausul darurat dalam konstitusi untuk tahun ketiga berturut-turut pada 2022, untuk menangguhkan batas utang dan memungkinkan pinjaman baru sebesar 100 miliar euro (Rp1.616 triliun). Ini akan datang di atas utang baru bersih yang belum pernah terjadi sebelumnya sebesar 130 miliar euro (Rp2.100 triliun) pada 2020 dan 240 miliar euro (Rp3.880 triliun) pada 2021.

Mulai tahun 2023 dan seterusnya, koalisi baru Jerman bertujuan untuk kembali ke aturan rem utang konstitusi yang membatasi pinjaman baru untuk sebagian kecil dari output ekonomi.

Sumber: Tempo.co

Previous Post

Abu Razak Buka Pra-PORA Wushu Aceh, Begini Harapannya

Next Post

Persiraja Masih di Dasar Klasemen Usai Ditahan Imbang PSM Makassar

Next Post

Persiraja Masih di Dasar Klasemen Usai Ditahan Imbang PSM Makassar

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

PC PGRI Labuhanhaji Timur dan Labuhanhaji Gelar Konferensi, Berikut Pengurus Terpilih

09/09/2026
Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

Peta Baru Benua Afrika yang Lebih Akurat Disahkan PBB, AS Menolak

09/09/2026
Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

09/09/2026
Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

08/09/2026
Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

Ohku, Pengangguran Terus Bertambah Sejak Mualem-Dekfadh Pimpin Aceh

08/09/2026

Terpopuler

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

November, Garuda Spark Hadir di Banda Aceh

06/09/2026

Pemerintah Baru Jerman akan Kucurkan Rp970 Triliun untuk Iklim

Batas Kecamatan di Abdya Memanas, Enam Kali Mediasi Berujung Blank Spot Hukum

HIPMI dan Kapolres Abdya Sepakat Perkuat Iklim Usaha dan Investasi

Munawar Ibrahim Pimpin ICMI Pidie Jaya, Taqwaddin: Bukan Underbow Pemerintah

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com