Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Kolom

Jembatan ‘Abu Nawas’ Senilai Rp30 Miliar di Pidie

Admin1 by Admin1
30/01/2022
in Kolom
0

Jembatan rangka baja sepanjang 40 meter menghubungkan Gampong Pasi Jeumerang dengan Pusong, Kecamatan Kembang Tanjong, Kabupaten Pidie masih mangkrak.

Sarana penyebrangan yang melintasi mulut Kuala Tari itu layak disebut jembatan ‘Abu Nawas’. Mengapa tidak, dengan anggaran yang mencapai 30 miliar hingga hari ini masih belum bisa digunakan oleh warga sebagai sarana transportasi. 

Menyikapi hal ini, Muhammad YS sebagai putra asli Kembang Tanjong menyayangkan mangkraknya jembatan tersebut yang membuat masyarakat Pusong harus melintasi 13 km melalui ruas jalan Pidie Jaya untuk menuju ke Kembang Tanjong. 

“Tentu kita menyayangkan, hingga hari ini jembatan tersebut masih belum bisa digunakan oleh warga, sebagai akses yang mestinya memperlancarkan kegiatan masyarakat setempat. Kita berharap pemerintah jangan menutup mata dengan kondisi ini dan semoga tahun 2022 dapat direalisasikan harapan warga,” ucap Muhammad YS.

Selain itu, ada hal lain yang menarik dari pesona yang ada di Jembatan Abu Nawas ini. Terletak di garis pantai dan kuala, Jembatan Abu Nawas menyimpan potensi pariwisata yang indah dengan basis pembangunan ekonomi warga sekitar. Hal ini disampaikan oleh Muhammad YS yang juga merupakan salah satu jebolan magister ekonomi syariah UIN Ar-Raniry Banda Aceh.

“Saya melihat ada potensi pariwisata yang menakjubkan di sini, dengan basis pembangunan ekonomi warga sekitar. Butuh sedikit sentuhan dan peran dari berbagai stakeholder untuk membangun sarana di seputaran jembatan ini. Terlebih antusias warga saat sore hari masih tinggi untuk rekreasi, dan andai di kelola dengan baik bukan tidak mungkin pantai kuala tari ini akan menjadi  salah satu pesona wisata baru di Kabupaten Pidie. Selain itu, juga berpeluang untuk pembangunan ekonomi warga sekitar, yang pada akhirnya meminimalisirkan kemiskinan masyarakat.”

Untuk mewujudkan hal itu, butuh sinergi dan partisipasi bersama. Dengan memanfaatkan potensi-potensi yang ada, untuk menggapai kesejahteraan bersama.

Previous Post

Kapaloe, Penipuan Online Sasar Warga di Aceh

Next Post

Persiraja Sukses Terkam ‘Macan Kemayoran’ 0-1

Next Post
Persiraja Sukses Terkam ‘Macan Kemayoran’ 0-1

Persiraja Sukses Terkam 'Macan Kemayoran' 0-1

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Sang Kombatan [Jilid 2]

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 11

11/10/2026
Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

Presiden Negara Afrika Ini Pecat 19 Ribu PNS karena Kasus Ijazah Palsu

11/10/2026
Ledakan Guncang Bandara Arab Saudi Lagi, Penerbangan Terganggu

Ledakan Guncang Bandara Arab Saudi Lagi, Penerbangan Terganggu

11/10/2026
Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

Rawat Warisan Sejarah Aceh, SKI FAH UIN Ar-Raniry Bersama BPK Aceh dan Disdikbud Gelar Meuseuraya di Aceh Besar

10/10/2026
Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

Dua Remaja Meninggal Dunia dalam Kecelakaan di Aceh Selatan

10/10/2026

Terpopuler

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

Dua Ceh Senior Siap Adu Syair di Didong Jalu, Win Kul Comeback Setelah Lama Vakum

10/10/2026

Persada Abdya U-17 Lolos ke Putaran Nasional Soeratin Akan Segera Berlaga di IKN, Berikut Jadwalnya

Polda Aceh Kerahkan 1.820 Personel Amankan Muzakarah Ulama

Sang Kombatan [Jilid 2] Bagian 10

TIKAI, 31 Cerpen Agusni AH: Merawat Luka, Cinta, dan Ingatan dalam Balutan Kisah Aceh

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com