Atjeh Watch
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video
No Result
View All Result
Atjeh Watch
No Result
View All Result
Home Lintas Timur

Puluhan Ikan Mati di Aceh Utara Diduga Akibat Keracunan Limbah

Admin1 by Admin1
22/02/2022
in Lintas Timur
0
Puluhan Ikan Mati di Aceh Utara Diduga Akibat Keracunan Limbah

Puluhan ikan mati di Pelabuhan Krueng Geukuh, Aceh Utara, pada 9 Februari 2021. Diduga ikan ini mati karena limbah PT PIM yang berada tak jauh dari pelabuhan itu.(Dokumentasi nelayan)

LHOKSUKON – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara mengungkap, hasil sampel air dari limbah PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) masih dalam batas baku mutu air.

Sebelumnya diberitakan, pada Rabu (9/2/2022) puluhan ikan di area Pelabuhan Krueng Geukueh Aceh Utara ditemukan mati. Awalnya ikan-ikan tersebut diduga mati karena kebocoran limbah milik PT PIM.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Aceh Utara Cut Ibrahim mengatakan, beban pencemaran limbah di area buangan saluran limbah dan air laut di sekitar PT Pupuk Iskandar Muda (PT PIM) Aceh Utara masih dalam batas baku air sesuai dengan Keputusan Menteri Lingkungan Hidup RI.

 “Jadi beban pencemarannya masih dibatas baku mutu sesuai aturan yang ada. Maka perlu pendalaman ke area lainnya (untuk menyelidiki penyebab matinya puluhan ikan di area tersebut),” katanya dihubungi Kompas.com, Selasa (22/2/2022).

Meski pihak DLHK Aceh Utara telah menerima hasil uji laboratorium dari Baristan Provinsi Aceh, kata Ibrahim, timnya melakukan pengembangan pengujian parameter ke Instalasi Pengelolaan Air Limbah (IPAL) di sejumlah perusahaan yang berada di daerah tersebut.

 Untuk diketahui, di area pelabuhan Krueng Geukueh itu terdapat beberapa perusahaan yang tergabung dalam Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Arun Lhokseumawe.

“Hari ini kita mulai pendalaman ke perusahaan lainnya. Agar bisa dipastikan kenapa ikan mati itu dan sumbernya dari mana,” kata Cut Ibrahim.

Sementara itu, Vice Presiden Public Relations PT PIM Aceh Utara Nasrun mengatakan, hasil laboratorium menujukan kepatuhan PT PIM dalam pengelolaan limbah.

“Karena masih sesuai dengan Kepmen LHK RI,” katanya. Dia menyebutkan, penjelasan hasil laboratorium itu sekaligus menunjukan bahwa ikan mati di perairan yang dekat dengan kawasan pabrik pupuk plat merah itu bukan berasal dari PT PIM. “Semoga penjelasan hasil laboratorium itu bisa dipahami publik,” pungkasnya.

Sumber: kompas.com

Previous Post

Ombudsman: Minyak Goreng dari Aceh sampai Papua Langka, Harga Lampaui HET

Next Post

Dinkes dan KB  Pidie Jaya Lakukan Fogging di MUQ

Next Post
Dinkes dan KB  Pidie Jaya Lakukan Fogging di MUQ

Dinkes dan KB  Pidie Jaya Lakukan Fogging di MUQ

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Terbaru

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

Menteri Ekraf Dorong Taman Iskandar Muda Perkuat Talenta Muda Aceh

22/08/2026
Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

Polresta Banda Aceh Tangkap Pelaku Sodomi Anak di Bawah Umur

22/08/2026
Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

Camat Zahrul Fuadi Sambut Paskibraka Nasional Asal Kuta Baro Sepulang dari Istana Negara

22/08/2026
‎YARA Desak Polda Aceh Bongkar Tambang Emas Ilegal Berkedok Normalisasi Sungai di Linge

Kutukan Sumber Daya di Tanah Rencong: Mengapa Aceh Tetap Miskin di Tengah Ledakan Tambang?

22/08/2026
IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

IKSAS Subulussalam Tolak Perusahaan Tambang di Samadua, Minta IUP MMS dan BSM Ditinjau Ulang

22/08/2026

Terpopuler

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

Eks Kepala BPSDM Aceh Didakwa Korupsi Beasiswa Rp14,32 Miliar

21/08/2026

Puluhan Ikan Mati di Aceh Utara Diduga Akibat Keracunan Limbah

Disdikbud Aceh Besar Uji Coba Virtual Learning Literasi-Numerasi SD

Ohku, Negara Rugi Rp1 Triliun akibat Penyalahgunaan BBM di Aceh

Nyan, 514 ASN Pidie Jaya Dipetakan, Karier Kini Diuji: Kompetensi atau Kedekatan?

  • Home
  • Redaksi
  • Pedoman Media Siber

© 2022 atjehwatch.com

No Result
View All Result
  • Nanggroe
    • Lintas Barat Selatan
    • Lintas Tengah
    • Lintas Timur
      • Nasional
  • Internasional
  • Saleuem
  • Feature
  • Olahraga
  • Sejarah
  • Sosok
  • Opini
  • Cerbung
  • Foto
  • Video

© 2022 atjehwatch.com